My Sexy Life

My Sexy Life
14. Niell, Vampir!


__ADS_3

Aku memundurkan tubuh ku dari Niell tetapi susah karena tangannya memeluk ku erat. Niell jika sedang tertidur terlihat tampan. Tangan ku terulur menyentuh rambutnya yang lembut pasti dia sering keramas, iya gitu? Entah lah.


Lalu keningnya yang tidak ada jerawat, alisnya tebal sekali bulu matanya lentik. Baguusss sekali untuk memperbaiki keturunan. Lalu hidungnya mancung bagus juga jika anak ku memiliki hidung mancung, bibirnya terlihat sexy astaga berapa kali sehari dia perawatan bibir lalu dagunya di taburi rambut tipis wah ini jenggot. Tangan ku menggosok rambut tipis di dagunya tetapi ada dua rambut yang panjang sendiri jika di ukur bahkan panjangnya se-jari tengah ku. Lalu jakunnya, ini benda yang menonjol saat Niell menelan sesuatu dia akan naik turun astaga, tangan ku memegangnya dan mengelus nya lembut. Ingin aku pencet dengan jari telunjuk dan jempol ku.


Lehernya mulus, aku meragukan jika dia seorang Pria. Apakah dia sering perawatan hingga memiliki leher semenggoda itu. Aku mengelus lehernya, ingin aku cekik leher itu. Hahaha bercanda.


Tetapi, ada yang janggal mengapa di belakang Niell seperti dinding sedangkan seharusnya sandaran soffa. Mata ku mengerjap melihat sekeliling. Ini di kamar!!


Aku berada di kamar dengan seorang Pria. Walaupun aku pernah dengan Willy berada dalam seranjang, tetapi ini berbeda aku tidak mengenalnya.


"Apa yang kamu pikirkan?." Niell membuka matanya dan menatap ku dingin. Matanya itu loh minta di colok.


Niell mendekatkan wajahnya ke arah ku dan mencium ku tidak lupa mengulum lalu melummat nya kasar. Aku memukul bahunya karena Niell terlalu kasar. Tetapi, Niell tidak mempedulikannya dia justru memperdalam lummatannya dan melalukannya dengan kasar yang di bawah maupun di atas bibir ku. Tangannya mengelus punggung ku. Rasanya seperti ada sengatan, aku seperti tersetrum tetapi seperti candu.


Niell menjauhkan wajahnya dan menyeringai. "Bibir mu terlihat seksi." Ucap nya lembut dan mencium bibir ku berkali-kali. Aku heran mengapa tubuh ku tidak bisa menolak padahal aku menginginkan untuk menolaknya. 


Tubuhnya berada di atas tubuh ku seperti di soffa tadi, apakah dia akan menyedot ku lagi. Bahaya.


Tetapi, aku tunggu beberapa menit. Niell tidak bergerak sedikitpun. Tangannya tetap menyanggah tubuhnya agar tidak menggeprek ku, sedangkan matanya menatap mata ku tajam.


Niell menarik tubuhnya lalu mendekatkan ke tubuh ku. Dekat sekali bahkan aku dapat merasakan perut kotaknya. Ada berapa kotak di sanaa??… aku tidak tahuu.. nanti aku akan coba bongkar dan menulisnya dengan spidol.. jika bisa.


Tubuh Niell naik turun di atas tubuh ku. Apakah dia mencoba untuk berjoget jika iya mengapa di atas tubuh ku. Niell di atas ku dengan tubuh naik turun kepala nya menelusup ke lekuk leher ku dan menjilatnya tidak lupa menggigit, dan menyedotnya. KULIT KU BISA KENDORR!!!


Niell terus menggesekkannya naik turun dengan pelan. Aku menahan sesuatu yang ingin keluar dari mulut ku, mungkin bersendawa. Aku mencoba mendorongnya dengan kedua tangan ku, semakin di biarkan Pria ini semakin gila bisa bisa setelah ini aku dapat menggendong bayi. Tetapi dengan cepat Niell mengkap kedua tangan ku dan menyatukannya di atas kepala ku, tangan kiri nya menahan kedua tangan ku. Tubuh ku tidak tinggal diam. Aku sudah pernah melihat cacing ke panasan, yang meliuk liuk jadi aku melakukan seperti itu. Tubuh ku memberontak kekanan dan kekiri untuk bisa lepas dari Niell. Kaki ku tidak tinggal diam. Pernah berenang? Tahu dong bagaimana cara orang berenang mau kepermukaan. Seperti itu kaki ku. Kaki ku memberontak, aku membuka kaki ku dan menutupnya lagi tidak lupa lutut ku mencoba menendang tubuh bawahnya, tapi aku lupa bahwa Niell titisan titan sangat kuat.

__ADS_1


"Diam lah, Passion. Kamu milik ku malam ini." Tunggu Niell itu seperti lagu. Kamu milik ku malam ini Kan memeluk mu sampai pagi Tapi nanti bila ku pergi Tunggu aku di sini. Niell mengutip lirik lagu. Tapi itu Aku bukan Kamu.


Aku terdiam karena Niell sepenuhnya menindih ku dan kedua kakinya menekan kaki ku agar tidak bergerak. "Kamu merasakannya, Passion?." Mata Niell berbeda, sekarang justru di selimuti oleh Gairah. Sesuai nama ku. 


"Aw.." keluh ku pasalnya Niell menggigit bibir bawah ku dan menariknya kuat lalu di lepasnya. Perih.. bibir ku luka aku yakin itu. Niell yang melihat itu mengulum bibir ku dan menyedot nya. Fix dia Vampir, ada darah di bibir ku dan dia memakannya.


Tangan kiri nya mengelus pipi ku sedangkan tangan kangan nya masuk ke baju ku. Aku mengernyit, Niell memiliki berapa tangan. Bukan kah tangan kiri nya berada di atas ku. Aku melihat tangan ku yang ternyata sudah di ikat, kapan Niell mengikatnya dan itu dengan DASI, woi kapan buka dasinya!!


Tangan Niell meraba seluruh tubuh ku. Aku mengeluh. "Njir, geli!." 


Niell tertawa mendengar ucapan ku. Tangan nya tidak tinggal diam tetap merabanya dari dada hingga perut. 


Kreekkk


"BAJU KU, NIEELLLLLL!!."  Niell merobek baju ku. Dan mendongakkan kepalanya yang sudah berada di perut ku. Niell beranjak dan mendekatkan wajah kami melummat bibir ku kasar. 


Aku mendengus mendengarnya dasar orang kaya. Aku juga bisa beli sendiri hanya saja kan aku lebih menyukai makanan dari pada baju.


Niell mencium leher ku dan turun ke bawah. Tangan nya tidak tinggal diam, untuk meraba semua yang ada di tubuh ku seperti mencari sesuatu. Aku tidak tahan atas perbuatannya tetapi aku menyukainya. Apakah ini yang di lakukan Thomas dan Jessica. 


Niel beranjak dan dia duduk di atas ku, tangannya membuka bajunya sendiri.


Satu


Dua 

__ADS_1


Tiga 


Empat


Lima


Enam


Tujuh


Delapan


Ada delapan kotak dua mendatar empat menurun. Mana spidol aku ingin menggambar di sanaa..


Niell menyeringai memandang ku yang melihat kotak miliknya. Niel mendekati ku, dan berbisik. "Ingin menyentuhnya." Aku yang mendengar merasa malu. Tentu saja aku mau!! "Tidak." Oke ternyata tidak sesuai dengan apa yang ingin aku katakan.


Tubuh atas kami sudah tidak terbalut apapun. Ternyata dingin juga. Niell menyedot dada kiri ku dan tangannya memainkan dada sebelah kanan. Aku ingin memberontak tetapi tidak bisa karena aku juga menikmatinya. Aku seperti Familiar tetapi aku tidak tahu apa.


Niell pindah ke dada sebelah kanan ku. Dan melakukannya seperti tadi. Sebenarnya aku deg-degan atas perlakuan Niell. Hati ku menolak tetapi tubuh ku justru menerima. Gak konsisten memang. Sedangkan otak ku, kadang ingin menolak kadang ingin menerima. Entah kubuh yang mana yang di inginkan otak kecil ku ini.


Niell melakukannya lama. Lalu kepalanya turun ke bawah perut ku dan menyedotnya. Sepertinya usus ku ikut tersedot. Mari kita tandai bahwa Niell itu Vampir karena dia sangat menyulai Menyedot. Ingin membuat orang lain terlihat kendor sepertinya.


Dan lagi tubuh ku bauk jigong semua!!!. Aku harus mandiii...


_____________

__ADS_1


Sampai sini saja, takut dapat surat cinta dari NT soalnya ini malam minggu. dan aku sendiri juga gak tau ini di terima atau di tolak.


Selamat Malam Minggu... Kalian Jomblo yaaa... Yauda sama....


__ADS_2