
"Tenang, kau tidak perlu takut padaku, aku hanya ingin membantu mu" ucap pria itu.
"Tapi siapa kau ?" tanya Helly panik.
"Aku Durga Brian WolfMoon, aku kakek bangsa Serigala dari Pack Wolf Moon, aku tau kau bukan manusia, kau vampire, aku bisa mencium aroma darah vampire murni ditubuhmu" ucap Durga.
"Kakek Durga ? Apa maksudmu, kau bilang aku vampire tadi ? Tidak aku bukan Vampire, aku manusia !!" teriak Helly.
"Kau mengatakan itu karna kau belum mengenal jati dirimu sendiri nak, dengar mana mungkin manusia biasa minum darah sesamanya sampai tiga kantong sekaligus, katakan padaku apa selama ini kau pernah menemui manusia seperti itu ?" tanya Durga.
Helly merenungi perkataan Kakek Durga.
'Dia benar, mana mungkin seorang manusia mampu meminum darah sesamanya sebanyak itu, apalagi aku dulu sangat jijik dan takut pada darah walau hanya setetes saja tapi ini aku malah meminumnya sampai tiga kantong sekaligus, ckk aku manusia atau bukan !!' batin Helly memberontak tentang jati dirinya sendiri.
Ternyata Kakek Durga mampu membaca pikiran Helly menggunakan kemampuan Werewolfnya.
"Kau bahkan bingung dengan jati diri mu sendiri bukan ?" tanya Durga.
Helly mengangguk ragu.
"Baiklah akan kuberi tau kau siapa kau sebenarnya" ucap Durga.
Helly menatapnya lekat dan memasanh telinganya dengan baik untuk mendengarkan setiap perkataan dari Pria tua itu.
"Kau adalah Vampire Murni dari lahir, kau tau apa itu Vampire murni ?" tanya Durga.
Helly menggeleng, tentu saja ia tidak tau segala hal tentang Vampire.
"Vampire murni adalah keturunan yg abadi, mereka adalah Vampire terpilih yg paling spesial diantara vampire lainnya, mereka yg terpilih sebagai Vampire murni, mampu hidup sangat lama dari Vampire yg lainnya, Vampire Murni hanya terlahir 1000 tahun sekali, jadi populasinya hanya sedikit bahkan bisa terhitung oleh jari-jari tangan, mereka memiliki kekuatan yg maha dahsyat dan tak tertandingi, beruntunglah mereka yg terpilih sebagai Vampire murni, dan jika sesama Vampire murni bersatu dan memiliki anak, maka anak itu tidak akan pernah terkalahkan oleh siapapun baik dari bangsa Vampire, Werewolf atau Witch" jelas Durga panjang lebar.
Helly melongo karna tak mengerti.
"Apa itu dongeng yg kau ceritakan padaku ?" tanya Helly polos.
Durga mendengus hampir kesal.
"Gadis polos, yg kuceritakan padamu itu sungguhan bukan dongeng" ucap Durga.
Helly mengangguk.
"Ouh, lalu ?" tanya Helly.
"Yah kau iti Vampire Murni, dan kau juga berasal dari keluarga Vampire bangsawan karna darahmu darah bangsawan" ucap Durga.
Helly melotot karna terkejut.
__ADS_1
"Jja jjadi Mom & Dad, Laksh Ragini, Vampire ? Begitu juga kakak ku, Zaroon ?" tanya Helly.
"Entahlah kurasa mereka bukan orang tua mu, aku bahkan tak pernah mendengar vampire yg memiliki nama itu" ucap Durga.
"Lalu aku anak siapa kalau bukan anak mereka ?" tanya Helly hampir menangis.
Durga menenangkannya.
"Tenanglah nak, aku akan membantumu mencari keluargamu dan aku juga tau kau pasti tidak tau tentang kekuatan vampire dahsyat yg kau miliki, bukan ?" tanya Durga.
Helly mengangguk.
"Apa aku juga punya kekuatan ?" tanyanya.
"Yah tentu, Vampire murni akan mulai memiliki kekuatannya dan menguasainya saat usianya 18 tahun dan ia akan mulai hilang kendali saat melihat darah, jadi waspadalah karna ku pikir usia mu sudah sampai pada usia yg kusebutkan tadi" ujar Durga.
"Pantas saja aku kehilangan kendali saat melihat darah Mommy yg menetes saat memotong apel untukku" ucap Helly menyesal.
"Oleh sebab itu aku menyuruhmu untuk waspada dan berusahalah untuk menghindari darah semampumu" saran Durga.
Helly mengangguk.
"Baiklah aku akan berusaha menghindarinya mulai sekarang" ucap Helly.
Helly tersenyum.
"Kenapa kau mau membantuku kakek ?" tanyanya.
"Karna aku iba padamu nak, aku yakin kau akan membalas semua yg kulakukan padamu suatu saat nanti" ucap Durga tersenyum.
"Tentu kek, aku pasti akan membalas semua kebaikanmu kelak" ucap Helly yakin.
"Yah pulanglah, keluargamu pasti mengkhawatirkan keadaanmu, besok kembalilah kesini, kita akan mulai pelajarannya besok, pelajaran untuk membuatmu menjadi Vampire yg hebat dan tak terkalahkan" ucap Durga.
Helly mengangguk menurut.
"Terima kasih kek" ucap Helly tersenyum lalu bergegas pulang.
***
Dirumah Keluarga Flanders.
Laksh, Ragini dan Zaroon sangat mengkhatirkan Helly dan mereka hendak pergi mencarinya karna sudah jam 12 malam begini, Helly tak kunjung pulang apalagi ia anak perempuan.
Saat mereka hendak mencari Helly, Helly datang dan berlari memeluk Ragini dan menyandarkan kepalanya di dada Ragini.
__ADS_1
"Mommyyyy !!" panggil Helly penuh sayang.
Laksh, Ragini dan Zaroon merasa lega karna Helly sudah kembali dengan selamat dan aman, terutama Ragini, ia sangat bahagia karna gadis kecilnya telah kembali.
"Sayang darimana saja kau hmm ?" tanya Ragini sembari mengelus rambut putrinya dengan sayang.
"Tidak kemana-mana Mommy, Helly akan terus ada bersama Mommy, maafkan Helly karna sudah membentak Mommy tadi, Helly menyesal Mom" ucap Helly sedih.
Ragini melepaskan pelukannya dari Helly dan menangkup wajahnya.
"Tak apa sayang, yg penting kau sekarang baik-baik saja, kami sangat mengkhawatirkanmu tadi dan kau harus menepati janji mu itu untuk terus bersama Mommy selamanya" ucap Ragini serius.
Helly mengangguk dan tersenyum.
"Helly janji Mom, Mommy bisa pegang janji Helly" ucap Helly.
Ragini tersenyum senang dan kembali memeluk Helly dengan erat.
Laksh dan Zaroon terharu melihatnya, mereka mengelus bahu Helly dan Rambutnya dengan lembut.
"Ya sudah kau pergi tidur yah sayang, ini sudah larut" ucap Laksh.
"Helly mau bobok sama Mommy" rengek Helly manja.
Mereka gemas saat melihat Helly manja seperti itu pada Ibunya terutama Zaroon, rasanya ia ingin menggigit pipinya yg tembem itu saat melihatnya bermanja-manja begitu.
"Ihh gemes pengen kakak gigit deh kamu dek" pekik Zaroon.
Ia ingin mencium pipi Helly tapi Helly langsung menoyol bibirnya dengan telapak tangannya.
"Tidak kakak, aku tidak mau dicium olehmu, aku mau dicium sama Mommy, Mommy cium, pelukk" rengek Helly lagi.
Ragini tersenyum gemas padanya lalu menciumi wajahnya berkali-kali seperti bayi.
"Ya sudah ayo bobok" ajak Ragini.
Helly menganguk antusias.
Mereka segera bergegas kekamar Helly.
"Zaroon ikut !!" teriak Zaroon lalu berlari mengikuti mereka.
Laksh tersenyum bahagia melihat keluarga kecilnya yg bahagia.
Bersambung.
__ADS_1