Mystery And Trouble

Mystery And Trouble
EPISODE 19.Senin


__ADS_3

Senin adalah hari pertama para siswa dan siswi di dunia untuk kembali menuntut ilmu, sama seperti SMA Taruna pelita yang sudah kembali beroperasi lagi setelah menjalani libur selama satu hari.


Lapangan tampak di penuhi oleh murid-murid SMA Taruna pelita yang tengah melakukan kegiatan upacara bendera,mereka semua sudah berbaris rapih di lapangan begitu juga dengan Galen dkk yang berbaris di barisan khusus untuk siswa maupun siswi tidak teladan.


Tidak menggunakan atribut lengkap serta baju yang urak-urakan itu lah penampilan dari inti VEXO bahkan guru pembimbing konseling saja sudah di buat bosan oleh mereka semua,


"Len gua denger-denger lo pacaran sama Siska dkl" tanya Ata pada Galen yang sedang berdiri di sebelah nya


"Nga, tau dari mana lo?" Galen balik bertanya dengan nada yang sedikit tidak suka


"Anak-anak rame ngomongin lo di koridor tadi" timpal Gerald yang di angguki ole Ata dan Nico


"Inti nya gua nga pacaran sama dia" ucap galen dengan penuh penekanan


"Gua rasa si Siska deh yang bikin rumor kalo dia jadian sama Galen secara kan dia suka sama galen" tutur Nico


"Ada benernya si sama apa yang Nico bilang tumben pinter lo nic" Nico yang mendapat pujian dari Ata langsung menepuk dada nya bangga


"Yoi siapa dulu Nico gitu loh" Ata memutar bola mata nya malas


"Dih najis pd bat lo kaya bu Ranti yang baru di bilang cantik langsung gatel kaya--" Ata memutuskan kalimat nya ketika merasa ada tangan seseorang yang menarik telinga nya


"Kalian ya udah nga lengkap gibahin orang lagi ko nga di lanjut ngomong nya tadi bawa-bawa nama bu Ranti,sekarang pas ibu dateng kalian jadi malah pada diam" bentak bu Ranti yang membuat Nico dan Ata menciut,


"Lanjutin Ata tadi kamu mau ngomong apa ko malah diam ibu udah di sini loh pengen denger kalimat manis dari kamu" Gerald menahan tawa nya mati-matian ketika melihat wajah pucat Ata


"Maksud saya gini bu, bu Ranti kalo di puji cantik pasti langsung bilang makasih gitu bu maksud saya" bu Ranti semakin mengencangkan jeweran nya di telinga Ata dan Nico


"Udah ngatain orang pake boong lagi selesai upacara kalian semua lari kelilingin lapangan sebanyak lima belas kali dan bersihin toilet cowok yang ada di lantai tiga" Gerald melongo ketika mendengar hukuman dari bu Ranti guru kiler yang paling di takuti di sekolah,


"Lah bu ko kita juga ikut di hukum kita kan diem" protes Gerald karena tidak terima di hukum oleh bu Ranti


"Kamu juga ikut ngobrol emang nya ibu tidak memantau kalian, nga ada protes lagi selesai upacara kalian semua harus menjalani hukuman nya dengan benar" bu Ranti pun melenggang pergi dari hadapan Galen dkk.


"Nasip-nasip miris bat hidup gua" Gerald mengelus dada nya sabar


"Gara-gara lo berdua anjing" geram dito sambil menunjuk wajah Ata dan Nico yang cengar-cengir dengan wajah tak berdosa,


Upacara bendera telah usai kini waktu nya untuk para inti VEXO menjalankan hukumnya,mereka semua berlari mengelilingi lapangan di temani oleh matahari yang cukup terik.


Galen menepi sebentar di pinggir lapangan dan duduk menyaksikan teman-teman nya yang masih setia menjalani hukuman mereka.


"Semangat" teriak Galen dari tepi lapangan,


"Woi lo belum selesai juga lari nya curang sekali ya anda" ketus Nico dari arah lapangan Galen hanya menanggapi dengan kekehan kecil


Dia fokus kearah teman-teman nya yang masih berlari di lapangan  hingga datang satu orang perempuan dengan pakaian yang ketat berdiri di depan nya sambil menyodorkan sebotol teh pucuk kearah Galen.


"Buat kamu pasti kamu capek banget kan abis lari" Galen menatap wanita di depan nya dengan malas


"Gua nga haus" ketus Galen dengan wajah yang datar


"Tapi kamu keliatan capek banget ka nih minum numpung masih dingin" ucap gadis di depan Galen,membuat  Galen yang tidak suka di paksa langsung berdiri dari posisi duduk nya dan menatap Siska tidak suka,


"Gua nga mau ya nga mau dan lo jangan ngaku-ngaku kalo lo itu cewek gua" bentak Galen yang membuat Siska merinding ketakutan


"Tapi kan niat aku baik ka pengen kasih kaka minum dan lagi pula aku cinta banget sama kakak" Galen mencengkeram dagu gadis di depan nya dengan erat membuat kuku Galen menancap di pipi mulus milik Siska

__ADS_1


"Tapi gua nga suka sama lo dan satu lagi bunga yang hari sabtu gua kasih ke lo itu bukan buat lo, harus nya lo anterin bunga itu ke Aleta bukan malah bikin rumor nga jelas bangsat" sentak Galen panjang yang membuat Nico melongo ketika mendengar kalimat panjang dari Galen.


"Maaf ka" Galen melepaskan cengkeraman nya dan mendorong Siska hingga tersungkur ke Aspal


"Pergi lo" Siska pun pergi dengan membawa rasa kecewa dan Airmata nya


"Gila panjang bat tadi lo ngomong bos keren si gua suka" Galen menatap Nico dengan mata yang berapi-api membuat Nico menciut karena tatapan maut dari Galen,


"Ampun bos hehehe" Nico pun langsung berlari menjauhi Galen karena merasa terancam dengan tatapan mau milik Galen


°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°


Aleta dan Alano tengah di sibukan dengan kasus ilang nya seorang perempuan cantik yang di kira sebagai pembunuh dari kasus kematian sahabat nya sendiri.Alano baru saja sampai di Amsterdam pukul 21.43 wib yang berarti pukul 15.43 di Belanda.


Dan sekarang jam menujukan pukul 08.46 sedangkan jika di lihat dari jam Indonesia waktu menunjukkan pukul  14.46 saking fokusnya dengan laptop yang berada di depan membuat Aleta tidak menyadari jika sedari tadi handphone nya sudah berdering.


Alano yang merasa terganggu karena bunyi getaran dari handphone milik Aleta memutuskan untuk mengambil handphone itu lalu menaruh nya tepat di depan Aleta,


"Angkat dulu berisik" Aleta pun mengangguk lalu mengambil handphone nya dan menekan tombol hijau yang ada di layar itu.


"Halo kenapa shil" tanya Aleta to thepoin


"Ya ampun leta lo kemana aja terus tadi ko lo nga sekolah kita panik tau nga" teriak Alana heboh membuat Aleta mengelus telinga nya karena suara cempreng Alana


"Gua ada urusan di Belanda"


"Sorry let suara Alana pasti bikin lo sakit kuping kan maaf ya" ucap Shila penuh penyesalan


"Nyantai"


"Ada acara keluarga shil"


"Oh kalo gitu jaga kesehatan ya di sana" Aleta tersenyum senang karena memiliki teman yang sangat perhatian seperti Alana dan Shila walau mereka baru kenal,


"Iya thanks shil udah care sama gua"


"Eh let jan lupa bawa oleh-oleh ya" Shila mendengus sebal di seberang sana karena Alana yang langsung menyerobot perbincangan nya dengan Aleta


"Iya santai"


"Yaudah gua tutup ya shil lan soal nya masih ada urusan yang harus gua selesain" sambung Aleta


"Iya let" sambungan pun terputus secara sepihak Aleta baru saja ingin meletakkan ponselnya kembali keatas meja namun sebuah notifikasi masuk kedalam handphone nya membuat Aleta mengurungkan niat nya untuk menaruh benda itu di atas meja.


Aleta menekan tombol notifikasi itu lalu terbuka lah sebuah rom chat yang menampilkan beberapa pesan masuk dari nomor orang yang sangat Aleta kenal.


...Galen ...


...Online...


Let lo dimana


gw ada di rumah lo


^^^Anda^^^


^^^Gw di Belanda lo pulang aja^^^

__ADS_1


Sejak kapan


^^^Anda ^^^


^^^Udah dari kemarin ^^^


^^^Sorry baru kasih tau sekarang ^^^


Ok nga papa gw cuman mau ngasih hadiah dari nyokap


sebagai ungkapan terimakasih karena lo udah nemenin dia beli kado kemarin


kalo gitu gw titip ke pembantu lo aja ya


^^^Anda ^^^


^^^Iya thanks dan Sorry gw jadi ngerepotin lo^^^


Santai


^^^Anda^^^


^^^Btw congras ya yang udah punya pacar sekarang ^^^


Pacar?


^^^Anda ^^^


^^^Iya lo pacaran kan sama adek kelas yang namanya Siska ^^^


Nga


^^^Anda ^^^


^^^Tapi kata Alana sama shil kalian pacaran ^^^


Mereka salah phm


^^^Anda^^^


^^^Oh kirain ^^^


^^^Anda ^^^


^^^Yaudah kalo gitu gw tutup dulu ya gw masih ada urusan^^^


Ya


Aleta pun meletakkan ponselnya kembali di atas meja sebenernya dia ingin sekali menanyakan perihal bunga yang di pegang oleh sisika waktu hari sabtu yang lalu,namu Aleta cukup sadar diri kalau dia bukan lah siapa-siapa nya Galen dan Aleta memilih untuk tidak menanyakan hal itu.


Aleta memutuskan untuk kembali fokus pada layar laptopnya dan mengubur dalam-dalam pertanyaan-pertanyaan yang ada di dalam fikiran nya karena Aleta yakin nanti dia akan tau jawabannya dengan sendiri.


_________________________________________


Hai semua maaf banget ya aku jarang up aku lagi misquen banget jadi nya nga bisa up dan aku juga lagi males nulis karena semangat aku tiba-tiba ilang jadi maaf banget ya dan buat kalian yang mau aku up terus tinggalin komen dan jejak ya biar aku semangat nulis.


Babay spam next buat episode selanjutnya 🐨

__ADS_1


__ADS_2