
"intan mas akan berangkat sekarang ya" ucap rafa yang baru saja turun dari tangga, penampilan rafa malam ini memang sangat tampan dari biasanya.
"maaf mas ga bisa makan bareng kamu" ucap rafa lagi
"ga apa apa mas,makanan nya akan aku berikan pada pak sopir dan bi surti"
"kamu serius ga mau ikut"
"engga mas rasanya badanku sakit" ucap intan berbohong
"ya sudah kalau gitu aku berangkat sekarang, ibu sudah menunggu disana"
"ya mas hati hati di jalan ya" ucap intan dengan senyum yang terpaksa.
setelah rafa pergi, intan langsung berlari menaiki tangga menuju kamar nya.ia menutup pintu dan menguncinya lalu iya tidur dengan selimut yang menutupi badan nya.intan menangis dibawah selimut
hiks hiks "sakit sekali tuhan" intan terus menangis ia taj menyangka rafa akan pergi menemui madunya padahal ia sudah persiapan untuk makan malam berdua.
"mas kamu pasti bahagia disana,sedangkan aku disini menangis sendirian ðŸ˜" lirih intan.
rafa sudah sampai di restoran ia menuju ke tempat privat yang sudah dia sedia kan ibu nya .
"ibu" panggil rafa
"wah anak ku sudah datang,kau tampan sekali sayang" ucap sang ibu. rafa hanya tersenyum "silahkan duduk sayang"
almira melihat rafa dengan mata tak berkedip ia benar benar takjub dengan ketampanan nya malam ini.
"kenal kan ini almira" ucap sang ibu "dan ini rafa anak tante"
"perkenalkan saya mira"ucap mira pada rafa "saya rafa"
"wah kalian memang cocok sekali" ucap sang ibu
"oh iya rafa,istri mu mana"
"dia lagi ga enak badan bu" ucap rafa
"astaga menantu ku sedang sakit"
"tak apa apa bu dia bilang hanya sakit sedikit" ucap rafa lagi
"ya udah kalau gitu mari cicipi makanan di restoran ini"
"terimakasih tante"
rafa melirik almira sekilas "cantik juga dia, sepertinya terlihat masih muda" ucap rafa dalam hatinya.
"ekhem ekhem" sang ibu berdehem "rafa kamu suka kan sama almira,ibu tidak salah pilih memilih almira untuk mu"
rafa hanya tersenyum "ibu berharap kalian saling mencintai,jadi ibu ingin mendekatkan kalian mulai malam ini" ucap sang ibu
rafa hanya tersenyum begitu pun dengan mira .
sebenarnya mira gadis yang baik,ia juga gadis yang selalu patuh pada ayahnya.
"emm tante ,sayang sekali istri mas rafa tak ada disini ,aku ingin berkenalan dengan nya"
"emm kapan kapan kita kerumahnya saja ,bagaimana? apa kau mau mira"
__ADS_1
"tentu saja tante,aku sangat ingin bertemu dengan nya" ucap mira.
"ternyata wanita ini baik juga,ia seperti istriku" ucap rafa dalam hatinya.
"em tante sudah selesai makanya,kalau begitu tante akan pulang dulu jadi kalian ngobrol dulu berdua biar lebih dekat"
"emm ah iya tante"
"ibu kenapa cepat sekali mau pulang"
"em ibu sedang ada urusan,kamu tolong jaga mira dan jangan nanti pulang anterin dia ya rafa"
"baik bu,hati hati dijalan" lalu ibunya pergi meninggalkan mereka berdua.
almira dan rafa sama sama canggung , sekian lama mereka diam,rafa lah yang membuka suaranya.
"emm apa kah aku boleh bertanya"ucap rafa
"silahkan mas"
"apa pekerjaanmu mira "
"aku masih kuliah mas"
"oh,emm kenapa kamu menerima perjodohan ini sedangkan aku sudah beristri"
"emm mas rafa memang tipe ku, tante memberi kan foto mas rafa kepadaku dan aku langsung terpesona,emm maafkan aku sudah lancang"
"tidak apa apa, aku suka kejujuran mu"
"iya mas"
"aku belum pacaran mas,ayah melarangku "
"begitukah,kamu memang gadis yang baik'"
"aku biasa aja mas"
"emm cantik" ucap rafa dalam hatinya.
rafa kalau sudah asik ngobrol ia malah melupakan intan"
"emm mas apa aku boleh minta ponselmu"
"tentu saja" rafa menulis nomor handphone nya di ponsel mira
"terima kasih mas"
"sama sama,kalau ada apa apa kau bisa menghubungiku"
"ya mas"
"mas kenapa menerima perjodohan ini" ucap mira
"ini kemauan ibu dan juga istriku karna ia sudah 10 tahun belum dikasih keturunan"
"kenapa istrimu baik sekali mas,ia mengizinkan mu menikah lagi,aku jadi ingin menemuinya" kata mira.
"nanti aku akan memperkenalkan mu pada istriku"
__ADS_1
"benarkah,aku sungguh senang sekali" ucap mira
"aku kira ibu akan menjodohkan ku dengan janda beranak namun dugaan ku salah, ternyata ibu menjodohkan ku dengan gadis yang baik dan juga cantik " ucap rafa
mira tersenyum bahagia karna dipuji rafa.
"mas juga tampan dan gagah" sudah pukul 10 malam mereka masih asyik mengobrol, rafa sampai lupa pada istrinya yang sedang menunggu dirumah.
"mas rafa masih belum pulang" ucap intan
"mas apa kau tak ingat aku, setidaknya hubungi aku mas" intan menitik kan air matanya lagi "ini sungguh sakit"
intan masih menunggu sudah jam 11 malam rafa masih belum pulang.
"mas terimakasih ya untuk hari ini" ucap mira
"sama sama" rafa menggenggam tangan mira,baru saja bertemu malam ini mereka sudah akrab dan semakin dekat. rafa memang nyaman di dekat mira karna ia gadis yang lembut sikap nya tak jauh berbeda dengan intan.
mereka sedang berada di taman belakang restoran yang indah penuh dengan cahaya dan cocok untuk pasangan yang romantis.
"mas aku mencintaimu walaupun kita baru bertemu" ucap mira lalu memeluk rafa
"terimakasih mas sudah mau menerima ku" intan menitikkan air matanya karna ia benar benar terharu dan juga bahagia.
"aku juga mencintaimu" ucap rafa
tak ada jarak di antara mereka, rafa mendekatkan bibir nya lalu mencium mira dan ******* nya .
namun mira hanya diam saja,karna ia memang baru pertama kali berciuman dengan pria. intan tak melawan ia malah menikmati ciuman rafa yang lembut.
rafa terus mencium nya dengan lembut,ia sangat menikmati bibir mira yang begitu manis.wajar saja kan karna ini pertama baru pertama kali mira melakukannya.
"bibirmu manis, apa kau baru pertama kali" ucap rafa
"i iya mas"
"pantas saja kamu sangat kaku hehe" ejek rafa
"mas pulang yuk ini udah hampir jam 12 ,kasian istri mas pasti sedang menunggu"
"ah iya astaga aku melupakan intan"
"iya mari pulang mas"
"baik lah aku akan mengantarmu"
"terimakasih mas" mereka berdua pergi meninggalkan restoran itu lalu rafa mengantar mira sampai depan rumah nya"
"mas terimakasih ya untuk malam ini"
"iya,mas pulang dulu"
"iya mas hati hati dijalan" mira tersenyum dengan manisnya.
"manis sekali" ucap dalam hati rafa.
lalu rafa pergi menuju rumah nya, ia malam ini benar benar melupakan intan yang selalu ada buat nya dan istri yang selalu setia kepadanya.
sedih banget kalau jadi intan🥺
__ADS_1