ORANG TUA DADAKAN?

ORANG TUA DADAKAN?
BAB 23


__ADS_3

dengan satu tarikan nafas jasvin sudah sah menjadikan Yasmin sebagai istrinya.jasvin mengucapkan ijab Qabul dengan suara yang lantang walaupun ini pertama kali buatnya namun ia bisa melakukan dengan sangat lancar.


kini acara pernikahan jasvin dan Yasmin telah selesai dengan dihadiri oleh keluarga, kepala sekolah,sara, Kevin, tetangga dan penghulu. pernikahan keduanya hanya di ketahui oleh yang hadir saja, karena pernikahan keduanya dirahasiakan.


kini semua sudah siap-siap untuk pulang,Yasmin segera Pamin pada neneknya. ia memeluk dan menangis, jasvin mendekati keduanya ia mencoba menenangkan Yasmin.


"nak, nenek titip Yasmin padamu" ujar nenek ranti pada jasvin.


jasvin tersenyum dan mengangguk, "jasvin janji nek"


kini mereka semua sudah meninggal rumah Yasmin, didalam mobil Yasmin hanya diam menatap keluar jendela. sedangkan jasvin sibuk menyadarkan kepalanya di jok mobil, lalu ia teringat akan hal.


"mom, dimana javin?" tanya jasvin, Yasmin yang mendengar itu langsung mengalihkan pandanganya, kearah jasvin. ia lupa kalau mereka memiliki bayi yang sudah terpisah dari mereka beberapa hari yang lalu.


"udah sampai sana" jawab papi.


"benarkah?"


"yah.."


jasvin membuang nafas kasarnya ia kembali menyandarkan kepalanya di jok mobil, Yasmin yang masih cemas dengan javin langsung bertanya pada jasvin.

__ADS_1


"Vin, javin mana?" tanya Yasmin.


"di mansion" jawab jasvin yang masih memejamkan matanya.


namun, Yasmin masih belum puas ia masih khawatir dengan bayi mungil yang sudah memenuhi kehidupan mereka, hingga Yasmin dan jasvin menikah agar bayi itu memiliki keluarga yang utuh.


mobil masuk ke sebuah area yang di pinggir jalanya hanya di penuhi dengan pepohonan tidak ada rumah di sekitar sana. mobil masuk kedalam sebuah pagar yang sangat tinggi dan kita bisa melihat jelas saat masuk sebuah bangunan yang sangat megah.



(begitulah gambaran mansion utama keluarga jasvin dari arah depan)


"itu mansion utama,kita akan tinggal disana mulai sekarang" ujar jasvin yang masih setiap memejamkan matanya.


mobil berhenti tepat di depan pintu mansion, dengan segera pengawal yang menjaga pintu segerah membuka pintu mansion.


papi david dan mom Diana masuk terlebih dahulu kedalam mansion. sedangkan jasvin dan yasmin masih diam di dalam mobil.


perlahan jasvin membuka matanya, ia melirik kearah Yasmin yang masih diam seperti patung.


"apa kau mau tinggal di sini?" tanya jasvin mulai membuka pintu mobil dan keluar.

__ADS_1


Yasmin yang mendengar itu langsung tersadar, ia juga membuka pintu mobil dan keluar mengikuti jasvin masuk kedalam mansion.


didalam mereka di sambut oleh seluruh pealya mansion, Yasmin lagi-lagi terpesona dengan keindahan di dalam mansion.



'jiwa miskinku meronta-ronta melihat ini' gumam Yasmin dalam hati.


"ayok" ajak jasvin segera menarik tangan Yasmin masuk melewati tangga, menuju kamar miliknya.


jasvin membuka pintu kamar, lagi-lagi yasmin di buat terposona dengan kamarilik jasvin yang begitu luas, kalau di lihat-lihat kamar jasvin seperti apartemen ada berbagi pintu disana.


"kau istirahat aku akan mandi dulu" jasvin berjalan masuk dan membual pintu kamar mandi.


"astaga ternyata dia sangat kaya, rumahnya aja seperti istana" gumam Yasmin.


Yasmin mulai berjalan masuk dan menyusuri kamar yang sudah pasti yang akan tinggali bersama jasvin.


Yasmin berjalan dan membuka pintu yang ternyata merupakan pintu balkon. Yasmin berjalan keluar ia bisa melihat pemandangan yang begitu menakjubkan, dari balkon ini bisa melihat pemandangan pantai walaupun dari kejauhan.


"suasana yang begitu tenang" Yasmin memejamka matanya dan menikmati hembusan angin sore yang menerpa kulitnya.

__ADS_1


__ADS_2