My Pure Vampire

My Pure Vampire
Chapter 21


__ADS_3

"Kita tunggu saja 750 tahun kedepan, aku akan membantu mu menjadi kakak angkat anak langka itu" ucap Richard.


Aku dan Zaroon hanya mengangguki perkataannya.


***


750 tahun kemudian.


Selama 750 tahun kedepan, aku, Zaroon dan Richard hidup bersama di Rumah Besar milik Richard dengan cara hidup yg sembunyi-sembunyi dan terasingkan dari Clan kita masing-masing, aku dan Zaroon terpisah dari Clan Vampire kami sedangkan Richard terpisah dari keluarga dan bangsa witch nya.


Selama kurun waktu itu juga kami bertiga telah menyaksikan dengan diam-diam bersatunya dua pasangan abadi yaitu Pangeran Sanskar dan Tuan Putri Swara,


keduanya telah mempersatukan wilayahnya masing-masing yg kini mereka telah bergelar Lord and Queen dan masing-masing terikat dalam hubungan penuh kasih dan cinta, yaitu pernikahan, kedua pasangan yg serasi itu pun bahkan sudah memiliki seorang putra yg kini sedang dikandung oleh Ratu Swara dan usia kandungannya baru menginjak satu minggu.


Sungguh persatuan cinta yg tak terduga diantara dua pasangan abadi tersebut, yg dulunya terjadi persaingan sengit diantara keduanya kini sekarang telah memadu kasih di sebuah Castle Clan Lucifers Crawless yh megah dan mewah.


----


750 tahun adalah waktu yg begitu lama, kami menunggu dan terus menungu kelahiran anak perempuan berdarah murni itu hingga akhirnya, Richard mulai mengajak ku dan Zaroon ke dunia manusia untuk membantu Zaroon menjadi kakak angkat anak itu.


***


Di depan Rumah baru keluarga Flanders.


Sebuah pernikahan suci yg sakral telah menyatukan dua insan manusia yg saling mencintai satu sama lain, mereka adalah Laksh dan Ragini, pasangan muda yg tampan nan cantik itu kini telah resmi menjadi sepasang suami istri yg berbahagia.


acara resepsi pernikahan mereka telah usai 5 jam lalu, para tamu undangan dan kerabat dekat pun sudah pulang, menyisakan dua orang, suami dan istri yg kini sedang berada di dalam kamar bernuansa putih berhias penuh bunga-bunga yg beraroma segar.


***


Disana, aku, Zaroon dan Richard memperhatikan mereka diam-diam, di luar jendela kamar yg tirainya berwarna putih menerawang dan terbuka setengahnya karna sihir Richard yg membuka tirai jendela itu agar terbuka sebagian dan kami bisa melihat yg dua orang suami istri itu lakukan.


Terlihat pria muda yg bernama Laksh itu memeluk pinggang istrinya dengan posessive sembari merayunya untuk menunaikan kewajiban mereka masing-masing sebagai suami dan istri.


"Untuk apa kita menonton, dua pasangan suami istri yg sedang ingin bercinta, uncle, ini memalukan" protes Zaroon.


Richard terkekeh mendengar perkataan Zaroon.


"Kita disini bukan untuk menonton mereka bercinta, Pangeran, tapi kita ke sini untuk menjadikan mu putra mereka, bukankah kau ingin menjadi kakak angkat anak vampire murni itu ?" ucap Richard santai.

__ADS_1


Zaroon menoleh dan menatap bingung pada Richard.


"Jadi mereka berdua itu yg akan menjadi kedua orang tua angkat, anak vampire murni itu, uncle ?" tanya Zaroon.


Richard mengangguk tersenyum.


"Benar, Pangeran, mereka itulah orangnya" jawab Richard, dan kembali memperhatikan aktifitas suami istri dihadapannya itu.


Laksh kini mulai tidak sabar ingin menyentuh tubuh Ragini.


Ragini hanya pasrah dan berbaring dikasur empuk yg telah dibelikan Laksh untuk mereka berdua.


(Adegan making love di cut yh😂😂😂)


"Aku benar-benar malu melihatnya, uncle" ucap Zaroon menunduk tak mau melihat adegan mesum itu dihadapannya.


"Kalau begitu, tidak perlu di lihat bodoh" ucapku kesal.


"Diamlah kak Zain, kau tidak protes karna kau menikmatinya kan, mengaku saja" ucapnya sembari menatap ku.


"Siapa yg tidak menikmati tontonan gratis ini kecuali vampire bodoh seperti mu, Zar" balasku tersenyum mengejek.


"Ah kau sama saja kak, berotak mesum" ucapnya.


Zaroon terkejut tak percaya.


"Apa ? Jadi daritadi aku menyaksikan mereka yg sedang membuat ku, uncle, ckkk ini benar-benar memalukan" ucap Zaroon kesal.


"Sudahlah Zar, tidak apa-apa, jarang-jarang kan, seorang anak melihat proses pembuatan langsung dirinya sebelum dilahirkan, hahahaha" ledek ku padanya.


Wajah Zaroon memerah karna malu dan kesal.


"Huft kalau saja, tidak demi sebuah ambisi mengalahkan kak Varun, aku tidak sudi menjadi anak mereka" ucap Zaroon kesal.


Aku terkekeh mendengarnya.


"Bukankah kau sendiri yg bilang ingin menjadi kakak angkat anak vampire murni itu, Zar, maka lakukanlah bagaimanapun caranya, termasuk menjadi salah satu ** milik pria muda yg tengah bersemangat itu, hahaha" ledek ku lagi.


"Diamlah kak, jangan meledek ku terus" balasnya kesal.

__ADS_1


"Sudah-sudah, ayo Pangeran, bersiaplah, kau akan kujadikan cairan milik pria muda yg bernama Laksh itu" ucap Richard.


Zaroon berpikir sejenak.


'Ohh god, mimpi apa aku semalam, bisa-bisa nya aku melihat kedua orang tuaku nanti sedang membuatku seperti itu, ini sangat menjijikan !!' Zaroon membatin sendiri.


"Baiklah, uncle, aku siap" ucapnya pasrah meski batinnya menolak.


Richard mengangguk, ia mengeluarkan tongkat sihirnya (witch) lalu mengarahkannya pada Zaroon, tongkat itu mengeluarkan cahaya putih menyilaukan ke arah Zaroon, dan membuat pria itu gelagapan dan berubah menjadi cairan milik pria yg sudah dewasa lalu Richard memasukkannya ke dalam milik Laksh dengan kekuatan sihirnya.


"Selesai" ucap Richard senang.


"Lalu sekarang kita harus bagaimana lagi, uncle" tanyaku penasaran.


"Kita hanya perlu menunggu, Zaroon lahir, begitupun anak vampire murni itu dan menunggunya sampai usia anak vampire murni itu berusia 18 tahun" jawab Richard.


Aku hanya mengangguk menanggapinya.


"Ayo Pangeran Zain, sebaiknya kita segera pulang" ucap Richard.


"Baik" jawabku, kami pun bergegas kembali ke Rumah Richard dan menunggu beberapa tahun lagi untuk menanti kelahiran anak vampire murni itu dan menunggunya menginjak usia remaja.


Flashback Off


***


"Selesai, aku sudah menceritakan semuanya padamu, jadi apa kau mau membantu ku ?" tanya Zain pada Helly.


"Jika itu menyangkut keluargaku termasuk kak Zaroon, maka aku ingin membantu mu tapi bagaimana caranya, aku lemah, aku tidak memiliki kekuatan apapun meski aku Vampire" keluh Helly.


"Aku juga menyesal telah kabur dari keluarga kandung ku sendiri" ucap Helly menyesal.


"Dan sekarang, keluarga angkat ku ? Aku tidak tau dimana mereka dan apakah mereka baik-baik saja" lanjutnya bersedih.


Tiba-tiba suara yg sangat Helly kenal menjawab pertanyaannya tadi.


"Kami baik-baik saja, adik ku yg manis, kau tidak perlu khawatir" ucap pria itu.


Helly menoleh ke asal suara itu dan mendapati kakaknya tengah tersenyum sembari menuju padanya di ikuti oleh kedua orang tuanya dibelakangnya.

__ADS_1


"Kak Zaroon" pekik Helly senang.


Bersambung.


__ADS_2