
-Faysa Caroline Jack-
Daddy, apakah aku harus melanggar aturanmu lagi? setelah aku melanggar aturan untuk tidak memiliki teman, bolehkah aku mencari pasanganku suatu saat nanti?
Karena aku ingin seperti mereka yang bebas.
-Joe Maxilliam-
Aku akan selalu menunggumu, jika kau tak datang , aku yang akan datang membawa sejuta cinta ini untukmu. Tenanglah, hatiku selalu untukmu seorang.
-Ken William Harrison-
Sasa, aku akan membuatmu selalu tertuju padaku, tidak untuknya dan untuk orang lain. Sebut saja aku egois, ya memang begitu . Karena aku selalu menginginkanmu
BIARLAH AKU SAJA YANG MEMILIH
Cinta segitiga yang rumit antara Faysa , Joe, dan Ken
〰〰〰〰〰
Suara burung besi itu memenuhi pendengaran setiap orang yang berada disana. Ya, begitupun Faysa yang kini berada di bandara bersama Ken. Mereka baru saja sampai di USA setelah beberapa lama ini menetap di Indonesia.
Faysa celingukan mencari seseorang yang katanya akan menjemput mereka berdua.
"Sasa, ayo kita pulang" ajak Ken seraya menarik lembut tangan Faysa.
Ken William Harrison, anak dari triliuner yang mengalami trauma akibat penculikan menjadikannya remaja yang childish .
"Ia Will, tunggu ya, kan kita sedang menunggu jemputan" ucap sasa sambil mengusap kepala Ken.
"Okey, memang kita dijemput siapa sih?"
"Kita di jem...."
Jawaban Faysa terpotong kala ia mendengar teriakan menggelegar yang menyerukan nama faysa.
"My sweetie faysaaaaaa"
Faysa yang merasa terpanggil pun membalikkan badannya.
Lelaki tersebut lari ke arah faysa dengan tangan di rentangkan. Sedangkan faysa sih tidak bergeming ditempatnya.
Hingga
Brruuukkkk
"Uuhhh.. kangen banget gue sama adek kesayangan gue ini, gimana kabar lo dek??"
Yap... itu adalah kevan, kakak yang begitu menyayangi Faysa dan kini ia semakin posesive , karena kehilangan Elaina sang adik bungsu sempat membuat faysa kehilangan jati diri nya.
"Baik bang, abang gimana?? Mommy?? Daddy?"
"Kita semua baik kok dek. Ehh... ni orang ikut lo dek??"
Ken yang merasa di tunjuk pun mendekati mereka dan langsung memeluk leher fay dari belakang.
"Apasih bang kevan?" Cemberut Ken.
Ken masih merasa cemburu setiap melihat kedekatan faysa dengan laki-laki lain, meskipun itu abang atau ayahnya faysa.
"Elo ikut adek gue balik?"
"Iya lah bang, kan aku disini sekarang"
"Capek gue ngomong sama bocah"
"Ihhh... abang mah" jawab Ken makin cemberut.
"Udah lah bang, pake ngedumel segala, nih liat jadi kecekik gue"
__ADS_1
"Heh, lepasin adek gue, dia kecekik sarap"
"Iya iya"
Ken tidak melepasnya , melainkan melonggarkan pelukan itu namun tangannya tetap memeluk faysa .
"Ayo kita pulang, fay cape bang"
"Iya ayo, sini kopernya abang yang bawa"
"Punya ken juga ya bang, ken pegel"
"Enak aja lo.. lo kan.."
"Udah lah bang , bawain aja kenapa sih ?? Sekali sekali" potong faysa
"Iya deh iya"
"Nahh gitu dong bang" seru ken seraya berjalan mengikutin faysa dengan tangan masih memeluk leher fay
"Adik gueee..."
"Padahal gue juga kan pengen rangkul dia, sialan tuh bocah trilioner, nempel mulu"
Setelah di mobil , mereka masih berebut untuk duduk bersama fay, akhirnya Kevan juga yang mengalah.
"Awas lu bocah manja, gue pites lu kalo gak ada adek gue" batin kevan
"Abang kenapa mukanya asem gitu kayak asem jawa bi oneng asisten rumah tangga Faysa yang ada di Indonesia"
"Liat muka lo "
"Maksudnya gimana sih bang?"
"Tau ah, kesel gue ngomong sama lo"
"Ihh ga jelas deh abang"
"Gaboleh gitu Will, dia kan abang Sasa "
"Iya maaf deh"
"Minta maafnya ke abang, bukan ke sasa"
"Abang, ken minta maaf ya"
"Iyee"
Akhirnya tiba juga di Mansion keluarga Jack. Pintu gerbang terbuka dengan sendirinya karena sudah ada sensor dari mobil yang kevan kendarai. Setiap mobil atau motor kendaraan Jack terdapat sensor .
"Akhirnyaaaa sampai juga"
"Welcome back honey" peluk kevan dengan erat , berasa tak ketemu lama , padahal saat pemakaman Elaina sang kakak datang.
"Iya kak, thanks"
"Teruss itu anak manja mau di kemanain?"
Ucap kevan seraya menunjuk Ken yang sedang celingukan melihat sekitar rumah faysa.
"Suruh istirahat disini dulu aja paling"
"Yaudah, lo suruh masuk aja dek"
"Iya bang"
"Fay pulannggggg, ayo Will"
"Anak mommy paling cantikkkkk, come to mommy, huhuhuhu peluk peluk peluk"
__ADS_1
Mommy fay selalu saja lebay jika sudah dipertemukan dengan faysa.
"Fay, mommy rindu "
"Sama , fay juga rindu mommy, daddy mana mom?"
"Disini sayang"
Fay melepaskan pelukannya dan berhambur ke pelukan sang daddy.
"Rindu daddy juga"
"Daddy juga rindu fay"
"Yaudah ayo kita makan dulu, kalian pasti laper kan??"
"Ia mom, laper banget, ayo will"
Ken hanya menganggukkan kepalanya dan mengikuti faysa.
.
.
Gimana?? Untuk cerita ini akan lebih dibanyakkan tentang kisah cinta faysa ya.. dan tak lupa dengan action nya.
.
.
.
Cerita ini merupakan lanjutan dari cerita "FAKE IDENTITY"
Novel telah tersedia dalam versi cetak , mohon maaf karena tidak bisa mem publikasikan pada teman-teman sekalian.
Untuk pemesanan, kalian bisa menghubungi
contact : 089621632760
IG/DM : Siti Handriani
Sinopsis pendek Fake Identity :
*Faysa Caroline Jack, seorang anak pembunuh bayaran yang paling keji bernama Black Jack mendapatkan sebuah misi untuk menjaga seseorang.
Orang itu adalah Rio , yang ternyata menjadi sahabat pertamanya. Faysa menjalani misi dengan mengubah penampilannya menjadi seorang remaja laki-laki.
Banyak rintangan yang ia lalui demi menjaga teman-temannya.
Hingga , terjadi penyerangan besar-besaran di sekolah mereka yang melibatkan Rio juga sang adik. Faysa rela mengorbankan dirinya demi orang yang ia sayangi.
Hingga*...
Langsung pesan aja yuk novelnya... biar kalian puas 😉😉😉
Ikuti terus ceritanya
JANGAN LUPA UNTUK
SELALU!!!
VOTE
COMMENT
__ADS_1
SHARE