
POV intan
Setelah kemarin aku ditalak oleh mas Rafa,aku memutuskan pergi dari rumah suamiku pada malam kemarin,aku tak menyangka mas Rafa yang dulunya sangat mencintaiku sekarang ia malah menceraikan ku,jujur aku kecewa dan sakit hati oleh keputusan mas Rafa. Hari ini aku sudah tinggal dikontrakkan kecil dekat dengan perusahaan nya mas Rafa,aku berniat setelah ini akan melamar kerja ke perusahaan nya mas Rafa,ya walaupun mas Rafa sudah menceraikanku dan menyakitiku bukan berarti aku harus berdiam diri,aku harus semangat menjalani kehidupan ku yang baru tanpa ada seorangpun yang menguatkan ku.
**
"Mas aku bahagia sekali,sekarang aku menjadi istri mu satu satunya terimakasih mas udah memilihku",ucap Mira dengan hati yang bahagia lalu ia memeluk erat pada suaminya.
"Ya sayang ini demi anak kita,jadi mas mohon sama kamu untuk menjaga kandungan mu"
"Ya mas aku janji,aku akan memberimu anak yang lucu hehe", setelah mendengar jawaban dari Mira yang sudah berjanji padanya,Rafa langsung memeluk erat istri ya itu.
"Ya sudah mas mau mandi dulu,tolong siapkan baju kantor ku" sahut Rafa kemudian pergi menuju kamar mandi.
**
POV Mira
hahaha akhirnya kau terhempas dari kehidupan suami ku,aku sudah berhasil mengelabui mertua ku dan juga suami ku,tak lama lagi aku akan memiliki harta suamiku.
Setelah kemarin aku berbohong pada mertuaku bahwa intan istri pemalas namun ibu mertuaku begitu percaya pada ku ,aku tau ibu mertuaku sangat menginginkan cucu makanya dia lebih memilihku dari pada Intan yang sudah lama singgah di hati mas Rafa.
Rasa nya aku bahagia sekali setelah Intan pergi dari rumah ini,aku memang wanita hebat ku akui aku hebat dalam sekejap Intan sudah terhempaskan.
**
"Sayang mana baju kantor mas", ucap Rafa yang baru saja keluar dari kamar mandi.
"Ah iya mas maafkan aku , aku lupa" Mira terlalu bahagia dengan kepergian Intan sampai ia lupa dengan ucapan suaminya itu.
"Kamu ini, ko bisa lupa sih. Ini pertama kali kamu mempersiapkan kebutuhan mas loh,kenapa bisa lupa cuma suruh nyiapin baju mas" kesal Rafa pada Mira,ia tak habis pikir pada istrinya ini biasanya Intan yang selalu menyiapkan baju kerjanya walaupun tanpa disuruh.
"Ah aku baru satu hari berpisah dengan intan tapi aku sudah merindukan dia lagi huuft"lirihnya, Rafa menggeleng gelengkan kepalanya ia tak ingin memikirkan Intan lagi karna ia sudah resmi bercerai dengan Intan.
__ADS_1
"Mas kau kenapa", ucap Mira yang aneh melihat kelakuan suaminya.
"Ah tidak apa apa" kata Rafa yang tiba tiba gugup.
"Ya sudah ini mas bajunya, cepetan ganti nanti kesiangan loh"
"iya sayang"
**
POV Intan
Aku sudah mempersiapkan lamaran kerja,aku akan melamar kerja hari ini ke kantor mas Rafa,semoga saja aku di terima mas Rafa untuk bekerja dikantor nya. aku melangkahkan kaki ku menuju kantor mas Rafa karna memang tidak jauh dari kontrakkan ku hanya menempuh waktu sepuluh menit saja aku sudah sampai di tempat kerja mas Rafa .
"Permisi pak saya mau melamar kerja disini apakah ada lowongan", ucap Intan pada security yang ada di tempat kerjanya Rafa.
"Maaf nona,memang nya nona mau melamar sebagai apa" kata pak security,ia tidak mengenali Intan istrinya Rafa,maaf bukan istrinya lagi mungkin sekarang mantan istrinya ya hehe karna memang intan jarang datang ke kantor Rafa jadi hanya sebagian karyawan yang mengenal istrinya Rafa.
"Aku mau pak,pekerjaan apa saja aku mau pak yang penting aku bisa bekerja" ucap Intan dengan senyum semangat ia bisa bekerja di sini walaupun hanya sebagai cleaning service ia tak masalah.
"Baiklah nona tunggu dulu disini biar lamaran nya saya bawa dulu ke HRD ya nona"
"Baik pak terimakasih"
Ada banyak yang melamar kerja di perusahaan Rafa namun mereka tidak jadi melamar setelah mendengar hanya ada lowongan pekerjaan sebagai cleaning service,mungkin orang lain gengsi kalau bekerja sebagai bawahan tetapi tidak untuk Intan, Intan mau bekerja apa saja yang penting bisa menghasilkan uang karna Intan dulu nya pernah susah jadi ia sudah tidak kaget lagi dengan keadaan yang sekarang.
"Intan" ucap seorang pria yang baru saja datang.
"Revan"
"Kau sedang apa disini"
"Em aku sedang melamar kerja" Revan sudah tahu bahwa Intan sudah diceraikan oleh Rafa ia mendapat laporan dari anak buahnya. semalam ia ingin membawa intan ke apartemen nya namun ia sadar ia takut ada fitnah jadi pada malam itu membiarkan Intan pergi sendirian dan memantau nya dari kejauhan.
__ADS_1
"Ya sudah ayo masuk, kenapa diam disini" kata revan
"Aku sedang menunggu pak security"
"Kenapa kau tak menghubungiku jika kau mau bekerja disini,aku bisa menjadikan mu sekertaris" ucap Revan
"Em maaf Revan ,aku sudah melamar jadi cleaning service"
"Apa? kamu tak boleh kerja dibagian itu,mari ikut masuk dengan ku,aku akan meminta pada Rafa supaya kamu bisa di tempat kan di bagian sekertaris",
"Tidak Revan,aku tak mau kerja di bagian itu,aku tak ingin bertemu dengan mas Rafa biarkan aku bekerja di bagian bawah,aku mohon", sahut Intan dengan penuh permohonan bagaimana pun Intan belum siap bertemu dengan mantan suaminya itu.
"Baiklah kalau itu mau mau,aku akan masuk dulu,nanti kalau ada apa apa kau bisa menghubungi ku",
"Terimakasih Revan, tapi tunggu" Intan menghentikan langkah Revan
"Kenapa"
"Jangan bilang pada Rafa aku kerja disini"
"Memang nya kenapa" tanya Revan dengan mimik wajah bingung
"Aku tak ingin ia tahu aku berkerja disini,aku juga tak ingin bertemu dengan nya,aku belum siap melihat wajahnya lagi" ucap Intan dengan mata yang berkaca kaca,Revan merasa iba pada Intan ,detik ini juga ia ingin memeluknya namun ia sadar bukan siapa siapanya Intan.
"Baiklah,tenang saja aku akan menurutimu"
"Terimakasih Revan" dengan senyum tulus dari intan,lalu Revan pergi dari hadapan Intan.
"Permisi nona,mari ikut saya" ucap pak security yang tiba tiba datang
"Baik pak" Intan masuk ke perusahaan Rafa lewat jalan belakang mengikuti pak security mungkin sebagai pekerja paling bawah memang beda dari jalan masuk menuju ruangan nya.
"Ah tapi ini bagus,biar aku tak bisa bertemu dengan mas Rafa" ucap Intan dalam hatinya.
__ADS_1