Nikah Paksa Pangeran!

Nikah Paksa Pangeran!
*12*


__ADS_3

Ya, Luna sama seperti anak kecil pada umumnya dulu, ia ingin sekali seperti para Princess Disney yang menikah dengan Pangeran impian nya.


Dan bukan kah sekarang keinginan Luna terwujud?.


Di saat melamun seperti itu tiba - tiba Anna datang ke dalam dan membuat kaget Luna.


"Luna." Kata Anna.


"Ha, eh kamu nganggetin aja ada apa?." Tanya Luna kepada Anna.


"Ratu ingin menemui mu." Jawab Anna.


"Ratu? ibu nya Mo Yang? bukan nya dia udah ga ada?." Tanya Luna bingung.


"Kaisar memiliki dua istri dan ia adalah selir sebelum ibu Pangeran tiada, ayo cepat Luna ia menunggu mu di luar." Kata Anna sambil memburu-buru Luna.


"Iya sabar-sabar." Kata Luna.


Dan mereka pun berjalan keluar kamar, tetapi di saat mau keluar banyak sekali pertanyaan di dalam hati nya.


"(..Jadi Mo Yang punya dua ibu?..) Tanya nya dalam hati.


"Luna memberi hormat kepada yang mulia." Kata Luna dan membungkuk tanda memberi hormat.


"Hai Luna, senang sekali bisa bertemu dengan mu." Ucap Xu Li Zhi.


" Aku juga, ah ibu sangat cantik sekali hihi." Puji Luna.


"Ah Luna kamu bisa saja, kamu lebih cantik dari pada aku hehe." Puji nya balik.


"(..Ya jelas sekali aku lebih cantik, kecantikan An Luna tiada tara hihi..)" Puji Luna sendiri dalam hati nya.


"Hehehe ibu bisa saja." Jawab Luna.


"Ah iya aku kesini ingin memberikan hadiah pernikahan untuk mu ini dia." Kata Li Zhi sambil menyuruh pelayan nya membawa beberapa kotak yang sudah mereka siap kan.


"Ah terimakasih banyak kalian tidak perlu repot-repot, kalau boleh tau apa ini?." Tanya Luna dengan gembira karena ia mencium bau bau ia akan mendapat cuan.


"Ah ini hanya ada beberapa mutiara untuk mu." Jawab nya.


"Mutiara?!." Tanya Luna kegirangan.


"Iya, dan ini minumlah dulu." Titah Li Zhi.


Karena Luna sangat senang tanpa bertanya-tanya ia langsung meminum, minuman tersebut.


"Minuman itu adalah obat herbal supaya kamu subur dan cepat hamil, kamu meminum ini di malam pengantin ini sangat pas sekali." Kata Li Zhi dengan senang.


Jelas Luna terkejut karena perkataan Li Zhi tersebut.


"Uhuk.. Uhuk..." Luna langsung batuk mendengar perkataan tersebut.

__ADS_1


"Luna apakah kamu baik-baik saja?." Tanya Li Zhi cemas kepada Luna.


"Ah maaf aku baik-baik saja aku hanya terlalu bersemangat hehe." Jawab Luna dengan senyum terpaksa.


"Aku tau itu hehe, oh iya ini herbal nya ya minumlah 1 hari 2 kali agar kamu subur dan cepat hamil 😊." Kata Li Zhi sambil memberikan sewadah herbal dan di terima langsung oleh Luna.


"Ah, terimakasih banyak." Kata Luna dengan senyum nya yang terpaksa.


"Ah baiklah aku akan pulang sekarang, Luna beristirahat lah dengan baik kamu pasti sangat lelah kan." Kata Li Zhi kepa Luna.


"Ah iya hehe terimakasih banyak sekali lagi ya." Kata Luna lagi.


"Iya sudah lah masuk sekarang, aku pergi sekarang ya." Setelah itu Li Zhi dan pelayan nya meninggal kan mereka.


"Iya hati-hati ya... Bye bye." Kata Luna.


Setelah Luna merasa mereka telah jauh.


"Anna!!! cepat ambil herbal ini dan singkirkan cepat!!." Teriak Luna kepada Anna.


"Ah kenapa?." Tanya Anna kepada Luna sambil mengambil herbal itu.


"Anna itu herbal kesuburan engga-enggak aku ga mau minum, terserah kamu mau bawa kemana itu." Kata Luna.


"Yauda kalau gitu aku taruh aja ini ya." Kata Anna.


"Ya ya terserah aja, ah iya MUTIARA KU! huhu." Kata Luna dengan senang.


"Luna sebenarnya hadiah pernikahan mu sangat banyak sekali dan lebih dari ini." Kata-kata Anna tersebut membuat Luna bingung.


"Apa maksud mu?." Tanya Luna.


"Hadiah pernikahan mu bukan hanya sebatas mutiara saja, ada juga perak, emas dan yang lainnya." Jawab Anna.


"Hahh? benarkah?!." Luna sangat terkejut sekali.


"Iya Luna." Jawab Anna.


"Bagus lah bagus.. hihi ahh senang nya hidup ku, oh iya dimana mereka sekarang?." Tanya Luna.


"Mereka sudah di bereskan akan di bawa terlebih dahulu ke kediaman Yang." Jawab Anna.


"Ah bagus bagus.. pastikan tidak ada yang kurang satu pun!." Kata Luna dengan penuh semangat.


"Iya, tenang saja Luna." Jawab Anna.


"Hahaha, Hhhh." Luna mengehela nafas.


"Sebenarnya sekarang ini perasaan hati ku campur-campur Anna, aku tidak tau harus senang atau sedih." Kata Luna yang tiba - tiba murung.


"Ada apa? kenapa?." Tanya Anna.

__ADS_1


"Hmm, di satu sisi aku senang sekali aku adalah seorang putri, aku kaya, dan punya suami yang ganteng seperti oppa-oppa walaupun aku tidak mengenalnya." Kata Luna.


"Disisi lain aku sedih, karena sekarang aku berada di dunia orang bukan dunia ku, aku jauh dengan keluarga asli ku 😔." Kata Luna.


Anna melihat raut wajah Luna yang sedih seperti itu sangat kasian kelada Luna.


"Luna disini ada aku, kamu jangan sedih dan kata mu kan keluarga mu juga sama kan seperti keluarga di dunia mu?, aku juga sangat sedih karena aku tidak bisa bertemu lagi dengan nona ku. Tapi kamu ada disini jadi aku selalu merasa aku bersama nona ku karena ada kamu." Mendengar perkataan Anna tersebut Luna sangat tersentuh sekali dan ia langsung memeluk Anna.


"Anna terimaskasih banyak karena kamu sabar menghadapi aku dan juga banyak membantu ku, terimakasih banyak anna." Kata Luna kepada Anna.


"Tenang saja aku akan selalu berada di samping mu Luna, dan aku juga akan menunggu nona ku kembali." Kata Anna.


"Ah Anna bagaimana jika nona mu tidak bisa kembali?." Tanya Luna dan melepaskan pelukan nya.


"Jika nona ku tidak kembali, berarti kamu juga tidak pulang?." Tanya Anna balik.


"Ah iya ya, benar juga yaudah kalau gitu kamu harus terus bantu aku cari cara ya biar aku bisa pulang dan nona mu bisa kembali." Kata Luna kepada Anna.


"Iya aku akan mebantu mu." Kata Anna kepada Luna.


"Janji?✌." Tanya Luna sambil mengangkat kedua jari nya.


"Janji." Jawab Anna kepada Luna.


"Angkat dua jari nya biar kayak gini ✌." Kata Luna kepada Anna.


"Hm? baiklah, Janji ✌." Anna mengikuti Luna.


"Hehe yaudah sekarang bantu aku ganti baju, ah iya dan ini jauhi ini dari ku." Kata Luna.


"Iya tenang saja." Kata Anna.


Dan setelah itu mereka pun masuk ke kamar dan Anna menutup pintunya.


Tanpa mereka sadari sedari tadi disaat Li Zhi memberikan hadiah kepada Luna, sebenarnya ada yang memperhatikan mereka dari jauh.


Tetapi mereka tidak menyedari itu.


.......


.......


.......


.......


.......


...TO BE CONTINUED...


...LIKE NYA JANGAN LUPA YA😉👌....

__ADS_1


__ADS_2