
"Ah sudahlah lupakan, cape sekali hari ini." Luna mengeluh.
"Hm tolong kupas kan jeruk itu untuk ku." Minta Luna kepada Anna.
"Baiklah." Jawab Anna.
Lalu ia mengupas jeruk tersebut dan memberikannya kepada Luna.
"Hm manis sekali jeruk ini, ah iya Anna kapan kita pulang?." Tanya Luna kepada Anna.
"Luna kamu tidak akan pulang, kamu akan tinggal di sini selamanya." Kata-kata selamanya yang ter ucap dari mulut Anna seolah olah menghatui pikiran Luna.
Yang di fikiran Luna sekarang adalah kata-kata selamanya.
"AAAAKKKKKKKKK." Teriak Luna yang membuat Anna kaget.
"Ada apa, ada apa Luna?." Tanya Anna kebingungan.
"Jadi aku tinggal di sini sekarang?!." Tanya Luna Lagi.
"Hm iya tidak di istana ini juga, mungkin besok akan tinggal di kediaman Yang." Jawab Anna.
"Kediaman Yang?." Tanya Luna lagi.
"Hm iya kediaman Pangeran untuk malam ini kalian akan bermalam disini dulu ya." Jawab Anna.
"Anna kamu tetep sama aku kan Anna kamu tetep disini kan?." Tanya Luna kepada Anna lagi.
"Iya Luna aku tidak akan kemana mana aku akan selalu bersama mu." Jawab Anna.
"ANNA AKU SANGAT MENYAYANGI MU.. KAMU SEBAGAI JINNA DI KEHIDUPAN KU DAN JUGA SEBAGAI ANNA DISINI KAMU SANGAT BAIK SEKALI ðŸ˜." Tangis Luna pecah dan ia langsung memeluk Anna.
"Ah luna tenang saja aku akan bersamamu selalu dan aku akan melindungi mu!, sama seperti aku melindungi nona ku😔 aku akan menjaga mu sampai ia kembali 😔." Jawab Anna.
"Hmm iya, kamu juga tenang saja tidak akan ada orang berani kepada mu dan kepada ku mulai sekarang! Juga Kamu adalah sahabat ku! Dan juga saudara ku!." Kata Luna.
"Terimakasih banyak Luna." Dan Anna pun tersenyum lepas.
"Ah iya abis ini ngapain lagi? bosen sekali tidak ada Internet, WIFI, Hp, Laptop, AAAHHHH BOSANNN SEKALII!!!." Kesal Luna.
"Suttt Luna berhentilah berteriak." Kata Anna kepada Luna.
"Sungguh menyebalkan!." Grutu Luna.
"Hm Luna, apa itu, Internet? Hp?." Tanya Anna kebingungan dengan kata kata Luna.
"Ah itu, teknologi canggih di masa depan kalian mana tau itu huh menyebalkan." Jawab Luna.
Mendengar jawaban Luna, Anna hanya berkata oh yang sebenarnya Ia pun tidak mengerti apa yang di katakan Luna.
"Ah iya abis ini ngapain lagi?." Tanya Luna kembali.
"Habis ini tunggu lah disini sampai Pangeran membuka kan penutup kepala mu, dan pakai lah kembali penutup kepala itu." Kata Anna kepada Luna sambil memakai kan penutup kepala itu, tetapi Luna membukanya Kembali.
"Sudah sudau nanti saja pakai nya, terus hanya itu saja? apalagi yang akan di lakukan?." Tanya Luna lagi.
__ADS_1
"Habis itu kalian .. kalian .. kalian ..." Kata-kata Anna terbata bata ia tampak ragu melanjutkan kata-kata nya.
"Apa? Habis itu apa?." Luna sangat penasaran.
"Sehabis itu .. kalian .. kalian .. akan melakukan malam pertama." Jawab Anna sambil menunduk karena ia sangat malu dan takut mengatakan nya.
"APAA?!!!!." Teriak Anna sambil menutup badannya memakai tangan yang ia silangkan.
"Sutt Luna tenang lahh jangan teriak teriak seperti itu nanti di kira kamu sedang dalam malasah." Baru saja Anna berbicara seperti itu sudah ada seseorang yang mengetuk dari Luar sana.
"Apakah Kalian baik baik saja? apakah ada masalah?." Tanya seseorang dari luar.
"Ah tidak kami tidak ada masalah nona ku hanya kaget karena ada serangga." Jawab Anna dari dalam.
Setelah itu yang bertanya tersebut langsung pergi.
"Luna kan udah di bilangin jangan teriak-teriak kan lihatlah nanti ada yang sangka kita dalam masalah." Kata Anna kepada Luna.
"Ya emang, emang ada masalah!! ini adalah maslaah besar!!!! ah dasar! huhh menyebalkan ini semua menyebalkan." Kesal Luna.
"Luna tenang lah Luna." Anna mencoba menenagkan Luna.
"Hhh sudah lah cape sekali aku ingin tidur sekarang." Luna terus mencari alasan agar ia bisa melewatialam ini tanpa harus bermalam pengantin dengan Mo Yang.
"Aku mau tidur keluar lah Anna." Kata Luna dan Ia langsung tiduran di kamar pengantin itu.
"Tapi Luna." Kata Anna Ragu.
"Sudahlah aku cape sekali sana keluar keluar, aku bakal panggil kamu nanti kalau ada apa apa." Kata Luna kepada Anna.
"Ah sangat bosan sekali disini,ah sudahla tidur aja." Luna mencoba tidur.
"..... Ah tapi aku ga bisa tidur gimana iniiii!! Ahhh menyebalkan semuanya Menyebalkan!." Grutu Luna.
...~~...
Di sisi Lain.
"Selamat atas pernikahannya Pangeran." Jawab perdana mentri pertama dan seterusnya.
"Terimakasih semuanya." Jawab Mo Yang.
"Kaisar selamat juga kepada Anda, saya harap Pangeran segera memberikan anda keturunan yaitu seorang cucuk." Jawab perdana mentei yang paling depan dan lanjut di ikuti oleh yang lainnya.
"Hahaha iya terimakasih banyak semua nya, hari ini aku sungguh bahagai sekali, Mo Yang cepat susul lah istri mu, Ia adalah Permaisuri dan calon ibu Negara di masa depan. Perlakukan lah ia dengan baik." Kata kaisar kepada Mo Yang.
"Baik terimakasih ayah atas perhatian nya." Mo Yang membungkuk kepada Kaisar dan langsung pergi.
...~~...
"Pangeran bagaimana sekarang?." Tanya Fumo yang tiba-tiba datang.
"Tunggu nanti belum saat nya, kita tunggu saja apa maksudnya melakukan ini." Jawab Mo Yang kepada Fumo.
"Baiklah." Setelah itu Fumo membungkuk memberi salam dan ia langsung pergi.
__ADS_1
Pada saat Mo Yang akan melanjutkan jalan nya.
"Mo Yang." Panggil seseorang.
Mo Yang berhenti dan ia langsung berbalik ke arah orang yang memanggil nya tersebut.
"Ada apa?." Tanya Mo Yang dengan Dingin.
"Selamat atas pernikahannya nak, ini adalah hadiah pernikahan dari ku pribadi untuk mu😊, terima lah." Jawab Orang tersebut.
"Berikan lah kepada Fumo." Jawab Mo Yang dengan wajah datar dan dingin lagi, setelah itu Mo Yang pergi dan meninggalkan nya.
"Bagaimana ini Ratu? Sepertinya ia belum menerima anda." Jawab Pelayan yang di sebelah orang tersebut.
Orang itu hanya tersenyum dan berkata.
"Tidak apa apa aku paham, bagaimana jika nanti saja kita menemui tuan Putri langsung dan memberikannya secara langsung ia pasti suka." Jawab orang tersebut.
"Hm iya baiklah." Jawab pelayan nya.
...~~...
Di sisi Luna
"Ah bosan sekali, gimana kalau aku nyelinap keluar jalan jalan?." Kata Luna yang mencoba keluar diam diam.
"Hm oke mari kita coba." Luna langsung menuju pintu dan ia mencoba perlahan membuka pintu tersebut.
Setelah ia liat aman, Ia mengambil beberapa Jeruk dulu sebelum ia keluar, ia berencana mamakan jeruk sambil berjalan jalan. Dan ia memakai penutup kepala nya maksud nya agar Tidak ada orang yang menyadari itu adalah dia.
Setelah itu Ia kembali membuka pintu Namun.
Brukkkkk..
"Awww.. sakitt tau!." Kesal Luna.
"Mencoba kabur?." Tanya orang yang di tabrak Luna.
Luna membuka sedikit penutup kepala nya agar ia bisa melihat siapa orang yang di tabrak nya dan.
"MO YANG!!." Teriak Luna.
.......
.......
.......
.......
.......
...TO BE CONTINUED....
...LIKE NYA JANGAN LUPA YA😉👌....
__ADS_1