Mystery And Trouble

Mystery And Trouble
EPISODE 1.Pita pink


__ADS_3

Aleta Anastasya Magenta (Aleta) gadis indigo berdarah Indonesia Belanda yang memiliki kemampuan berbeda dari teman-teman yang lain Aleta adalah gadis yang dingin dan juga anti bersosialisasi dengan lingkungan sekitar di karenakan Aleta selalu di anggap aneh oleh orang sekitar, Aleta hanya memiliki teman sedikit di Belanda dan Aleta kini tengah berjalan menuju rumah sakit karena dia mendapat kabar bahwa mama nya yang sedang koma di rumah sakit sehingga membuat Aleta harus terbang dari Belanda menuju Indonesia,


Saat sampai di rumah sakit Aleta di sambut oleh berbagai sosok tak kasat mata yang berlalu lalang di depan nya sosok-sosok itu memiliki wajah yang beragam macam ada yang memiliki wajah cantik dan bersih ada juga yang memiliki wajah menyeramkan, Aleta menghiraukan sosok-sosok itu dan terus berjalan menuju ruangan mamah nya.


Rumah sakit adalah tempat yang Aleta benci karena banyak roh penasaran yang bergentayangan di tempat itu,saat sampai di depan ruangan mamah nya Aleta bisa melihat bahwa papah dan Abang nya yang duduk di kursi tunggu dengan memasang wajah cemas, Aleta pun berjalan mendekati mereka


“Pah bang”panggil Aleta dengan menepuk bahu laki-laki paruh baya yang masih gagah di depan nya


“Eh Aleta kamu udah sampai”Aleta hanya menganggukkan kepalanya guna memberikan Jawa iya


“Mamah gimana pah”Alberto hanya bisa diam ketika mendengar pertanyaan dari sang putri


Alberto Goncalves Magenta Ayah dari Allano Anderson Magenta dan juga Aleta Anastasya Magenta Karena tak mendapat jawaban dari sang ayah Aleta pun beralih ke pada sang kaka, namun sebelum melontarkan pertanyaan pada sang kaka Allano pun langsung membuka suara nya


“Kita semua juga belum tau dek keadaan mamah”Aleta mendengus pasrah lalu ikut duduk di sebelah Allano setelah lama menunggu akhirnya dokter pun keluar dari ruangan rawat mamah nya


“Gimana keadaan istri saya dok”Alberto berdiri di depan dokter paruh baya itu dengan wajah yang menyimpan sejuta harapan


“Maaf kondisi ibu Vena belum ada kemajuan”ucap dokter yang berdiri di depan Alberto, Vena Melinda Magenta Istri dari Alberto dan juga ibu Allano serta Aleta mereka semua yang mendengar itu hanya diam tanpa bergeming,


Setelah dokter itu pergi meninggalkan mereka Alberto, Allano dan Aleta pun masuk kedalam ruangan Vena Saat mereka sampai di ruangan berbau obat itu mata mereka langsung di sambut oleh wanita paruh baya yang tengah berbaring di atas brangakar rumah sakit Aleta mengepalkan tangannya ketika melihat sosok menyeramkan di sebelah mamah nya wajah yang hancur dan setengah membusuk serta dua mata yang bolong,


Dan di penuhi oleh belatung Aleta mendekati brangakar mamah nya dan berpura-pura tidak melihat sosok di sebelah mamah nya walau dia tau kalo sosok itu mengetahui bahwa Aleta sudah melihat dirinya Aleta berdiri di sebelah pria paruh baya yang tengah duduk di bangku sebelah berangkar ,Allano menatap wajah papah nya dengan sendu.


                                  ~•••~


Setelah hampir dua jam di rumah sakit Alberto pun menyuruh Anak-anak nya pulang karena tau ke adaan Aleta yang lelah mengingat Aleta cukup lama duduk di pesawat, Aleta pulang di antara oleh Allano mengunakan mobil pribadi Allano.Saat sampai di rumah Aleta langsung berjalan menuju kamar nya yang sudah lama tidak dia tempati dan meninggalkan Allano sendirian di ruang tamu.


“Hai ka leta”Aleta mendengar nama nya di panggil pun langsung mengedarkan pandangannya untuk mencari sumber suara yang memanggil nya

__ADS_1


Ketemu Aleta tau siapa yang memanggil nya Freya Abigail Remix gadis kecil berambut pirang yang mengunakan dress ungu berdiri di sebelah kasur nya tanpa menampakan kedua kaki nya di lantai, Freya adalah teman Aleta dari kecil Freya meninggal karena di bunuh oleh ibu tiri nya Freya datang ke Aleta karena sebuah misi yang harus ia selesaikan yaitu mencari di mana tubuh nya di kubur.


Karena setelah dia di tusuk oleh ibu nya dia sudah tidak melihat cahaya lagi dan yang dia lihat hanya lah gelap sehingga Freya menemukan cahaya yang membawa nya pergi ke sebuah pohon besar dan lebat di situ lah Freya bertemu dengan Aleta kecil di saat Aleta sedang bermain sepeda dengan papah nya ,dulu Aleta yang memanggil Freya Kaka karena Freya lebih tua di banding dia namun sekarang Freya yang memanggil Aleta Kaka karena Freya lebih kecil dari pada Aleta walau tahun kelahiran Frey dan Aleta lebih tua Freya.


“Hmm”Jawab Aleta singkat Freya pun berjalan mendekati Aleta


“Ka Pasti momiy masih belum bangun ya”Aleta menengok ke arah Freya singkat lalu kembali meluruskan pandangan nya ke depan


“Iya mamah belum sadar”Aleta merebahkan tubuhnya di atas kasur Quinn size nya


“Ka leta kita pindah ke Amerika lagi atau di sini?”Tanya sosok hantu gadis kecil di sebelah Aleta


“Kaya nya kita di sini dulu deh fre, sampe mamah sadar kita baru pulang ke Belanda”Jawab leta dan di balas anggukan oleh Freya


Jam menunjukkan pukul 18.30 Aleta turun untuk sekedar makan malam, Aleta dapat melihat Abang dan papah nya yang sudah duduk di meja makan sambil menyantap makanan malam mereka, Alberto yang menyadari kedatangan putri satu-satunya pun beralih menatap Aleta dan menyuru nya bergabung makan malam bersama mereka


“Aleta kamu mau tinggal di sini atau mau pulang lagi ke Belanda”Aleta mendongak lalu menatap mata biru milik papah nya


“Aleta mau tinggal di sini dulu Pah sampe mamah sadar”


“oke kalo gitu papah urus surat pindah kamu biar kamu besok bisa langsung sekolah”


“iya pah” Setelah menyelesaikan makan malam nya mereka semua langsung pergi berjalan menuju ke ruang TV


Walau terasa hampa karena kurang nya satu anggota keluarga yang biasa nya selalu hadir dalam momen-momen langka seperti ini mereka bertiga memilih untuk menonton film Action karena ini adalah kegiatan yang tak pernah terlewatkan jika semua Anggota keluarga Magenta sedang berkumpul, Allano melihat jam yang tertera di dinding atas TV jam menunjukkan pukul 8 malam Dan dia teringat bahwa dian memiliki janjian bersama teman-teman nya.


“pah Allano pergi ngumpul bareng temen-temen dulu ya pah” Alberto mengangguk singkat Allano pergi ke kamar nya lalu turun sambil menenteng jaket berlogo singa hitam dengan mata yang tajam


                                ~•••~

__ADS_1


Kini tersisa Aleta di ruang TV sedangkan Alberto berada di ruang kerja nya ketika mendapat panggilan dari sekertaris kepercayaan Alberto, Freya dimana keberadaan gadis itu Freya masih di kamar Aleta karena dia sedang main dengan teman-teman nya yang lain ya Aleta memiliki banyak teman gaib dan mereka tinggal di dalam boneka berbentuk bayi lucu dengan menggunakan baju-baju yang lucu.


Sehingga membuat mereka tidak terlihat menyeramkan dan melainkan membuat mereka tampak terlihat lebih lucu mereka semua di letakkan oleh Aleta di sebuah ruangan kusus yang berbeda di dalam kamar Aleta, Ketika Aleta sedang asik menonton tiba-tiba ada seorang gadis cantik mengunakan Dress hijau tosca lewat di depan nya sambil menunduk.


Aleta yang penasaran dengan gadis itu pun memilih mengikuti gadis ber Dress hijau tosca tadi Aleta masih membuntuti gadis itu di belakang dan Aleta juga bisa melihat bahwa punggung gadis di depannya yang bolong, Aleta terus mengikuti gadis itu hingga sampai lah dia di kamar Allano, Aleta masih bertanya-tanya kenapa hantu wanita itu membawa nya kesini dan siapa dia Aleta tak mengenal sosok itu hingga mata nya tertuju pada sebuah laci yang terbuka.


Aleta pun berjalan mendekati laci tersebut yang letaknya di sebelah kasur king size milik Allano dia melihat kedalam laci yang terbuka itu lalu mengambil pita pink dari dalam laci itu,


“Ini punya siapa ya nga mungkin kan ka lano make pita” monolog Aleta hingga dia menyadari bahwa keberadaan sosok gadis itu sudah tidak ada di dalam kamar Allano


“dan kenapa cewek tadi bawa gua ke kamar nya ka lano Atau mungkin pita ini ada sangkut pautnya sama cewek yang tadi” Aleta masih terjebak dalam ke gundahnya


“Aleta” Aleta di kejutkan oleh suara Alberto dia pun buru-buru menyimpan pita itu kedalam saku celana belakang nya


“Eh papah” jawab Aleta sambil memasang senyum di wajahnya hingga menampilkan deretan gigi putih nya


“kamu ngapain di kamar nya Allano” Alberto pun berjalan mendekati Aleta


“oh ini Aleta kangen banget sama kamar nya ka lano kan udah lama Aleta nga kesini gitu pah”


“oh gitu yaudah papah ke rumah sakit dulu mau nemenin mamah kamu jangan tidur terlalu malem ya sayang”


“Iya pah” Alberto pun beranjak pergi dari kamar Allano dan setelah kepergian sang papah Aleta buru-buru menutup laci itu lalu pergi berjalan menuju kamar nya.


______________________________________________


Hai ges gimana nih seru nga yuk tinggalin jejak nya biar kalian semua bisa lanjut berpetualang di mystery and trouble


Dan untuk bisa tau trailer Episode selanjutnya kalian bisa cek di IG nya @MGA_Adinda

__ADS_1


__ADS_2