ORANG TUA DADAKAN?

ORANG TUA DADAKAN?
BAB 11


__ADS_3

"itu bayi betulan vin?" tanya Yasmin yang masih terkejut.


"ya betulan lah, orang itu masih bergerak"


Yasmin memegang kardus itu, ia melihat bayi itu dari dekat. ternyata memang bayi asli, entah naluri dari mana yasmin nekat menggendongnya dan yang terjadi selanjutnya bayi itu seperti tenang saat di gendong oleh Yasmin.


"kira-kira umur bayi ini berapa Smin?" tanya jasvin yang masih penasaran, soalnya bayi ini masih sangat kecil dan di balut dengan selimut khusus bayi.


"bayi ini berusia sekitar satu hari, buktinya warna kulitnya masih merah" jelas Yasmin.


"ko bisa ada bayi disini sih,lalu di letakan dalam kardus lagi?" tanya Yasmin.


jasvin menghela nafasnya,"ya mana gue tahu gue kan bukan bapaknya"


"terus ini gimana dong? tidak mungkin kan kita tinggal dia masih sangat kecil, kalau lapor polisi tidak mungkin juga nanti polisi ngira itu anak kita lagi sengaja kita bilang temukan bayi" ujar Yasmin.


jasvin mengangkat kedua tangannya di udara, "gue ngga mau tahu, gue bukan siapa-siapanya ni bayi. mending sekarang gue pulang sebelum ada terjadi hal aneh lagi"

__ADS_1


"Lo gila Vin!"


"gue ngga gila, Lo yang gila emang Lo mau ngurus ni bayi yang asal usulnya entah dari mana?"


terdiam cukup lama ia tidak mungkin mengurus bayi ini, untuk biaya hidupnya sendiri pas-pasan. mana mungkin Yasmin sanggup menghidupinya tadi tamba lagi apa pikir tetangga nya, mungkin mereka akan menganggap Yasmin punya anak di luar nikah.


namun yasmi tidak punya pilihan lain, "kalau Lo tidak mau urus biar gue aja Lo emang


punya hati"


juga tak tega melihat bayi mungil itu.


jasvin berlari kearah Yasmin dan bayi itu, "Oky fiks, kita urus bayi itu sama-sama, tapi begitu orang tua bayi ni ketemu gue tidak mau lagi ngurus dia dan kita selesai" ujar jasvin setelah berdebat dengan hati dan otaknya.


Yasmin tersenyum, "Makasih gue tahu Lo aslinya baik"


jasvin hanya mendengus geli, tapi ia juga ikut tersenyum. bayi yang ada di gendongan Yasmin seolah tahu mendapatkan apa yang di inginkan. bayi itu menggeliat melihat Yasmin dan jasvin yang sempat tersenyum.

__ADS_1


keduanya saling bertatapan, "jadi kita fiks jadi ORANG TUA DADAKAN?" ujar keduanya bersama lalu menganggu bersaman juga.


keduanya berjalan beriringan menujuh mobil jasvin, tidak lupa tas mereka yang di tenteng oleh jasvin.


jasvin membuka kan Yasmin pintu mobil samping kemudi, tidak mungkin kan Yasmin buka pintu mobil sendiri saat tangannya sedang menggendong bayi. setelah Yasmin masuk jasvin menutup pintu mobil, lalu ia kemudian membuka pintu mobil bagian belakang dan meletakan tas mereka di sana lalu menutupnya kembali.


jasvin segera memutari mobil dan masuk ke dalam lalu menjalankan mobilnya meninggalkan area sekolah.


terhitung dari dua puluh menit, kedua remaja yang masih mengenakan seragam sekolah itu masih saling terdiam dalam mobil.


termasuk bayi yang baru mereka temukan di taman belakang perpustakaan, siapa sih yang tega membuang bayi yang tidak berdosa ini.


"jadi gimana nih masa iya gue bawah balik"


jasvin mendengus kesal, "ya menurut Lo?masa iya gue yang bawah ke rumah apa kata mommy gue nanti"


"ya Lo mikir jugalah masa gue bawah balik ni bayi, nenek gue bakalan nanyain asal-usul ni bayi dari mana. belum lagi kata-kata tetangga gue nanti"

__ADS_1


__ADS_2