My Sexy Life

My Sexy Life
20. Passionette Dayanira


__ADS_3

Oh iya aku belum pernah memperkenalkan diri ku secara resmi kan. Hanya memperkenalkan secara singkat saja. Perkenal kan Nama ku Passionette Dayanira. Aku kelahiran 14 Mei. Hobbi makan dan tidur. Aku memiliki Kembaran Namanya Jessica Patricia. Jessica lahir terlebih dahulu. Jarak kelahiran kami lima belas menit. 


Jika kalian bingung arti nama ku. Tetapi di sini aku hanya memberi tahu singkat nya saja, padahal uda pernah ku beritahu ya. Arti nama ku itu adalah Gairah. Aneh memang, entah siapa yang memberikannya.


Aku dan Jessica berbeda. Jessica terkenal dengan yang namanya Ratu Iblis karena dia suka membuat onar dan Jessica suka yang namanya dunia malam. Sedang kan aku hanya di rumah saja. Namanya juga anak rumahan.


Aku dan Jessica memiliki sahabat nama nya Willy. Kami bersahabat sudah dari SMP. 


Aku juga belum bercerita ya kepada kalian semua. Mari aku beritahu, Ingatan ku tidak penuh. Kata Mama dan Papa aku terlibat kecelakaan sewaktu duduk di bangku SMA. Kecelakaan itu yang membuat ku melupakan semua ingatan yang sudah tertata di kepala ku. Saat aku terbangun aku tidak mengenali semuanya bahkan keluarga ku, jangan kan keluarga aku bahkan tidak tahu siapa aku.


Dari situ lah aku memulai membentuk ingatan ku yang baru. Tentang aku yang memiliki keluarga, siapa diri ku, siapa yang dekat dengan ku. Dan hingga saat ini aku bercerita dengan kalian semua. Ini aku Passion yang tidak mengingat masa sekolah ku. 


Setelah kecelakaan itu aku hanya di dalam rumah dan jarang keluar. Keluar pun hanya karena ada perlu saja, misalnya membeli sesuatu yang di suruh Mama atau kuliah.


Selama aku kuliah aku belum pernah tertarik dengan seorang Pria. Hingga kejadian di parkiran yang membuat ku menyukai nya. Awalnya aku memanggil nya Pak Anatomy. Jika aku mengingat nya aku ingin tertawa. Hahaha. Ayo lah aku hanya salah mendengar.


Dia Anthony. Dan, dia menyuruh ku memanggil nya Niell. 


Entah aku yang kepedean atau bagaimana tetapi sepertinya Niell menyukai ku. 


Aku nyaman dengan Niell. Dengan sentuhannya seakan aku tidak bisa menolak tubuhnya.

__ADS_1


Ada lagi seorang Pria namanya Kevin. Orang yang aku tahu, yang mengangkat telepon ku malam itu. Sampai sekarang aku curiga bahwa mereka melakukan hubungan intim saat itu. Terlebih aku melihat sebuah foto di laci Jessica. Liar juga Jessica.


Kevin juga memiliki sahabat ada si kembar Rian dan Dian, ada juga Dion. Aku lihat Dion cukup Akrab dengan Thomas karena aku juga melihat pertengkaran mereka tidak mungkin kan kalau mereka tidak dekat sedangkan pertengkaran mereka layak nya seorang sahabat.


Lalu, aku melihat Willy yang mengenal Dion. Aku tidak tahu kalau Willy mengenal Dion. Bahkan Willy memanggil Dion dengan sebutan Odi. Banyak yang belum aku pahami tentang mereka. mungkin aku akan menanyakannya nanti.


"Ngapain melamun." Sebuah sentuhan aku rasakan di bahu ku. Aku melihat Niell yang menatap ku tersenyum. Jika kalian lupa, beberapa waktu lalu aku bertukar pesan dengan Niell. Niell ingin mengunjungi ku. Katanya dia rindu.


Kejadian tentang Thomas yang datang ke rumah sudah lewat seminggu. Dan selama seminggu itu Thomas dengan rutin datang ke rumah tidak lupa membawa makanan yang dia tujukan untuk Papa dan Mama. Bahkan Papa dan Mama membiarkannya pergi ke kamar Jessica. Papa dan Mama mengatakan "Jangan macam macam ya Thomas. Jika ingin melakukannya setelah Menikah saja." Saat aku mendengar Mama mengatakan itu dan Papa di sampingnya mengangguk setujuh. Ingin rasanya aku tertawa dengan kencang dan mengatakan bahwa Thomas dan Jessica sering melakukan itu.


Seperti saat ini. Dari kamar ku terdengar suara aneh yang berasal dari kamar Jessica. Dia kalian bingung ke mana Mama dan Papa jawabannya adalah mereka pergi ke rumah Nenek. Kesehatan Nenek kembali memburuk. Itu akibatnya Papa dan Mama menginap di sana. Baru tadi jam lima sore mereka pergi. 


Dan, di sini sekarang ada Niell yang baru saja datang. Papa dan Mama belum mengenal Niell. Karna aku memang belum mengenalkannya.


Aku melihat Niell yang menatap ku lamat-lamat. Duh jantung ku.. Niell tampan sekali hingga aku ingin mengobrak abrik wajah tampannya itu.


Niell mendekatkan wajah nya ke arah ku dan menempelkan bibirnya ke bibir ku. Hanya menempel saja. Lagi lagi suara aneh Jessica terdengar sampai ke kamar ku. Dan tidak lupa jeritan Jessica yang memanggil nama Thomas lalu suara aneh Jessica juga tidak lupa bahkan sekarang Thomas pun menjeritkan nama Jessica. Duuhhh mereka itu ya..


Niell memeluk ku erat erat. Tubuh nya sepenuhnya menempel di tubuh ku bahkan aku dapat merasakan sesuatu yang bangun di sana. Aku melihat nya mengernyit. "Kenapa?." Tanya ku.


Niell menatap ku lalu memendamkan wajahnya di lekuk leher ku. "Gak ada." Suara Niell terdengar serak saat mengatakannya. Posisi kami sekarang sudah berbeda. Niell berada di atas ku dan aku tertidur telentang. Sesak juga jika di tibani seperti ini.

__ADS_1


Aku mengelus rambut Niell yang lembut dan mengelus punggung nya pelan. Di sana masih terdengar suara aneh Thomas dan Jessica. Niell yang berada di samping ku menggeram frustasi.


Niell menciumi leher ku tidak lupa dia menghisap nya dan menggigitnya. Aku memejam merasakan apa yang Niell lakukan. Tapi kok enak ya..


Tubuh Niell dia angkat lalu turun kan lagi. Aku tidak tahu maksudnya apa tetapi aku dapat merasakan benjolan di bawah sana yang saat di turun kan menyentuh milik ku. Niell melakukan itu berulang kali dan semakin di percepat nya.


Tidak lupa Niell melakukannya dengan memutarkan pinggangnya. Benda yang menonjol itu masih berada di atas ku saat Niell memutar pinggangnya. Niell menggeram dan menatap ku dari atas. Niell mendekatkan wajahnya ke wajah ku dan melummat bibir ku kasar. Mainnya kasar ih.


Niell bangun dan mendekatkan tubuhnya lagi ke arah ku. Tangannya tidak tinggal diam meraba dada ku. Niel menyentak tubuh nya yang berada di atas ku. Kami masih berpakaian lengkap jika kalian ingin tahu.


"Thomaassss…" Teriak Jessica terdengar sampai di kamar kami.


Gerakan Niell terhenti dan dia menatap ku diam. Lalu mendekatkan wajahnya ke arah ku dan melummat bibir ku lagi. Tubuh bawah nya lanjut menubruk tubuh bawah ku. Niell semakin cepat melakukannya. Hingga…


"Aahhh---Njirrr Niell. Lutut mu salah bertumpuh." Ucap ku kuat agar Niell mendengarnya. Pasalnya lutut Pria itu berada di lutut ku. Bayangkan saja jika lutut ku tertimpah lutut nya yang besar itu bisa patah nanti.


Niell menggeser lututnya dan menatap ku. "Merusak suasana." Sahut nya dingin. 


Tak


Aku menjitak kepalanya. "Gundul mu. Patah kaki ku nanti." Aku menatap tajam Niell. 

__ADS_1


Niell turun dari atas tubuh ku dan bergeser tidur di samping ku. Mata nya terpejam dan memeluk ku erat. Sepertinya dia ingin tidur.


Di kamar sebelah juga tidak ada suara apa pun. Berarti aktivitas Thomas dan Jessica sudah selesai.


__ADS_2