Nesa

Nesa
pulang ke kota A


__ADS_3

sementara Rinto dan Aisyah sedang bahagia dengan hubungan mereka Nesa dan rombongan tak kalah bahagia dengan melihat pemandangan indah di pantai. Karena pantai yanh mereka datangi adalah bagian dari vila pribadi keluarga Adi jaya maka tak ada orang lain yang mengusik kegiatan mereka. Setelah bermain sekitar dua jam mereka pulang karena letih dan perut mereka mulai keroncongan.


Setibanya di vila mereka membersihkan diri lalu makan bersama. Aisyah dan Rinto sepakat akan merahasiakan dulu hubungan mereka sebelum memberi tau Nesa lebih dahulu. Mereka sepakat memberitahu Nesa setelah pulang ke kota A.


Tak terasa mereka sudah seminggu bersenang senang di kota B. Mereka sangat menikmati kegiatan libur mereka seperti main di pantai, wisata kuliner, kepasar malam dan ke tempat wisata di sekitar sana. Dan hari ini mereka akan pulang ke kota B. tapi Adnan tidak ikut pulang katanya keluarganya akan datang dan dia harus ikut bergabung di vila itu. jadi posisi duduk tetap seperti semula. Rinto diam diam meraih tangan Sisyah dan menautkan jari mereka. Sebenarnya Nesa sudah menangkap perubahan mereka dan dia yakin mereka telah bersama tapi, dia membuarkan mereka yang memutuskan kapan akan memberi tahunya langsung. Dia tahu betul mereka pasti masih malu untuk go publik jadi dia biarkan saja dulu mereka menikmati kebahagiaan mereka berdua. Sepanjang perjalanan mereka sibuk bercanda sampai kecapean sendiri dan tertidur. Rinto segera meraih dan meletakkan kepala Aisyah di bahunya saat di lihatnya Aisyah tertidur dan diapun ikut tertidur. Melihat itu Nesa hanya tersenyum.Aksa pun melihat dari cermin di mobil.


"Kamu gak masalah tentang hubungan mereka?" tanya Aksa tiba tiba. Nesa menggelengkan kapala dan menjawab.


"Asal mama bahagia Aku gak pernah masalah kak." jawabnya refleks menggunakan aku soalnya Aksa menyebut kamu bukannya elo. Aksa tersenyum lalu mengelus rambut Nesa.


"Salut aku sama kamu yang sudah bisa berfikiran terbuka menghadapi masalah yang ada." jelasnya.


"ya udah kamu tidur aja dulu soalnya perjalanan masih jauh." lanjutnya. Dia menarik kepala nesa disandarkan di bahunya.

__ADS_1


"Begini aja dari pada nanti kepentok jendela." Nesa jadi grogidan lebih kagetnya lagi saat Aksa mendaratkan kecupan di puncak kepalanya. mukanya bersemu akibat ulah Aksa itu. Selang berapa lama Nesa tertidur karena mulai ada dengkuran halus terdengar Aksa kembali mengecup kepala Nesa.


"selamat tidur kucing kecilku semoga kau juga mendapat kebahagiaan ." batinnya tersenyum hangat melihat Nesa yang tengah tertidur.


Setelah beberapa jam akhirnya mereka sampai. Karena berangkat siang mereka sampai pada malam hari di rumah Nesa. Aksa lantas memesan makan via online untuk mereka karena waktu makan malam telah tiba. Tak akan sempat untuk memasak dan mereka terlalu lelah pula untuk itu.


Setelah selesai makan Aisyah menawarkan mereka semua untuk menginap saja karena sudah malam.


"Nginep aja ya semua soalnya sudah malam ini gak aman untuk perjalanan. ada 3 kamar mas Rinto sama Aksa bisa sekamar dan Nesa sama Ani bisa di kamar mama yang lain di kamar Nesa. Gimana?" sarannya dan semua setuju saja. Setelah makan anak cewek memberesi meja makan lalu mencuci piring setelah itu mereka berkumpul di ruang tengah ngobrol sambil ngemil. Sesekali mereka akan tertawa bersama sangking hebohnya saling goda. pada pukul 11 malam mereka akhirnya memutuskan ke kamar masing masing untuk tidur karena ngantuk dan lelah bercanda.


"wah anak mama makin jago nih masaknya udah bisa jadi calon mantu orang nih." goda Aisyah pada anaknya sehabis mencoba masakan buatan Nesa.


"Ih mama apaan sih aku masih sekolah ya masih jauh kalo soal gituan mama aja dulu gih." bantah Nesa.

__ADS_1


"uhuk uhuk uhuk" Aisyah sontak tersedak dan terbatuk mendengar kata kata Nesa. Rinto dengan segera menberi air pada calon istrinya itu. ya calon istri karena mereka berencana menikah segera setelah memberitahu perihal hubungan mereka pada Nesa. melihat itu Nesa jadi tersenyum melirik mamanya dan menaik turunkan alis menggoda mamanya.


"wah ternyata nasgor ini buatan lo Nes, salut gua lo itu udah cantik, cerdas, pinter masak lagi emang calon mantu idaman mertua ini mah." goda Ani melirik kakaknya.


"iya masakan elo enek banget gila gua ampe nambah 2 kali." tambah Mira.


"Itu lo laper ato doyan bu?" ledek Devi dan yang di ledek hanya cengengesan.


"Tapi, emang enak banget sumpah iyakan kak?" tanya Ani pada kakaknya yang sedang menatap ke arah Nesa.


"uhuk uhuk uhuk" Aksa kaget karena ketahuan lagi menatap Nesa hingga terbatuk Nesa sontak menyodorkan air padanya dan segera di terima oleh Aksa.


"kan di depan kak Aksa ada air kok mesti di kasih air punya nesa sih aneh nih orang dua" batin Devi melihat kejadian barusan.

__ADS_1


"iya enak kamu pinter masaknya." puji Aksa membuat Nesa tertunduk malu. Aisyah melihat itupun tersenyum. Dia tau betul perasaan putrinya pada Aksa dan melihat tatapan Aksa dia jadi senang setidaknya putrinya tidak bertepuk sebelah tangan. Tinggal menunggu mereka jujur akan perasaan masing masing saja. Rinto yang melihat senyum Aisyah mengalihkan pandangannya mengikuti arah mata Aisyah dia tau apa yang di lihat Aisyah.


"Ternyata Aksa yang jadi pemilik hati anak ini. Betapa beruntungnya Aksa karena memiliki hati dari orang berhati baik dan berfikiran dewasa seperti Nesa. semoga mereka cepat dapat jujur pada perasaan mereka masing masing." batin Rinto melihat Nesa dan Aksa sesekali saling lirik sekilas lalu menunduk malu membuat gemas Ani Aisyah dan Rinto yang melihat itu. sedang ketiga sahabatnya hanya sibuk makan nasi goreng buatan Nesa yang sangat enak menurut mereka tanpa tau apa yang sedang terjadi di hadapan mereka.


__ADS_2