
Keesokan Harinya.
Di Universitas California.
Namish berkeliling mencari Helly di seluruh tempat kampusnya tapi ia tak kunjung menemuinya.
"Dimana Helly, apa dia tidak kuliah hari ini ? Aku juga tak melihat Zaroon kakak angkatnya itu yg biasanya selalu bersama dirinya" tanya Namish pada Nicholas.
"Entahlah Nam, aku tidak tau, coba kita tanyakan pada kedua sahabat Helly disana" tunjuk Nicholas pada Jane & Felicia yg sedang duduk di kantin kampus tempat tongkrongan favorit mereka.
Namish dan Nicholas segera menghampiri mereka berdua.
"Kalian sahabat Helly ?" tanya Namish sembari menatap lekat mereka berdua.
Jane dan Felic bengong lalu bertatapan satu sama lain dan mengangguk bersamaan.
"Ayo ikut kami" ucap Namish singkat.
"Tapi mau kemana ?" tanya Jane.
"Sudah ikut saja" ucap Nicholas.
Mereka segera mengangguk dan berdiri mengikuti mereka berdua.
Namish membawa mereka ke lorong kampus dekat toilet yg sepi dan sunyi.
Saat sudah cukup aman, Namish berhenti dan menginterogasi Jane dan Felic.
Ia menatap tajam ke arah Jane dan Felic.
"Katakan padaku, apa kalian tau dimana Helly sekarang ?" tanya Namish.
Jane dan Felic menggeleng.
"Tidak, kami tidak tau" jawab Jane.
Namish mulai kesal, tatapannya semakin tajam menatap mereka berdua
"Jangan bohong !! Kalian itu sahabatnya bagaimana mungkin kalian tidak tau dimana sahabat kalian sendiri saat ini !!" bentak Namish sambil mencengkram erat kedua leher mereka.
Jane dan Felic ketakutan sekaligus kesakitan saat Namish mencengkram leher mereka erat bahkan nyaris mengangkat tubuh mereka berdua dari lantai.
__ADS_1
"Sungguh kami tidak tau, kenapa kau mencarinya ?" tanya Jane sambil berusaha bernafas.
"Bukan urusanmu, kalian tidak mau memberitahu ku dimana Helly sekarang ? Baiklah aku akan membuat kalian memberitahukannya !!" Namish menghempas keras tubuh mereka ke lantai.
Jane dan Felic meringis kesakita karna tubuh mereka terbentur keras dilantai, sedangkan Namish berjalan mendekati mereka tapi mereka mundur dengan menyeret tubuh mereka di lantai dengan tangan.
"Jangan sakiti kami, kami memang benar-benar tidak tau dimana ia berada, tapi semalam ia mengirim chat pada ku kalau ia akan pindah dari kota ini dan ia tidak memberi tau dimana ia akan pindah, itu saja yg kami tau" ucap Felic.
Namish menghentikan langkahnya.
"Kenapa Helly ingin pindah dari kota ini ?" gumam Namish.
"Sepertinya Helly ingin mengingkari janjinya untuk tinggal bersama kau dan juga keluargamu, Nam" ucap Nicholas yg mendengar gumaman Namish.
"Apa itu benar ? Jika memang benar, kau telah sangat mengecewakan kami semua de" ucap Namish perlahan.
"Sebaiknya kita cek dulu ia dirumahnya, Nam, jika memang ia tidak ada dirumah keluarga angkatnya berarti ia memang sengaja kabur dari kita tengah malam saat tidak ada satupun manusia yg tau" ucap Nicholas.
Namish mengangguk menyetujui saran Nicholas.
"Kau benar ayo kita kesana sekarang, Nic" ajak Namish.
Nicholas mengangguk dan mereka segera melesat pergi menuju rumah keluarga Flanders.
***
Rumah itu tampak sepi tak berpenghuni.
Namish menendang pintu rumah itu hingga pintunya rusak dan rubuh ke lantai.
"Helly !! Helly !! Dimana kau !! Helly !!" teriak Namish sambil menyusuri seluruh ruangan dirumah itu.
"Nam, sepertinya kedua sahabatnya itu benar, Tuan Putri Helly sudah kabur alias melarikan diri dari kita" ucap Nicholas saat ia dan Namish tak menemukan Helly dirumah itu.
"Aarrggghhhh, ini tidak benar, ini tidak benar, kau salah besar karna telah mengewakan kami, Hel, Mommy pasti akan sangat sedih kalau mengetahui ini" teriak Namish frustasi sembari menendang sofa didepannya.
"Lalu bagaimana ini Nam, apa kita harus mencarinya hanya berdua saja ? Itu akan sulit" ucap Nicholas.
"Tidak Nic, aku harus memberitahukan ini pada Daddy, kita tidak mungkin hanya mencarinya berdua saja, apalagi kita tidak tau kemana ia pergi, jika kita memberitahukan ini pada Daddy, beliau pasti akan membantu menyerahkan seluruh prajurit untuk mencari Helly" ucap Namish.
Nicholas mengangguk.
__ADS_1
"Benar Nam, tapi sebaiknya Yang Mulia Ratu tidak perlu diberitahu, ia akan sangat kecewa dan sedih nanti" saran Nicholas.
"Yah kau benar, ayo Nic" ajak Namish.
Mereka segera melesat menuju Istana Clan Lucifer's Crawless.
***
Istana Clan Lucifer's Crawless.
Namish & Nicholas memberitahukan semua tentang Helly pada Lord Sanskar.
Lord Sanskar benar-benar kecewa pada Helly.
"Seharusnya aku tidak mengizinkannya untuk pergi ke dunia manusia walau hanya sebentar, beginilah jadinya, aku benar-benar bodoh" ucap Sanskar bersedih.
Swara yg sudab lama menguping pembicaraan mereka segera muncul dari tempat persembunyiannya.
"Jadi Helly pergi ?, dia telah melarikan diri dari keluarganya sendiri dari ku juga ?" ucap Swara dengan mata berkaca-kaca.
"Mommy" gumam Namish kaget.
"Katakan Sans apa itu benar ? Ia kabur dari kita ?" tanya Swara menangis.
Sanskar menunduk terdiam lalu mengangguk perlahan.
Swara melotot tak percaya dan Sanskar langsung memeluknya erat.
"Bagaimana bisa ia pergi dari kita, keluarganya sendiri, darah daging kita sendiri, anak kita, buah hati kita, kebanggaan kita menghindari dan menjauhi kita, keluarganya sendiri, bagaimana bisa ia melakukan itu semua,Sans" ucap Helly, ia menangis sembari memukul-mukul pelan dada bidang Sanskar untuk melampiaskan kekecewaannya.
Tak lama kemudian Swara pingsan karna tak tahan dengan rasa sesak didadanya akibat shock karna mengetahui putri kesayangannya sendiri menjauh darinya.
***
Istana Clan Dark Refugges.
Penjara Bawah Tanah.
Tubuh Helly melemas, ia kehilangan banyak darah akibat luka dipipinya yg masih basah, darah kering menempel di baju dan lehernya sedangkan perutnya masih terasa sakit dan ngilu akibat rasa lapar dan tendangan keras dari Varun semalam.
"Mommy, Helly rindu, tolong Helly mom" ucap Helly lirih kemudian ia pingsan.
__ADS_1
Bersambung.