
Setelah lama berkendara Aleta sampai di RS .MGA rumah sakit milik keluarga Magenta , Aleta pergi menuju ruangan mamah nya di rawat Saat berjalan di koridor rumah sakit Aleta tak sengaja menabrak punggung tegap seorang laki-laki, Aleta terhayung kebelakang hampir jatuh jika tidak ada sebuah tangan kekar yang menahan nya.
Dia mendongakkan kepalanya dan melihat laki-laki berparas tampan yang sedang menahan tubuhnya Aleta yang menyadari posisi mereka pun langsung berdiri dengan tegak lalu melepaskan tangan laki-laki itu dari pinggang nya,
“Thank you” tutur Aleta kepada laki-laki di depan nya
“sama-sama lain kali hati-hati” Balas laki-laki itu lalu pergi meninggalkan Aleta namun langkah nya kembali terhenti ketika mendengar teriakkan Aleta dari belakang
“Tunggu!” Aleta berlari kecil mendekati laki-laki itu
“kenapa” Aleta menyodorkan tangannya
“gua Aleta Lo siapa tadi kan pas di sekolah kita belum kenalan” Tanya Aleta
“gua Galen” Aleta berjalan mengikuti Galen yang sedari tadi hanya diam
“emm btw lo kesini ngapain” Galen menengok kearah Aleta
“gua nganterin nyokap berobat” Aleta meng angguk-angguk kan kepala nya
setelah sampai di depan ruangan rawat Vena Aleta langsung berpamitan pada Galen lalu melenggang masuk kedalam ruangan Vena Sedangkan Galen menerus kan langkah kaki nya menunju parkiran dimana dia sudah di tunggu oleh mamah nya, Aleta membuka pintu ruang rawat Vena ketika dia sedang mencari keberadaan Alberto mata nya tak sengaja bertubrukan dengan mata sosok hantu yang berada di sebelah berangkar milik Vena.
Aleta memutuskan pandangannya lalu masuk dan duduk di sebelah berangkar yang di tiduri oleh Vena namun sosok hantu perempuan itu malah berjalan mendekati Aleta, dan membuat bulu kuduk Aleta berdiri sekarang dia tengah sendiri papah nya yang belum dateng dan juga keberadaan Freya yang entah berada dimana, Aleta masih diam ditempat keringat sudah memberikan sekujur tubuhnya.
Sehingga membuat seragam yang dia kenakan sudah basah karena keringat yang terus mengalir, Aleta merasakan pundak nya yang di cengkraman dan membuat dia meringis kecil karena sakit yang dia rasakan di pundak nya darah segar mulai keluar dari pundak Aleta dan menembus seragam yang di kenakan oleh Aleta.
Aleta berlari menuju pintu keluar namun badan nya terdorong hingga membentur tembok yang berada tepat di belakang Aleta, bukan hanya sampai di situ saja sosok menyeramkan itu mencekik Aleta lalu mengangkat dia hingga membuat nya melayang keatas Aleta berusaha memberontak tapi nihil semakin dia memberontak semakin kencang juga cekikikan di leher nya.
“lo siapa dan mau lo apa?” sosok itu tersenyum lebar dan membuat darah perlahan keluar dari mulutnya
“Aku mau kamu mati” ucap sosok itu dengan tawa yang menggema didalam ruang rawat Vena
__ADS_1
“tapi sayang nya di sini lo yang harus mati” Hantu itu mencekik Aleta semakin kencang sehingga membuat Aleta sulit bernafas sosok hantu menyeramkan di depan Aleta semakin marah ketika mendengar kalimat yang Aleta lontarkan barusan
“Kamu yang harus mati dan menyusul ibumu” bisik hantu wanita tersebut Aleta berusaha menghirup oksigen dengan susah payah dan ketika sosok wanita di depan nya ingin menusuk pipi Aleta tiba-tiba tubuh sosok itu terdorong jauh kebelakang,
Aleta jatuh terduduk di lantai dan berusaha mengatur nafasnya setelah merasa sudah membaik Aleta melihat kearah sosok hantu wanita yang tadi mencekik nya, Aleta melihat hantu itu sedang berperang dengan sosok hantu lainya hantu wanita bergaun hijau tosca yang selama ini selalu hadir di sekitar dia,
Setelah berhasil mengalahkan sosok hantu menyeramkan itu Wanita ber dress hijau tosca yang tadi membantu Aleta berjalan mendekati Aleta yang masih terduduk di lantai.
“mau sampe kapan lo duduk di situ?”ucap hantu ber dress hijau tosca di depan Aleta
“makasih udah nolongin gua” Aleta berdiri sambil menepuk-nepuk rok nya
“nama gua Monica Gisella Maharaja lo bisa panggil gua Monic” Aleta mengangguk
“gua Aleta”
“eh btw gua mau nanya deh lo ada hubungan apa sama ka Allano dan Galen?” tanya Aleta pada Monic sedang kan Monic hanya tersenyum
“maksud lo?”
“dunia itu banyak misteri yang harus kita pecahin tapi terkadang banyak juga pantangan untuk kita tau semua nya mystery and trouble lo harus bisa mecahin semuanya walau banyak masalah yang harus lo lewatin” Aleta berusaha mencerna penuturan Monic
“jadi lo selama ini nge hantuin gua karena mau minta tolong” Monic hanya mengangguk lalu perlahan dia pergi menghilang
Setelah kepergian Monic pintu ruang rawat Vena di buka lalu menampilkan Alberto dan juga Allano yang berjalan beriringan mendekati Aleta yang masih berdiri di pojok ruangan, mereka berdua tak sengaja melihat luka yang berada di bahu Aleta.
“leta kamu udah dari tadi di sini?” Aleta menengok kearah Alberto dan Allano yang berdiri di sebelah nya
“eh iya pah Aleta baru ko” Allano memegang pundak Aleta yang sudah di penuhi oleh darah
“pundak lo kenapa?” Aleta yang mendapatkan pertanyaan dari Allano bungkam sesaat lalu kembali mengeluarkan suara nya
__ADS_1
“em t-t-a-d-i gua nabrak tembok iya nabrak tembok pas lagi di parkiran” Albi Aleta Allano memancingkan tatapan nya tak percaya namun sebelum dia kembali berucap Aleta langsung membuka suara
“oh ya pah aku pulang dulu ya soal nya masih banyak tugas yang aku harus selesain”
“iya kamu hati-hati ya jangan sampe berdarah lagi”
“iya pah” Aleta keluar dari ruang rawat Vena dia berjalan ke parkiran saat sampai di parkiran Aleta masuk kedalam mobil hitam yang terparkir di parkiran rumah sakit Aleta melihat luka di pundak nya sebentar lalu melajukan mobilnya nya meninggalkan area parkir.
~•••~
Aleta duduk di balkon kamar nya Sambil menatap pita pink yang dia sedang pegang Aleta menatap pita itu dengan serius hingga sebuah kejadian masalalu mulai terlihat di matanya, Aleta berdiri di pinggir jalan di mana sedang terjadi peperangan hebat antara dua geng motor besar, dapat Aleta lihat ada satu orang gadis yang berdiri di tengah mereka hingga gadis itu tertembak namun Aleta tak mampu melihat siapa yang nembak gadis itu.
Aleta merasa familiar dengan beberapa orang di sana hingga roh nya di tarik kembali kedalam tubuh nya dan membuat dia tersadar, Freya ya hantu kecil itu yang menarik roh Aleta,
“ka leta kamu harus hati-hati jika ingin pergi ke masalalu karena ada hantu yang mengincar tubuh mu aku takut jika hantu itu mengambil ahli tubuh mu dan membuat kamu ta bisa kembali” Aleta terdiam karena apa yang di katakan oleh Freya dia harus nya lebih berhati-hati dan meminta bantuan Freya atau teman-teman nya yang lain agar menjaga tubuh nya saat dia sedang pergi ke masa lalu.
Aleta berjalan menuju meja belajar nya lalu menaruh pita pink itu kedalam kotak yang berada di bawah laci meja belajar nya, sebelum beranjak pergi Aleta melihat bingkai foto yang berada di meja belajar itu dapat di lihat dua orang laki-laki dan juga dua orang perempuan yang sedang berada di taman.
Aleta pergi berjalan menuju kasur dia masih memikirkan kejadian yang barusan dia alami di mana di dalam masalalu itu terdapat wajah Galen dan inti Vexo lain nya Aleta percaya bahwa gadis yang berdiri di tengah-tengah mereka adalah monic, tapi siapa yang menembak Monic dan apa hubungan Galen dkk dengan Monic, saat Aleta masuk kedalam masa lalu Monic Aleta tak mampu mendengar percakapan mereka Aleta hanya bisa melihat kejadian-kejadian yang Monic alami tanpa mendengar percakapan mereka,
Apa mungkin Monic meminta dia untuk mencari siapa yang menembak nya waktu itu, Aleta mengacak rambut nya Frustasi dia mengingat kalimat yang Monic ucapkan saat di rumah sakit
“dunia itu banyak misteri yang harus kita pecahin tapi terkadang banyak juga pantangan untuk kita tau semua nya mystery and trouble lo harus bisa mecahin semuanya walau banyak masalah yang harus lo lewatin”
Aleta masih mencerna semua nya,apa mungkin di balik kalimat itu terdapat arti lain arti yang menyuruh dia berhati-hati dalam memecahkan misteri karena jika di situ terdapat misteri maka di situlah masalah berada,
“kamu dapet misi lagi ya” Aleta mengangguk sedang kan Freya tersenyum senang karena dia sangat suka hal ini menyelesaikan banyak teka-teki bersama Aleta
“tenang aja ka leta aku bakal bantu kamu,kita selesain bareng-bareng”
______________________________________________
__ADS_1
Hai gimana part kaliini seru tidax yuk tinggalin jejak biar kita bisa berpetualang lebih jauh lagi🎊