Nikah Paksa Pangeran!

Nikah Paksa Pangeran!
*18*


__ADS_3

"Nenek?." Mo Yang terkejut atas ke datangan nenek nya itu.


"(..Nenek? ini nenek nya Mo Yang?..)" Tanya Luna dalam hati.


"Aku mendengar keributan dari dalam sini ada apa." Tanya Xu Mei Li.


Ya iya adalah nenek nya Mo Yang dari ayah nya jadi dia adalah ibunda kaisar dan juga ibu suri.


"Tidak ada nek." Jawab Mo Yang.


"Kamu Tan Luna benar kan?." Tanya Ibu suri.


"Ah iya hallo nenek nama ku Luna." Ia langusng menghampiri nya sambil tersenyum.


"Wah kamu sangat cantik sekali." Puji nya.


"Ah terimakasih yang mulia." Jawab Luna.


"Panggil saja aku nenek,sekarang kamu adalah cucuk ku juga. Akhir nya aku memiliki cucu perempuan." Kata nya.


"Ah terimakasih banyak." Jawab Luna.


"Aku mendengar teriakan Mo Yang tadi ada apa?." Tanya Ibu suri.


"Nenek dia membentakku, aku mengusap bibir nya karena aku melihat tinta di bibir nya tapi ia malah membentak ku." Jawab Luna sambil memasang nuka sedih dan tertunduk.


"Tidak nenek dia menggodaku tadi." Mo Yang membela diri nya.


"Apakah salah ia melakukann seperti itu? itu adalah hal yang wajar ia adalah istri mu sekarang." Ibu suri memarahi Mo Yang.


Lihat lah kelukuan Luna, ia baru berkenalan dengan Ibu suri sudah membuat Mo Yang di marahi saja.


"Ah sudah lah nenek tidak apa-apa mungkin aia belum terbiasa tak apa." Kata Luna setelah itu tersenyum manis.


"Luna jika ia membuatasalah lapor lah pada ku ya." Kata nya.


"Baik nek tenang saja, ah iya mari duduk." Luna membantu nya untuk duduk di tempat Mo Yang dan Luna duduk tadi.


Sekarang mereka semua berdiri di hadapan ibu suri.


"Aku kesini karena kemarin aku tidak bisa hadir di upacara pernikahan kalian, jadi aku berinisiatif langsung datang kesini."


"Aku juga membawa hadia untuk pernikahan kalian." Kata ibu suri lagi.


"Ah nenek terimakasih banyak." Luna berterimakasih dan ia sangat senang mendengar itu semua.


"Luna,aku baru pertama kali bertemu dengan mu dan aku sangat senang karena kamu terlihat sangat bersemangat." Puji ibu suri lagi.


"Ah terimakasih banyak." Jawab Luna sambil tersenyum.


"Nenek apakah kamu sudah makan?." Tanya Mo Yang.


"Sudah aku sudah makan, ah iya seperti nya aku tidak akan lama aku akan kembali pulang ke kediaman ku." Kata ibu suri.


"Ah nenek cepat sekali." Kata Luna.

__ADS_1


"Tenang lah Luna kamu bisa mengunjungi ku nanti ya, akan aku ajak berjalan-jalan di sana." Kata ibu suri dan tersenyum kepada Luna.


"Ah terimakasih banyak, aku janji akan kesana nanti." Jawab Luna dengan penuh semangat.


Setelah itu ibu suri pulang di antar oleh Mo Yang dan Luna ke depan.


"Ah ternyata ibu suri sangat baik sekali, aku jadi kangen nenek ku." Kata Luna sambil melihat kereta ibu suri pergi.


"Kamu pintar sekali mengambil hati orang." Kata Mo Yang.


"Hihi, itu adalah kelebihan ku ah iya.. mana janji mu?." Tanya Luna yang menagih janji kepada Mo Yang.


"Temui aku nanti." Jawab Mo Yang sambil mengeluarkan smirk nya terus pergi.


"Kamu menipu ku lagi!." Kesal Luna.


"Luna tenang lah." Kata Anna.


"Aku rasa tinggal dengan nya ini akan membuat aku memiliki darah tinggi."


"Ah iya Anna, aku belum tau sifat nona mu sebelum aku datang, dan ceritakan lah latar belakang keluarga nya Mo Yang." Pinta Luna kepada Anna.


"Hmm.. baiklah ,bagaimana jika kita sambil jalan-jalan?." Ajak Anna.


"Baiklah." Jawab Luna.


...~~...


Anna pun menceritakan sambil berjalan-jalan di kediaman Yang.


"Dari nona mu, ceritakan lah." Kata Luna.


"Baiklah." Jawab Anna.


"Nona ku adalah anak ke dua dari keluarga Tan, jika biasa nya anak ke dua yang paling di manja dan benar-benar seperti putri itu tidak berlaku bagi nona ku."


"Tunggu sebentar, tapi perlakuan kekuar nona mu dengan perlakuan keluarga ku di dunia ku sangat sama sekali." Sela Luna.


"Benar kah?." Tanya Anna.


"Iya, tapi aku tidak pernah membiarkan mereka terlalu jauh menindasku, aku bisa kuat dan mempertahankan diriku." Jawab Anna.


"Kalian sangat berbanding terbalik sekali." Kata Anna.


"Ia selalu dapat hukuman dan marah dari nyonya dan tuan, itu semua gara-gara nona Lina yang juga memfitnah dia."


"Nona ku tidak pernah melawan ia selalu mengalah, nona ku sangat rapuh dan juga ia tidak berani melawan tidak seperti mu." Kata Anna.


"Ah kasihan sekali dia, aku merasakan apa yang dia rasakan tapi untuk tidak membalas dan menerima begitu saja. Aku yakin itu sangat berar bagi nya." Kata Luna ia merasa kasihan sekali.


"Ya begitu lah nona ku, ia sangat rapuh sekali." Kata Anna lagi dan sangat terlihat raut wajah nya sangat sedih.


"Kamu tenang saja Anna, aku ada disini untuk ku dan aku akan melindungi tubuh nona mu ini akau tidak akan membiarkan satupun orang menindas ku!." Kata Luna menyemangati Anna.


"Hm.. ya begitula aku sangat senang melihat wajah nona ku tidak menangis lagi, aku sangat senang sekali tubuh nona ku ini bisa terhindar dari hukuman, tapi Luna aku sangat merindukan nya." Kata Anna lagi sambil sedih.

__ADS_1


"Anna kamu tenang saja, wajah kami sama, badan kami sama, nama kami sama, anggap lah aku sebagai nona mu, aku akan melindungi mu sampai aku kembali ke pada zaman ku." Kata Luna yang lagi-lagi menyemangati Anna.


"Iya terimakasih Luna." Jawab Anna dan tersenyum.


"Sama-sama, ah iya tadi Mo Yang menanyakan tentang LiRui kepada ku ada apaa hubungan nya dengan ku?." Tanya Luna.


Perkataan Luna tersebut membuat Anna terkejut dan langsung menarik Luna untuk duduk di Bangku terdekat.


"Ada apa Anna ada apa?." Tanya Luna heran.


"Suttt Luna kecilkan suara mu." Kata Anna sambil hati-hati.


"Ada apa Anna?." Tanya Luna sambil berbisik.


"Nona ku dan Pangeran ke 2 adalah pasangan di masa kecil." Jawab Luna berhati-hati.


"Pasangan masa kecil?." Tanya Luna bingung.


"Sutt Luna kecilkan lagi suara mu." Kata Anna.


"Iya iya, cepat ceritakan." Tanya Luna yang sangat penasaran.


"Nona ku adalah Nona ke 2 begitu juga dengan Pangeran LiRui ia adalah Pangeran ke 2."


"Mereka ber dua memiliki hubungan di sata mereka masih ber umur 10 tahun."


"Mereka kenal karena di saat itu Nona ku menolong Pangeran ke 2 di saat ia di culik oleh pemberontak dulu." Kata Anna.


"Di selamatkan oleh Tan Luna? waww hebat sekali ia." Luna sangat kagum.


"Iya, bahkan di saat itu nona ku pun terluka tangan nya tergores karena ada penjahat itu mencoba melukai Pangeran ke 2."


"Dari situlah mereka kenal dan menjadi sangat dekat, tetapi di sisi lain nona Lina ia cemburu karena kamu sangat dekat dengan Pangeran ke 2.


"Ia sangat menyukai Pangeran ke 2 dan ia beberapa kali mengancam nona ku untuk menjauhi Pangeran ke 2."


"Di saat kemarin nona Lina mendapat dekrit Kaisar bahwa ia akan di jodohkan dengan Pangeran pertama ia sangat tidak terima."


"Apalagi ada rumor yang beredar ia tidak lurus itu, jadi ia meminta untuk nona ku yang mengganti kannya untuk menikah dengan Pangeran pertama."


"Dan disitulah nona ku memberontak dan ia rasa hidup nya sudah tidak ada guna lagi jadi ia memutuskan untuk melompat dari atap kediamaan Tan."


"Ah sudah kuduga ini sangat rumit!." Kata Luna.


.......


.......


.......


.......


.......


...TO BE CONTINUED....

__ADS_1


...LIKE NYA JANGAN LUPA YA😉👌....


__ADS_2