ORANG TUA DADAKAN?

ORANG TUA DADAKAN?
BAB 25


__ADS_3

"Bagaimana Cantika Tahu kalau gue sekolah di sini?" tanya jasvin kepada Kevin.


Kevin yang mendengar itu langsung menutup bukunya, "Yasmin"


jasvin mengerutkan dahinya, "apa hubungannya dengan yasmin?"


Kevin mulai menceritakan penyebab kedatangan Cantika ke kota ini.mengapa Yasmin menjadi penyebab Cantika datang ke kota ini Kevin menjelaskan dengan sangat detai Tampa terlewatkan satu kata pun.


"jadi Cantika sepupunya Yasmin?"


"seperti itulah menurut penyelidikan"


"bagaimana kau bisa tahu cantika bisa ada di kota ini?"


"Tepat di hari pernikahanmu ,sesat kita berpisah tepat di persimpangan jalan dan di disana lah aku melihat Cantika sedang berbicara dengan seseorang dan di saat itu juga aku mulai menyelidikinya"


"luar biasa, kita ikuti permainannya" jasvin tersenyum menyeringai. "datanglah ke mansion ku nanti"


"baiklah"


*


*


sore hari.


seperti yang di katakan oleh sara ia akan datang ke mansion jasvin bersama dengan Kevin. dan saat ini keduanya sudah masuk kedalam mansion dan sudah duduk.


sara masih melongo saat ia mendengar penjelasan Yasmin, alasan keduanya menikah dan sekarang memiliki seorang bayi yang sudah berusia sekitar 1 bulan, sara masih tidak percaya dengan semua ini.

__ADS_1


"jadi anak ini kalian temukan?" tanya sara.


"ya"


"benar-benar gila"


"apanya yang gila?" tanya Kevin yang duduk di sampin sara.


"kaga tahu"


Kevin menyentil pelan jidat sara hingga sang empunya meringis.


"sakit tahu kev" kesal sara memegangi dahinya.


"habisnya otak Lo ngeblog" ujar Kevin.


dan terjadilah pertengkaran Badu mulut antara Kevin dan sara, sedangkan Yasmin dan jasvin hanya menontonnya saja, jasvin tahu betul jika sara dan Kevin kalau bertemu pasti akan selalu terjadi pertengkaran.


"apa lihat-lihat"


"kalian bisa diam tidak" kesal Yasmin, ia kemudian memanggil mbo nan, pengasuh javin.


"mbo nan, tolong jaga javin dulu" Yasmin menyerahkan javin pada mbo nan.


"baik nona muda"


"mari kita bermain" ujar Yasmin.


"mau amin apa?" tanya jasvin.

__ADS_1


"kita main kartu saja, siapa yang kalah akan di beri ini" Yasmin memperlihatkan tempun yang sudah di masukan kedalam Baskom kecil.


"siapa takut"


mereka memulai pemainan, tim jasvin dan Kevin selalu menang dan sedangkan sara dan Yasmin Sekarang wajah mereka di penuhi tepung.


jasvin dan Kevin yang melihat itu tertawa terbahak-bahak, sangat lucu apalagi di tamba ekspresi keduanya yang begitu menggemaskan.


"kev, liat wajah mereka sangat lucu..hah" ujar jasvin, masih tertawa sembari memegangi perutnya.


"sara kau sangat lucu" ujar Kevin.


"puas kalian" kesal sara, ia kemudian menarik tangan Yasmin pergi meninggalkan jasvin dan Kevin yang masih tertawa di atas sofa.


saat Yasmin dan sara sudah menghilang di balik pintu life, jasvin dan Kevin langsung menghentikan tawa mereka keduanya langsung memasang ekspresi datar, seketi suasana menjadi dingin.


"kita ke markas" jasvin berdiri, dan berjalan keluar Meninggalkan mansion masuk kedalam mobil di ikuti oleh Kevin yang ikut masuk dalam mobil jasvin.


mobil hitam yang di Kendari oleh jasvin meninggalkan mansio utama. tidak lupa menghubungi sara dan Yasmin bahwa keduanya sedang ada urusan.


mobil melaju kearah barat, masuk kedalam hutang. didalam mobil jasvin sibuk menyetir dan memperhatikan jalan. Tampa mereka sadari ternya ada sebuah mobil putih yang mengitu mereka.


Kevin yang sedang melihat kearah luar jendela, tiba-tiba melihat mobil putih yang mengikuti dari kaca spin.


"sepertinya kita mendapatkan pengunjung" ujar Kevin.


jasvin melihat kearah spion dan menyeringai, "mari bermain"


"dengan senang hati"

__ADS_1


jasvin melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi, ia langsung berbelok kearah timur. mobil itu terus mengikuti jasvin dengan kecepatan tinggi.


"bersiaplah kita hampir sampai" ujar Kevin.


__ADS_2