
Di dalam butik mereka di sambut baik oleh pemilik butik. karena ternyata butik itu adalah langganan mama Aksa.
"Malam mas Aksa. Sibuk banget ya udah lama gak ke sini bareng mamanya?" sapa pemilik butik pada Aksa. Saat dia melihat Nesa dia menyapanya.
"Hai cantik. Pacarnya mas Aksa ya? cantik banget sih. Siapa namanya?" tanyanya dengan ramah sambil mengulurkan tangan. Nesa menyambut uluran tangannya.
"Nesa mbak." jawab Nesa
"Astrid and jangan mbak panggil kak Astrid aja oke?"
"Cari apa nih mas Aksa sama Nesa kesini?" tanya Astrid.
"pertama tolong kasih dia baju santai buat ganti seragamnya ini." jawab Aksa datar. Aksa terbiasa bersikap dingin sama orang yang tak terlalu akrab dengan dirinya.
"oke deh. Ayo sayang kita keruang pas baju." ajak Aatrid dan Nesa hanya mengikuti saja. setelah 15 menit di dalam mereka keluar dan Nesa sudah mengganti baju seragamnya dengan dres tanpa lengan berwarna hitam berpadu warna cream panjang di atas lutut yang membuat dia semakin terlihat seksi dan mempeaona membuat Aksa menganga melihatnya.
ini gambar ilustrasi untuk baju yang di kenakan Nesa yah.
"Gimana kak? jelek ya, kok kak Aksa gak ngomong sih?" tanya Nesa cemberut karena Aksa tidak menjawab pertanyaan darinya. Nesa hendak berbalik untuk mengganti bajunya dan pergelangan tangannya sudah di tarik oleh Aksa membuatnya terhenti dan berbalik melihat Aksa.
"cantik kok. cantik banget malahan sampe aku pangling lihat kamu sayang. Aku kira ada bidadari nyasar tadi." jawab Aksa membuat wajah Nesa memerah mendapat pujian darinya.
"Ya udah sekarang kita pilih baju buat mama ya?" tanya Aksa.
"kamu tau kan ukuran mama?" tanyanya lagi
"iya. kemarin kami sempat ukur baju seragam pesta buat kami rencananya buat acara pernikahan keponakan papa tapi gak jadi karena kejadian kemare semua keluarga papa ikut membenci kami. Aku hafal kok." jawab Nesa. Tak sengaja matanya melihat kebaya payet putih modelnya sederhana tapi cantik dan elegant dan membuat matanya berbinar melihat itu. Aksa yang tau arah mata sang kekasih lalu memanggil astrid.
__ADS_1
"Ada apa mas Aksa?"
"Aku mau yang itu tolong di sesuaikan ukuranya." sambil memberi selembar kertas berisikan ukuran badan Aisyah yang sebelumnya di tulis Nesa.
"Aku mau 2 hari lagi sudah siap oke?" tanyanya
"Beres mas 2 hari lagi saya kirim ke alamat mas." jawab Astrid
"jangan alamat ku tapi alamat ini" sambil menuliskan Alamat Neta di sebuah kertas lalu memberikan pada Astrid.
(usia Astrid memang lebih tua dari Aksa ua tapi fia terbiasa memanggil pelanggan dari usia remaja hingga dewasa singgel dengan mas dan Tuan atau bapak untuk yang sudah berkeluarga)
Setelah memilih gaun untuknya dan jas yang senada dengan gaun Nesa mereka pulang.
"kita mampir makan dulu ya yank? aku laper belum makan dari siang." tanya Aksa
"Ya ampun kak ini sudah jam makan malam dan kak Aksa belum nakan siang?" tanya Nesa kesal
Setelah itu mereka makan di rumah makan sederhana sesuai ke inginan Nesa.
2 Hari kemudian
"ting tong ting tong" suara bel berbunyi. Nesa yang baru saja pulang sekolah segera membuka pintu. Melihat kurir yang datang Nesa bertanya dia tak merasa memesan barang karena dia lupa tentang kebaya buat Aisyah.
"cari siapa ya mas?"
"sekamat siang dengan nona Nesa?" tanya sang kurir.
"iya saya sendiri?" jawab Nesa
__ADS_1
"kami dari Butik Astrid fashion and collection membawa pesanan kebaya atas nama nona Nesa." jawab kurir
"oh iya terima kasih" jawab Nesa sambil tanda tangan bukti penerimaan barang yang di sodorkan si kurir. setelah mengucapkan terimakasih kurir itu pun pergi.
"Siapa nak yang datang? Tanya Aisyah baru keluar dari dapur.
"kurir ma bawa pesenan baju aku sama kak Aksa" jawab Nesa
"oh ya udah simpan dulu. ganti baju sana baru makan bareng kita."
"iya. oh aku lupa ma. kak Aksa mau dateng sebentar lagi suruh tungguin ya kalo aku belum kelar bersih bersih?" tanya Nesa
"iya iya buruan sana" jawab Aisyah.
Tak lama setelah Nesa masuk kamar bel berbunyi lagi dan ternyata Aksa datang.
"Assalammu alaikum ma." salam dari aksa lalu mencium punggung tangan Aisyah.
"wa alaikum salam. masuk nak.!"
"iya mah Nesa ada?" tanya Aksa sembari masuk rumah mengekori Aisyah.
"Baru dateng tuh anaknya lagi bersih bersih dulu. langsung ke meja makan aja nak tungguin Nesa di sana biar sekalian makan siang bareng." Tawar Aisyah dan Aksa nurut saja.
"kalian mau keluar?" tanya Aisyah
"Tidak kok ma. Aku baru pulang dari kota s langsung kesini soalnya dari kemaren gak ketemu Nesa." jawab aksa
"Udah lama kak?" tanya Nesa saat baru masuk ruangan makan dan melihat Aksa di sana.
__ADS_1
"baru kok" jawab aksa.
"ya udah duduk kita makan bareng pasti Nak Aksa udah laper baru pulang dari luar kota dan langsung kesini."