
"intan mana bekal untuk rafa"
"itu sudah aku siapkan" kata intan
"hemm aku akan mengantarnya sekarang dan rafa juga yang menyuruh ku" ucap mira
"pergilah"
lalu mira di antarkan pak sopir untuk pergi ke kantor rafa.
para pekerja bawahan rafa melihat mira tak suka,karna gaya mira terlihat sombong.
"cantikan istri tua nya sih menurutku"ucap pegawai
mira mendengar kan ucapan para pegawai lalu ia berkata "kau berani mengomentari ku,maka kau akan dipecat hari ini juga" ucap mira dengan ketus
"sombong sekali"
lalu mira sudah sampai di ruangan rafa.
"mas"
"sayang kau sejak kapan disini"
"barusan mas, ini makanan mu"
"terimakasih ,emm aku sudah lapar"
"yaudah mas makan dulu"
"iya"
"mas tadi para pegawai mengomentari ku"ucap mira
"maksudmu"
"mereka membanding bandingkan aku dengan intan mas"
"sudah kamu tak usah didengar"
"aku sakit hati mas di katain jelek sama mereka"
"kata siapa kamu jelek,kamu cantik sayang"
"ga tau tuh mereka lebih menyukai intan"
"sudah sudah kau tetap cantik di mataku"
"terimakasih mas,emm sini aku suapin" lalu intan menyuapi rafa ,sedangkan rafa fokus pada layar laptop nya.
"terimakasih kamu selalu perhatian sama aku"
"sama sama mas ini karna kamu lagi sibuk jadi aku tak tega melihat nya"
"kamu baik sekali sayang"
"hehe biasa aja mas, emm mas aku ga suka diam dirumah terus"
"kenapa"
"intan selalu memarahiku,intan selalu menyuruhku beres beres"
"apa maksud mu benar kah begitu"
"ya mas,lihat tangan ku nih"
"nanti aku akan beri pelajaran lagi sama dia"
"jangan mas kasihan intan"
__ADS_1
"biarin aja, bisa bisa nya dia selalu menyuruh kamu seperti pembantu" ucap rafa
"tapi aku tak apa apa mas aku ikhlas ko ngerjain nya"
"sayang kamu ga boleh ngerjain pekerjaan rumah, lihat tangan mu ini jadi kasar,kamu hanya fokus melayani ku,supaya kamu cepat hamil" mira tersenyum dengan bahagia.
"emm iya mas maafin aku ya, tapi aku juga ga mau kamu marah marah sama intan terus"
"mira kau ini kenapa baik sekali hemm,hati mu terbuat dari apa sayang" intan memang paling bisa berakting.
"aku sudah kenyang sayang"lalu intan menyimpan kembali makanan nya.
"ayo sini" ajak rafa
"mau kemana mas"
"ikut aku"
ternyata rafa mengajaknya ke tempat tidur yang ada dikantor
"mas ko ada tempat tidur disini"
"ya ini tempat tidur untuk aku istirahat"
"hemm berarti kamu selalu melakukan nya dengan intan disini ya mas"
"tidak mira,aku belum pernah"
"bohong kamu mas"
"aku serius, sudah satu minggu aku berhubungan dengan mu,aku belum berhubungan dengan intan"
"aku ga suka kamu berhubungan dengan intan mas"
"kamu ga boleh gitu dong sayang, intan juga kan istriku"
"mas aku mau bercerai saja kalau kau berhubungan dengan intan" mira benar benar licik .
"kamu pilih aku atau intan mas"
"tapi mira..."
"sudah mas ,aku tak mau berbagi suami mas"
"tapi mira ,intan itu istri pertama aku"
"aku ga mau alasan apapun dari kamu mas,aku minta cerai saja mas"
"mira kamu jangan begitu,ya aku janji tidak akan menyentuh intan"
"benarkah mas"
"ya sayang"
"janji ya" kata mira
"iya mira"
"terimakasih mas" lalu mira mengecup bibir rafa dan pada akhirnya mereka melakukan hubungan di kantor nya.
"ah mas"
"suuutss jangan berisik sayang"
"ini geli"
setengah jam mereka melakukan pergumulan.
"terimakasih sayang" rafa langsung merapihkan bajunya lagi ,lalu iya kembali ke laptop nya.
__ADS_1
"mas aku mau pulang ya"
"sama siapa mira"
"aku sudah memesan taksi mas"
"ya udah hati hati dijalan ya" ucap rafa lalu mira mengecup nya lagi dengan lembut..
mira memang lihai melakukan nya walaupun ia baru satu minggu menikah. sebenarnya ada yang harus di curigai dari diri mira,entah apa itu????
"istri muda mu datang ya" ucap revan
"ya dia selalu perhatian padaku" ucap rafa
"ya bagus lah kalau gitu"
"sangat berbeda dengan intan" kata rafa lagi
"memang nya dulu intan tak perhatian ya" rafa sejenak berfikir ia membayangi intan yang dulu yang selalu perhatian padanya,intan yang baik dan juga lembut membuat rafa nyaman.rafa merindukan intan seperti dulu lagi.
"pasti intan berubah kan, kamu tau bro itu kenapa"
"itu gara gara kamu menikah lagi jadi dia berharap berubah" ucap revan
"sudah lah aku tak mau membahasnya lagi"
"terserah kau saja".
"hufff mas rafa selalu melakukan ini pada ku, apa intan bisa memuaskan dia kali ya" ucap mira dalam hatinya. "aku senang rafa menuruti kemauan ku,lihat saja intan kau akan minggat dari rumah itu haha" tiba tiba ponsel mira berbunyi.
"hallo ibu ada apa "
"bagaimana kabarmu"
"baik bu"
"emm kamu sedang dimana"
"aku sedang diperjalanan mau pulang bu, aku sudah dari kantor rafa"
"oh bagus lah kamu memang harus kekantor rafa memberi semangat untuk dia"
"tentu saja bu"
"bagaimana dengan intan"
"ia sedang tidak baik baik saja bu,intan dan rafa sering bertengkar gara gara aku"
"bagus ini lah tujuan ibu"
"rafa juga sudah 1 minggu tidur bersamaku terus"
"wow kau hebat bisa dengan cepat mengambil hati rafa"
"hehe tentu saja bu"
"ya sudah nanti besok ibu akan ke rumah mu"
"iya bu,aku tunggu ya"
"iya sayang bye" tut...
"ah senang sekali,ibu mertua ku lebih berpihak padaku" mira tersenyum penuh kemenangan.
......................
dirumah intan,ia sedang memandangi bunga bunga yang berada ditaman dekat rumah nya.
"indah sekali bunganya,namun tak selama nya ia akan indah,ada waktunya bunga ini harus layu"ucap intan dalam hatinya "ini seperti rumah tanggaku yang sekarang aku jalani hemm"
__ADS_1
"aku sangat merindukan ibu dan ayah berada di sisiku,aku ingin bercerita keluh kesahku pada mereka hiks aku sangat menderita disini sekarang " intan menangis lagi merenungi nasibnya