
Sebelum Namish, Tejaswi dan Nicholas berangkat ke dunia manusia, mereka pergi dulu ke Istananya untuk menemui sang ibu dan mengabarkan tentang gadis yg ia curigai sebagai adiknya.
***
Istana Clan Lucifer's Crawless.
Swara frustasi karna merasa sangat kehilangan putrinya.
Semenjak Helly dibawa pergi oleh Demetri, ia selalu mengurung dirinya dikamar dan tak membolehkan siapapun masuk bahkan Sanskar suaminya sendiri kecuali Namish, putranya.
Jadi selama ini Namish lah yg selalu mengantarkan darah segar di kamar Swara agar Swara tetap bertahan hidup dengan mengkonsumi asupan darah dan menghiburnya untuk segera membawa kembali Helly secepatnya.
Sanskar menyambut kedatangan Putranya di istana.
"Selamat datang, Pangeran, apa kamu sudah menemukan keberadaan Helly ?" tanya Sanskar.
Namish, Teja dan Nicholas menunduk hormat.
"Belum Dad, tapi Namish mencurigai seorang gadis, Namish curiga kalau ia itu adik Namish, Dad" ucap Namish.
"Siapa dia nak ?" tanya Sanskar lagi.
"Entah lah Dad, Namish baru akan menyelidikinya nanti dengan bantuan Teja" ucap Namish.
Sanskar menatap Teja dan tersenyum.
"Kuharap kalian cepat menemukan ia" ucap Sanskar sembari mengelus kepala Namish dan Teja.
"Cepat, temui Mommy mu, dia belum minum darah sedikitpun dari pagi jika bukan kau yg mengantarnya" ucap Sanskar memerintah.
__ADS_1
Namish mengangguk.
"Yah Dad, Teja, Nic kau tunggu disini yah" ucap Namish pada Teja dan Nicholas.
Teja dan Nicholas mengangguk karna mereka berdua juga tau kalau Ratu Swara tidak mau ditemui siapapun kecuali putranya.
***
Kamar Swara.
Swara duduk meringkuk dengan memeluk kedua lututnya sambil menatap ke arah luar jendela kamarnya.
"Mom" panggil Namish saat memasuki kamar Swara sembari membawa segelas darah segar manusia ditangannya.
Swara menoleh.
"Namish" ucapnya tersenyum.
"Mommy minum dulu yah, kan Mommy belum minum darah dari pagi" ucap Namish sambil menyodorkan gelas berisi darah itu pada Swara.
Swara mengangguk dan menerimanya lalu menenggaknya sampai habis.
Namish segera mengambil gelas kosong itu dari tangan Swara.
"Apa kamu sudah menemukan adik mu, Nam ?" tanya Swara.
"Belum Mom" ucap Namish dan langsung membuat raut wajah Swara berubah muram dan sedih.
Tapi Namish segera menghiburnya.
__ADS_1
"Tenang saja Mom, Namish pasti akan menemukannya secepatnya dan membawanya ke hadapan Mommy langsung" ucap Namish bersungguh-sungguh.
Swara menatap putranya lekat.
"Kau adalah harapan Mommy satu-satunya, nak, penasehat Demetri yg seharusnya memberi tau kami tentang keberadaan Helly malah mati terbunuh oleh Panglima Edward saat setelah mengantarkan Helly ke tempat yg aman, jadi tidak ada yg tau dimana ia sekarang kecuali Demetri, Mommy harap kau bisa segera menemukannya" ucap Swara dengan mata penuh harap pada putranya.
Namish menatapnya iba.
"Tenang saja Mom, Namish pasti akan menemukannya dan Namish mencurigai seorang gadis yg baru Namish temui di kampus manusia tadi" ucap Namish.
Swara menatapnya heran.
"Seorang gadis ?" tanyanya.
"Yah Mom, Namish curiga kalau dia itu adik Namish jadi Namish meminta bantuan Teja untuk menyelidikinya dan semoga saja ia benar memanh adik Namish Mom" ucap Namish.
"Nam, Mommy ingin melihat gadis itu" pinta Swara.
"Tidak Mom, Daddy pasti akan melarang kau keluar istana" ucap Namish.
Swara tetap bersikeras untuk melihat gadis yg dimaksud Namish.
"Mommy tidak peduli Nam, karna Daddy mu itu, Mommy jadi terpisah dengan adikmu, tolong antarkan Mommy melihat gadis itu" ucap Swara memelas.
Namish tak tega melihatnya, ia pun menuruti perkataan ibunya.
"Baiklah Mom, Namish akan mengantarkan Mommy untuk melihatnya besok" ucap Namish tersenyum.
Swara tersenyum bahagia karna Namish mau mengantarnya melihat gadis itu, ia segera memeluk putranya penuh sayang dan berharap kalau gadis yg Namish maksud itu benar Putrinya yg selama ini sangat ia rindukan.
__ADS_1
Bersambung.