My Pure Vampire

My Pure Vampire
Chapter 11


__ADS_3

Dengan mudah Swara, Namish dan Nicholas berbaur dengan manusia sebagai mahasiswa baru.


Sembari menunggu Teja datang mereka bertiga duduk di dalam kelas mereka yg juga satu kelas dengan Helly.


***


Helly baru saja selesai buang air kecil lalu berjalan kekelas.


Dikelas hanya ada 3 orang saja, ia pun masuk kedalamnya dan menyapa mereka.


"Heii kalian mahasiswa baru yah ?" tanya Helly ramah.


Mereka bertiga hanya diam, menatap inchi demi inchi wajah Helly yg sangat mirip dengan Swara.


Helly bingung karna mereka bertiga terus menatapnya dengan lekat begitu, pandangan matanya menatap Swara lekat.


"Kau ? Bukan kah kau yg tadi ku senggol sedikit saat aku mau ke toilet kan ?" tanya Helly lagi.


Swara mengangguk dan terus tersenyum pada Helly, tanpa ia sadari tangan mulusnya mengusap sayang rambut Helly dengan lembut.


Helly merasa aneh dengan yg dilakukan orang dihadapannya itu.


'Kenapa orang ini bertingkah seolah sudah sangat mengenalku siih' pikir Helly.


Helly menghentikan tangan Swara.


"Maaf" ucap Swara salting.


Helly mengangguk tersenyum.


"Kalian mahasiswa baru ?" tanya Helly lagi.


Mereka bertiga mengangguk.


"Kalian dari mana ?"


"Dari kerajaan Clan Lucifer's...." ucap Nicholas keceplosan.

__ADS_1


Namish menginjak kakinya dan meliriknya tajam.


"Dari kerajaan Lucifer's...?" tanya Helly bingung.


"Ehh maksudku dari California" ucap Nicholas.


"Ouh" Helly mengangguk.


Zaroon yg melihat adiknya sedang mengobrol dengan orang asing langsung menghampirinya.


"Duaaarr !!" Zaroon mengejutkan Helly dari belakang sambil menepuk pundaknya membuat Helly terlonjak kaget.


"Huaaa !!! Kakak kau mengagetkanku !!" ucap Helly kesal.


Swara tiba-tiba marah saat Helly terkejut seperti itu karna Zaroon.


"Hei kau, jangan mengagetinya seperti itu, bagaimana kalau dia jantungan, apa kau mau bertanggung jawab ?" ucap Swara geram.


Helly dan Zaroon melongo karna perkataan Swara.


"Maaf nona, tapi aku kakaknya, aku sudah biasa mengejutkannya seperti ini saat ia sedang bersama orang asing atau sedang sendiri" ucap Zaroon.


"Ketelaluan sekali kau, kau ini kakak macam apa...." ucapan Swara terpotong oleh Namish yg menarik tangannya pelan dan membawanya ke luar kelas.


Sedangkan Helly dan Zaroon menatap satu sama lain bingung.


"Mommy, apa yg kau lakukan, tahan emosi mu sebentar mom, dia itu kakaknya" ucap Namish pelan.


"Diam kau Nam, dia itu adikmu bukan adik nya berhentilah mencegah apapun yg Mommy lakukan !!" ucap Swara kesal.


"Tapi Mom itu belum..."


"Diam Namish, Mommy yakin itu Helly putri Mommy, kita tunggu saja Teja datang jika benar, Mommy akan langsung membawanya pulang" ucap Swara serius.


Namish diam saja tak berani menjawab perkataan putrinya.


"Sebaiknya kau menghindari mereka Hell, kakak tidak suka mereka, mereka aneh" ucap Zaroon.

__ADS_1


Helly hanya mengangguk menuruti kakaknya.


"Ayo kita ke taman" ajak Zaroon.


"Ok" ucap Helly.


Mereka bergegas keluar taman untuk menghindari Namish, Swara, dan Nicholas.


Swara yg melihat mereia keluar kelas langsung ingin mengikutinya.


"Mommy" panggil Namish.


Swara menatap Namish tajam.


"Jangan pernah mencegahku lagi !!" ucap Swara lalu bergegas mengikuti Helly diam-diam.


Namish hanya menunduk.


***


Disisi lain, seorang pemuda tampan baru keluar dari mobil Sports Hitamnya dan berjalan angkuh menuju kampus.


Semua mata para Mahasiswa/i bahkan dosen menatap kearahnya dengan decak kagum karna ketampanan dan pesona yg ia miliki.


"Wahhh tampan sekali dia, bahkan jauh lebih tampan dari mahasiswa baru Namish dan Nicholas" ucap salah seorang dari mereka.


Yg lain setuju dan mengangguk antusias.


Para laki-laki pun iri dengan ketampanan yg ia miliki.


Dengan sombongnya ia membuka kacamata hitamnya dan memberikannya pada seorang disebelahnya lalu merapihkan jas yg ia gunakan.


"Siapa dia ?" tanya Jane teman Helly yg melihatnya juga.


"Itu dosen baru dikampus kita, hua ternyata sangat tampan dan masih muda juga" ucap Felicia yg mencuri nformasi dari para dosen lain.


"Iya itu dosen baru kita, namanya kalau tidak salah itu Varun Lioncourt, ia merupakan orang terkaya di kota ini, liat saja bodyguardnya bahkan ikut terus bersamanya" ucap Anna teman Felic.

__ADS_1


"Benar-benar sangat tampan" ucap yg lain terkesima.


Bersambung.


__ADS_2