My Husband Remarriage

My Husband Remarriage
episode 15


__ADS_3

"kamar ku dimana" ucap revan


"kamar mu disana" rafa menunjukan kamar yang di bawah tangga.


"baiklah terimakasih aku akan membereskan barang barang ku dulu" ucap revan


"ya"


"mas"panggil mira


"apa mira"


"apa mau ku buatkan kopi"


"tentu saja aku mau" kata rafa


"baiklah aku akan membuatkan nya untuk mu"


"terima kasih,nanti bawa saja ke kamar mu aku akan istirahat disana"


"emm apa mas ga akan melakukan itu lagi"


"melakukan apa" goda rafa


"anu mas"


"kamu mau ya" ledek rafa


"engga mas, aku ga mau"


"wkwk ya sudah sana buatkan aku kopi ya"


"iya mas" lalu mira pergi ke dapur ia akan membuat kan kopi untuk rafa.


"aku akan mencoba mengambil hati rafa,biar dia tau bahwa aku istri yang baik,lihat saja intan kau akan pergi dari sini. kau memang sahabatku tapi aku tak bisa berbagi suami dengan mu,rafa hanya milik ku" ucap mira dalam hati


lalu setelah membuatkan kopi mira langsung membawanya ke kamar.


"mas ini kopinya"


"terima kasih sayang"


"sama sama mas"


"kamu pengertian sekali, aku semakin sayang" ucap rafa


"iya mas hehe"


intan yang berada di dalam kamar ia hanya berdiam diri tanpa ada yang menemani,biasanya rafa selalu menemani nya namun sekarang hanya tinggal kenangan.


"semakin hari aku semakin jenuh,aku sudah ga tahan lagi jadi istri tua.mas rafa tidak adil.sudah 3 hari ia tak pernah ke kamar ku" lirihnya. "aku terpaksa harus mengubur rasa ini mas,aku tak ingin sakit hati lebih dalam lagi.jika mira sudah mengandung,aku akan menyerah saja"


toktoktok "non mari makan"


"iya bi sebentar"

__ADS_1


"tuan rafa memanggil nona"


"iya aku kesana sekarang" ucap intan. intan menghapus air matanya lalu ia mencuci mukanya agar tidak kelihatan matanya yang sembab.


"intan kenapa lama sekali,kami menunggumu disini" ucap mira


"ah maaf tadi aku ketiduran"


"kenapa setelah ada mira disini kamu menjadi pemalas intan" ucap rafa


intan merasa sakit hati setelah rafa mengatakan itu. sementara revan hanya mendengarkan percakapan mereka


"maaf mas"


"kamu tau ga ini yang masak siapa,ini semua mira yang melakukannya.kamu bisanya hanya tidur terus" ucap rafa lagi. sedangkan mira tersenyum senang dalam hati nya


"mas udah dong jangan gitu,kasian intan loh mas" ucap mira


"lain kali kamu jangan di kamar terus"


"iya mas maaf"


mira di depan intan ia selalu perhatian pada rafa,bahkan minum pun mira dengan cepat memberikan pada rafa, mira sengaja melakukan itu.


disisi lain revan hanya tersenyum,ia seperti menonton kisah rumah tangga.


"intan intan kenapa kau bodoh sekali" ucap revan dalam hatinya.


"aku merasakan banyak perubahan pada dirimu intan,sebenarnya kamu ini kenapa"


"aku tak suka dengan sikap mu yang begini, kau harusnya seperti mira kenapa kau jadi pemalas".teriak rafa ia tak suka dengan perubahan intan yang sekarang, seketika intan berdiri "ini semua gara gara kamu mas,kau malah menyalahkan aku seharunya kamu pikir sendiri kenapa aku begini" teriak intan. revan tersenyum mendengar nya


"kau melawan ku hah,sejak kapan kau punya sikap begini" ketus rafa


"ini semua karna kamu, pikir sendiri jangan bisanya memaki aku" lalu intan pergi berlari ke kamar nya,ia tak menghabiskan makanan nya karna ia sudah tak berselera.


"arggh sial"


"sudah lah mas biar kan saja" ucap mira.


"wanita ular"ucap revan dalam hatinya ia sepertinya tahu sikap mira yang sebenarnya.


"aku sudah selesai,aku mau ke kamar ku dulu" ucap revan


"iya rev,emm apa pekerjaan kantor sudah beres"tanya rafa


"sudah raf, emm besok kau mulai kerja kan"


"ya tentu saja"ucapnya. lalu revan pergi menuju kamar nya.


"mas kamu kenapa marahi intan" tanya mira pura pura ingin tahu


"aku tak suka dengan sikap dia yang jadi pendiam,biasanya dia suka memasak suka bersihin rumah tapi sekarang malah kamu"


"biarkan saja mas,aku akan melakukan nya.mungkin intan tak suka dengan keberadaan ku disini mas,apa aku harus pergi dari sini" ucap mira

__ADS_1


"tidak sayang kau tak boleh pergi,ini semua karna intan nanti aku akan ke kamar nya untuk memberi tahu dia"


"ya mas" mira pura pura sedih di hadapan rafa.


"yes rafa mulai tak menyukai intan, tenang saja intan ini baru permulaan" ucap mira yang tersenyum sinis.


"aku akan ke kamar intan dulu"ucap rafa


"ya mas" lalu rafa pergi menemui intan yang berada di kamar nya.


rafa tanpa mengetuk pintu, ia langsung masuk ke kamar intan.


terlihat intan sedang tertidur di kamarnya.


"jadi ini pekerjaan kamu tidur terus"ucap rafa


"mas kau disini"


"ya aku ingin bicara dengan mu" ucap rafa


"ada apa mas"


"aku tak suka melihat mu tidur terus begini,aku tak suka kamu jadi pemalas begini"


"maaf mas"


"lain kali kamu yang harus memasak"


"bisa bisa nya kamu menyuruh aku mas"


"ini karna kamu pemalas,sampe yang masak pun mira semua" ucap rafa lagi.


"itu karna kemauan dia mas, mira juga istri mu jadi wajar saja dia ingin memasak"


"kau juga istri ku,tapi kenapa kau se enak nya tidur santai begini" intan mulai mengeluarkan air matanya.


"jadi aku harus gimana mas, apa aku harus memperlakukan kalian seperti ratu dan raja,kau harus sadar diri mas ,kau juga harus adil. kau hanya mengkhawatirkan mira,sedangkan aku malah kau maki mas" teriak intan


plakkkk tiba tiba rafa menampar intan


"mas kau jahat" intan baru kali ini di tampar suaminya, hanya gara gara mira memasak padahal sama sama istrinya.


"itu karna kau melawan ku, kau harus nya menurut pada suami"


"suami macam apa maksud mu, suami yang selalu perhatian nya pada istri muda gitu iya begitu maksud mu mas"


"diam" tegas alex "kau semakin hari semakin melawan intan" ucap rafa


"ini semua karna istri muda mu itu"


"kau seharusnya mengerti intan,kau jangan cemburu begini" lalu rafa mendekati intan karna tak tega melihat pipi intan yang memerah


"jangan mendekat" ketus intan "kau bukan rafa yang dulu,aku tak mengenal sikap mu yang begini. rafa yang dulu itu lembut selalu memperhatikan aku selalu menganggap ku istrinya,tapi rafa yang sekarang itu hanya menganggap ku pembantu" ucap intan dengan penuh air matanya


"intan maaf kan aku" ucap rafa penuh penyesalan.

__ADS_1


"pergi dari sini mas, PERGI" intan mengusir rafa ia benar benar sakit hati di tampar oleh suaminya.


__ADS_2