Mystery And Trouble

Mystery And Trouble
EPISODE 10.Saskia


__ADS_3

SMA Taruna pelita sedang di gempar kan dengan kabar kembali nya Quin bully, satu koridor penuh membicarakan sosok perempuan itu Aleta berjalan santai di koridor dia tak memperdulikan perbincangan yang sedang hangat-hangatnya di SMA Taruna pelita,


Aleta sampai di kelas nya lalu duduk di tempat duduk milik nya, Shila dan Alana yang baru datang langsung menaruh tasnya di kursi mereka lalu berjalan kebelakang menuju meja Aleta yang letaknya berada di belakang meja mereka Alana duduk di bangku kosong yang berada di sebelah Aleta sedang kan Shila berdiri di tengah-tengah mereka.


“eh lo tau nga Saskia masa udah balik” ujar Shila


“iya gua kesel banget sama dia” timpal Alana


“emang Saskia itu siapa sih?” tanya Aleta yang sedari tadi tidak mengerti pembahasan mereka berdua


“saskia itu Quin bully SMA Taruna pelita di sekolah kita banyak yang takut sama dia“ jawab Alana


“dan dia itu obsesi parah sama Galen” Shila melanjutkan ucapan Alana


“oh jadi nama nya Saskia” Alana dan Shila mengangguk


Hingga suara bel masuk pun berbunyi membuat Alana dan Shila harus kembali ketempat duduk mereka masing-masing, sedangkan Aleta mengambil buku pelajaran nya dari dalam tas, Guru pun masuk dan melangsungkan pembelajaran pertama.


Setelah melewati pembelajaran demi pembelajaran bel istirahat pun berbunyi, Aleta dkk berjalan menuju kantin Alana mengajak mereka berdua duduk bergabung dengan inti Vexo karena dia ingin bertemu dengan sang kekasih.


“Hai ges” teriak Shila dan Alana heboh sedang kan Aleta menutup telinga nya yang pengang akibat teriakkan Shila dan Alana


“gacor bat pacar lo berdua” komen Ata yang mendapat tatapan tajam dari Nico dan Dito


“eh kalian udah pesen belom” tanya Alana lalu duduk di sebelah Nico


“blm gua aja yang mesen kalian mau apa?” kini Gerald yang gantian bertanya


“gua mau mie ayam pake bakso ya sama minum nya milk shake” Ucap Alana


“gua Samian aja kaya Alana tapi gua minum nya kapucino”lontar Shila


“samain aja sama Shila” tutur Aleta yang diangguki mereka semua


“kita semua juga samain kaya Shila” beo Ata Galen pun mengeluarkan tiga lembar uang berwarna merah lalu menyodorkan nya kearah Gerald,


“wih pak bos baik banget kembalian nya buat gua ya” Galen hanya berdehem guna memberikan Jawaban iya ke Gerald


Gerald pun melangkah pergi menuju stand makanan.Setelah kepergian Gerald mereka semua di kejutkan dengan suara gebrakan meja, meja mereka di gebrak oleh wanita berpakaian ketat dan makeup tebal yang melapisi wajah nya Saskia Mengantar nama perempuan yang mengebrak meja mereka.


“eh minggir lo bertiga” usir Saskia kepada Aleta dkk


“ogah lo aja yang minggir kan kita duluan ya duduk di sini” ketus Shila


“kalo di bilang minggir ya minggir” salah satu antek-antek Saskia ikut berbicara


“lah lo siapa” sinis Alana


“gua penguasa di sekolah ini mau apa lo” Shila dan Alana tertawa terbahak-bahak


“penguasa hahahahahah mimpi lo kalian itu lebih cocok jadi penguasa penangkaran orang hutan” ledek Shila yang membuat Saskia dkk terpancing emosi


“kurang ajar lo ya” Saskia hendak menampar pipi Shila namun tangan nya terlebih dahulu di cekal oleh Aleta


“lepasin tangan gua”Aleta melepaskan tangan Saskia dengan kasar


“pergi” suruh Aleta dengan nada yang dingin dan mengeluarkan aura yang menyeramkan membuat semua orang yang duduk semeja dengan nya merinding termaksud Saskia dkk


Aura yang Aleta keluarkan mampu mengusir ketiga hama itu Gerald pun datang bersama ibu kantin sambil membawa nampan besar dia cukup terkejut tadi saat dia masih duduk di meja mereka suasana nya tidak setegang ini tapi mengapa di saat dia kembali suasana nya berubah menjadi tegang.

__ADS_1


“wih ngapa muka lo semua pucet” tanya Gerald heran mereka semua hanya diam tak ada satu pun yang mau menjawab Gerald menatap Aleta yang sedang memejamkan mata nya, seketika sadar dengan suasana hati Aleta yang tidak baik-baik saja Gerald pun memberikan pesanan milik Aleta


“nih makanan lo” Aleta menerima mie ayam dan kapucino yang Gerald sodorkan


“Thanks” Gerald hanya mengangguk mereka semua pun mulai menyantap makanan mereka masing-masing


Aleta sudah berada di kelas nya dan hanya ada dirinya saja di dalam kelas, hingga dia menengok ke sebelah bangku nya ketika merasakan ada orang yang duduk di bangku sebelah nya Aleta hanya menatap datar makhluk yang duduk di sebelah dia hantu laki-laki dengan memakai seragam yang sama persis dengan seragam yang dia gunakan.


“hai” sapa hantu laki-laki itu ramah


“hai juga” Aleta juga menyapa sosok di sebelah nya dengan ramah lalu menurunkan wajah datar nya


Tiba-tiba Aleta tertarik kedalam masalalu sosok itu, dia berada di dalam ruangan yang gelap lalu melihat satu orang laki-laki yang sedang terduduk dengan badan di ikat oleh tali tambang, Aleta dapat melihat tubuh laki-laki itu sudah di penuhi oleh darah dan luka sayatan.


“bang Rico”


“bang Rico tolong Alan” Aleta dapat mendengar laki-laki itu bergumam dengan menyebut nama seseorang


Hingga tiba-tiba pintu di dobrak lalu menampilkan seorang laki-laki bertubuh kekar dengan wajah yang lembab laki-laki itu membantu membuka ikatan tali pada pria yang sedang di ikat tersebut Aleta sangat familiar dengan pria itu Rico inti Vexo angkatan 13 kenapa ada dia di dalam masalalu pria ini apa mungkin Rico ada hubungan dengan sosok hantu yang duduk di sebelah nya.


“bang Rico” beo Alan ketika melihat wajah Rico di depan nya


“iya ini gua lan sekarang kita harus cepat-cepat keluar dari tempat ini” Alan mengangguk Rico membopong Alan karena tubuh Alan yang sudah lemas


Mereka keluar dari ruangan itu Aleta ingin mengikuti Rico dan Alan namun tiba-tiba cahaya putih menyerang pengelihatan nya Aleta kembali lagi ke raga nya dia menengok kesebelahnya namun tidak menemukan sosok laki-laki itu Aleta menengok kearah Alan dan Shila yang sedari tadi memanggil-manggil nama nya.


“let lo kenapa si” kesal Shila karena sedari tadi di acuhkan oleh Aleta


“eh iya sorry gua tadi lagi ngelamun” ucap Aleta


“lo ngelamunin apan si ampe kita manggil-manggil nga lo denger” kini Alana yang membuka suara


“nanti balik sekolah kita mau main di rumah Alana lo mau ikut nga?” tanya Shila


“iya gua ikut tapi gua nanti nyusul ya soal nya ada urusan” jelas Aleta


“oke” jawab Alana dan Shila kompak


                             ~•••~


Setelah Aleta menjenguk mamah nya di rumah sakit Aleta langsung pergi menuju rumah Alana, Aleta di sambut hangat oleh asisten rumah tangga Alana Aleta di antar menuju kamar Alana oleh pembantu itu setelah sampai di depan pintu kamar Alana pembantu yang tadi mengantar Aleta pun pamit pergi.


Aleta mengetuk pintu kamar Alana lalu pintu itu pun terbuka dan menampilkan Alana yang sedang mengunakan masker berwarna pink di wajah nya Alana pun mempersilahkan Aleta masuk kedalam kamar nya, Aleta melihat Shila yang sedang bermain ponsel dengan menggunakan masker wajah yang sama persis dengan milik Alana,


“Akhirnya orang yang di tunggu-tunggu dateng juga” ujar Shila bersemangat ketika melihat Aleta dan Alana yang berjalan mengarah nya


“sori banget gua lama” sesal Aleta


“nga napa nyantai aja kali” ucap Alana


“lo mau ikut maskeran nga ini tuh masker keluaran terbaru tau bisa ngilangin jerawat dan juga pori-pori bahkan nimasker bisa ngilangin dosa-dosa di muka lo” Aleta terkekeh kecil ketika mendengar kalimat dari Shila,Alana menjitak pelan kepala Shila


“ye muka Aleta mah kaga ada dosa nya dia bukan lo” lontar Alana


“oh iya gua lupa kan si leta bule nyasar ya maka nya dia cakep” Aleta tersenyum dia sangat bersyukur masih ada teman yang mau menerima keberadaan nya,walau mereka berdua tidak tau jika Aleta adalah perempuan yang sering di anggap gila oleh orang-orang sekitar nya dulu.


Dia pikir mungkin dengan pindah nya Aleta keindonesiaan dia tidak akan memiliki teman namun nyatanya berbeda masih ada yang mau berteman dengan nya seperti Alana, Shila dan inti Vexo bahkan anggota Vexo semua nya mau berteman baik dengan dia,Shila dan Alana pun mulai mengoleskan masker di wajah nya.


Tok

__ADS_1


Tok


Tok


Ketukan dari luar membuat mereka menghentikan aktivitas nya, Alana berjalan membuka kan pintu dan dia dapat melihat pembantu rumah tangga nya yang sedang berdiri di depan pintu Shila melanjutkan mengoles masker di wajah milik Aleta,Sedang kan Alana berbincang sebentar dengan pembantu rumah tangga nya,setelah pembantu rumah tangga Alana berpamitan untuk pergi kebawah lagi Alana pun berjalan menuju Aleta dan Shila.


“ke bawah yuk” ajak Alana pada mereka berdua


“ngapain” tanya Shila setelah menyelesaikan kegiatan nya yaitu mewarnai wajah Aleta dengan masker


“ada yang nungguin” jelas Alana, Shila dan Aleta sama-sama kebingungan mereka mengiyakan ajakan Alana karena penasaran,


“ayok” mereka bertiga pun berjalan menuju ruang tamu yang letaknya di lantai bawah


Saat sampai di sana Shila di kejutkan dengan kedatangan kekasih nya dia melihat Dito dan Nico yang sedang duduk manis di sofa ruang tamu, mereka semua pun berjalan mendekati Dito dan Nico lalu duduk bersebelahan dengan kekasih mereka masing-masing berbeda dengan Aleta yang memutuskan untuk duduk di sofa singel.


“nih martabak pesanan kamu” ucap Nico sambil menyodorkan pelastik bening yang berisikan tiga kotak martabak manis


“oke makasih” Nico hanya senyum menanggapi ucapan Alana


“ko kamu ada di sini?” Tanya Shila pada Dito


“mau ketemu kamu” Jawab Dito dengan wajah yang datar


Aleta mengabaikan keempat sejoli di depan nya dia memutuskan untuk menaikkan ponsel nya Aleta menyatukan alisnya ketika melihat ada pesan masuk dari Galen di membuka pesan itu lalu membaca nya.


                                  Galen


                                 Online


Dimn?


^^^                                                                                     Anda^^^


^^^  Rumah Alana^^^


Sama siapa aj?


^^^                                                                                     Anda^^^


^^^                                       Dito, Nico, Alana,Shila^^^


Ok


Aleta hanya membaca pesan itu lalu setelah nya dia beralih ke aplikasi lain, Shila yang sadar dengan keberadaan nya Aleta pun langsung menendang kaki Alana yang duduk di depan nya dia memberi Alana isyarat lewat mata nya yang menunjuk kearah Aleta, Aleta masih tetap fokus dengan ponselnya walau dia sadar jika sedari tadi Shila dan Alana melihati dia.


“em lo pada pasti belum pada makan kan” ucap Alana yang membuat Aleta mengalihkan pandangannya nya dari benda pipih di tangan nya


“iya nih gua balik sekolah kan langsung kesini gimana kalo kita masak” usul Shila yang di setujui mereka semua,


“ayo tapi yang cewek nya aja yang masak yang cowok tunggu di sini” Nico dan Dito hanya mengangguk patuh, Aleta, Alana dan Shila pergi mengarah ke dapur


Saat sampai di dapur mereka bertiga di buat bingung karena tidak tau mau masak apa, Aleta sendiri pun juga bingung mau masak apa hingga mata nya tak sengaja melihat spaghetti dan keju.


________________________________________________________


Hai ges jejak nya ya dan bantu share ke teman-teman kalian juga


Spam next buat episode selanjutnya

__ADS_1


Babay sampai ketemu di Minggu depan dan buat kalian yang mau aku update dobel komen ya karena aku bakalan update dobel kalo banyak yang komen, dan update nya kalo nga Harini Minggu depan.


__ADS_2