Nikah Paksa Pangeran!

Nikah Paksa Pangeran!
*10*


__ADS_3

"Suuutttt." Mo Yang menaruh telunjuk di bibir nya memberikan isyarat kepada Luna bahwa jangan berisik.


"Apa, apa kamu mau apa?!." Kata Luna dengan ketus.


Posisi mereka sekarang sedang berhadap hadapan dan hanya berjarak 10 CM ya sangat dekat sekali.


Mo Yang berjalan ke depan dan membuat Luna mundur kebelakang karena Mo Yang terus jalan ke arah nya.


"Apa, apa? Kamu jangan macam macam!." Ancam Luna kepada Mo Yang.


Tapi Mo Yang tidak menghiraukan nya dan terus berjalan ke arah nya.


Untung sekali saat Ini wajah Luna tertutup oleh penutup wajah kalau tidak mungkin Mo Yang sudah melihat muka Luna yang sudah memerah di balik penutup itu.


"Mo Yang kamu!!." Teriak Luna.


Dan.


"AAAAAAKKKK." teriak Luna lebih keras karena sekarang kedua nya terjatuh di atas tempat tidur dengan posisi Mo Yang berada di atas Luna.


"TOLONG TOLONG AKUU!!!." teriak Luna kembali.


"Teriakan mu itu sangat berisik sekali Tuan Putri." Kata Mo Yang kepada Luna.


Dan Mo Yang pun membuka penutup wajah Luna. sekarang mereka menatap satu sama lain sangat intens sekali.


1 detik.


2 detik.


3 detik.


5 detik.


Setelah 5 detik bertatap tatapan Luna langsung mendorong Mo Yang, tetapi kekuatan nya tidak sebesar Mo Yang jadi ia tetap tidak bisa menyingkir kan Mo Yang dari depan nya.


"Kamu! Pergi lah! Pergi pergi!!! Wuhhhh." Luna meniup wajah Mo Yang.


"Apa maksud mu Permaisuri ku." kata Mo Yang Dengan Menggoda Luna.


"Kamu!! jangan kira kamu adalah seorang pangeran dan seorang calon kaisar aku tidak berani kepada mu! pergi kamu pergi!." Kesal Luna kepada Mo Yang.


"Tenang lah Permaisuri ku, ini adalah malam pertama kita apakah kamu akan melewat kannya?." Tanya Mo Yang kepada Luna.


Perkataan Mo Yang tersebut membuat muka Luna memerah.


Ia tidak bisa berkata kata lagi, yang ia rasakan saat ini adalah malu dan ilfeel karena ini adalah pertama kali nya ia di perlakukan seperti ini oleh laki-laki.


"Apa apaan kamu! ini masih siang kamu sangat gila dasar PANGERAN CABUL!! AAAAAKKK TOLONG AKUUUU!!." Teriak Luna kembali.


"Kecilkan suara mu itu Putri itu sangat berisik!." Kata Mo Yang kepada Luna.


"TOLONG!!." Teriak Luna lagi.


Teriakan Luna tersebut ternyata terdengar keluar jadi Anna, Fumo dan beberapa Pengawal lainnya masuk ke dalam kamar karena mereka berifikir bahwa Luna sedang dalam masalah.

__ADS_1


"A-ada apa Nona." Ucap Anna yang langsung masuk dan menerobos kamar Luna.


Karena posisi Luna dan Mo Yang yang sedang sangat intens seperti itu sekarang menbuat terkejut orang yang baru masuk ke kamar tersebut dan mereka reflek menutup matanya dan berbalik.


"No-nona apakah kamu tidak apa apa?." Tanya Anna yang gugup.


"AWAS KAMU!." Luna mendorong Mo Yang dan sekarang Mo Yang melepaskan Luna.


"Kamu! ah sudahlah! heh kalian tidak perlu seperti itu! berbalik lah." Kata Luna.


Mereka semua pun membuka matanya dan berbalik ke arah Luna dan Mo Yang


Mo Yang hanya tersenyum melihat nya.


"Maaf Yang mulia kami masuk karena mendegar teriakan dari tuan Putri." Kata Fumo kepada mereka berdua dan membungkuk.


"Ya aku meminta bantuan kalian! Aku ingin pergi!." Kesal Luna.


Setelah berkata seperti itu Luna langsung berdiri, tetapi ternyata Mo Yang menahan nya jadi Luna lehilangan kesimbangan sehingga.


Chupp...


Karena Luna kehilangan keseimbangan Luna pun terjatuh ke atas badan Mo Yang,dan mereka pun jatuh kekasur.


Sekarang posisi nya Luna di atas Mo Yang di bawah dan... LUNA MENCIUM MO YANG!.


Tentu saja itu tidak sengaja karena Mo Yang menarik Luna jadi Luna kehilangan Keseimbangan.


1 detik.


2 detik.


3 detik.


5 detik.


6 detik.


7 detik.


Setelah 7 detik Bibir mereka saling bersatu akhirnya Luna sadar san ia sangat terkejut lalu ia langsung buru-buru duduk.


Begitu juga dengan Mo Yang, ia sangat terkejut karena ini adalah pengalaman pertamanya.


Jika mereka berdua juga terkejut, ada yang lebih terkejut lagi yaitu Anna, Fumo dan Pengawal lainnya mereka sangat terkejut melihat nya dan mereka pun langsung membalikkan badan mereka membelakangi Luna dan Mo Yang.


"Ka-kami sangat meminta maaf menganggu kalian, sekarang kami akan pergi tidak akan menganggu kalian, kami akan pergi." Setelah itu Anna, Fumo dan pengawal lainnya pergi meninggalkan mereka berdua.


"KALIANNN KEMBALI KESINI!!." teriak Luna.


"DANN KAMUU!! MULUT KUU!! AHHH TIDAKKK." Luna menutup mulut nya.


"(..Itu adalah First Kiss lu bagaimana aku bisa memberikannya kepada orang yang aku tidak kenal!..)" Grutu Luna di dalam hati.


"Sudahlah itu sudah terjadi."Jawab Mo Yang dengan santai padahal dalam hati nya ia juga sangat terkejut.

__ADS_1


"Kamu!!." Teriak Luna lagi.


"Apa? Kamu mengingin kannya lagi?." Tanya Mo Yang dengan santai.


"KAMU CABUL!! AAAKKK TIDAKKK!! PERGI SANA PERGI!! AKU AKAN MEMPERHITUNGKAN INI. XU MO YANG!!!! KAMU LIHAT SAJA NANTI!." Teriak Luna di depan muka Mo Yang.


"Tenang lah." Jawab Mo Yang.


"Kamu! aku sangat mem-mmhhhhh." Kata kata Luna teputus karena Mo Yang menciumnya lagi!.


Ya Mo Yang agak memaksa kali ini.


Luna Meronta-ronta memukul dada Mo Yang ia meminta unntuk lepaskan.


"Mmmmhh-Mommhh-MO YANG!." Akhirnya Luna bisa membebaskan dirinya.


"KAMU KURANG NGAJAR SEKALI! MOYANG KAMU!." Luna mengangakat tangan nya ia mencoba untuk menampar Mo Yang, tetapi Mo Yang dengan cekatan menahan tangan Luna.


Dan Mo Yang pun kembali menindih Luna di atas kasur dengan posisi tangan Luna di atas dan di tahan oleh tangan Mo Yang.


"A-apa yang kamu lakukan?." Tanya Luna gugup juga ia meresa terkejut dan takut.


"Menurut mu?." Tanya Mo Yang.


Setelah itu Mo Yang semakin mendekat, mendekat, mendekat, sampai jarak wajah mereka hanya 5 CM.


"(..Omg ganteng banget dia!..)" Kata Luna di dalam Hati.


"Kenapa? lau terpesona?." Tanya Mo Yang enteng dah ia mengeluarkan smirk nya.


"Kamu!." Teriak Luna kepada Mo Yang.


Setelah itu Mo Yang melepaskan Luna dan ia langsung bediri.


"Hari ini kamu lolos tuan Putri." Kata Mo Yang Setelah itu ia pergi keluar kamar meninggalkan Luna.


Luna langsung duduk dan ia sangat kesal sekali.


"XU MO YANG! TUNGGU PEMBALASAN KU! AKU TIDAK TAKUT KEPADA MU! DASAR PANGERAN CABUL! AKU MEMBENCI MU!." Teriak Luna marah setelah di tinggalkan oleh Mo Yang.


Mo Yang, yang berada di luar mendengarkan teriakan Luna dari dalam kamar hanya tersenyum dan mengeluarkan smirk nya setelah itu ia menjauh dari kamar tersebut.


"Aku marah, aku marah! Xu Mo Yang jangan kira kamu adalah Pangeran aku akan tunduk kepada mu!." Grutu Luna ia sangat kesal sekali.


.......


.......


.......


.......


.......


...TO BE CONTINUED....

__ADS_1


...LIKE NYA JANGAN LUPA YA😉👌....


__ADS_2