ORANG TUA DADAKAN?

ORANG TUA DADAKAN?
BAB 5


__ADS_3

Jasvin terdiam cukup lama, pertanyaan Kevin seperti nada ancaman buat jasvin, ia seperti melihat sara versi laki-laki yang sedang mengintimidasinya.


"Jasvin aku tanya kamu sudah minta maaf sama dia?" Tanya Kevin dengan nada tinggi walaupun dia berada di samping jasvin. Mendengar suara Kevin dari telpon membuat semua anak-anak di seberang sana terdiam.


"Belumlah, aku belum minta maaf"ujar jasvin.


"Dasar Bodoh!"umpat Kevin.


Mungkin yang dimaksud sara adalah masalah ini. batin Kevin.


Sementara itu Yasmin sedang memikirkan hal tadi. Tentang sara dan jasvin,cukup tidak yakin sara yang tomboi menyukai laki-laki semacam jasvin. Mendengar gadis itu berbicara tentang laki-laki saja tidak perna.


"Apa mereka ada hubungan lain yah?" Tanya Yasmin pada dirinya sendiri.


"Ahh..kenapa aku harus bertemu dengan si ikan mola-mola itu lagi"

__ADS_1


Saking kesalnya pada jasvin, Yasmin tidak menyadari neneknya Ranti masuk dalam kamar dan memegang pundaknya.


"Sudah makan apa belum cucu nenek?" Tanya nenek Ranti sembari mengelus puncak rambut Yasmin.


Yasmin menahan tangan neneknya dan melihat kearah Ranti dengan wajah polosnya.


"Belum nek, aku tidak lapar"


"Kenapa belum, padahal nenek sudah masakin tumis kankung dan tempe goreng, kamu tidak suka? Atau nenek masaki yang lain?"


Yasmin tersenyum miris ia sangat tidak bersyukur, padahal ia sudah di berikan nenek yang sangat perhatian dan menyayanginya. Yasmin sendiri tidak berharap jika orang tuanya tiba-tiba datang dan menjemputnya seperti di dalam cerita-cerita. Jika hal itu benar terjadi Yasmin akan lebih memilih tigak bersama neneknya meskipun kondisinya tidak memungkinkan.


Nek Ranti sendiri tinggal bersama Yasmin di sebuah rumah sederhana peninggalan suami nek Ranti. Kakeknya Andi sudah meninggal sudah lama, sejak Yasmin berusia 5 tahun. Sedangkan orang tua Yasmin meninggalkan gadis itu tepat satu minggu setelah yasmin lahir. Dari informasi yang Yasmin temukan ibu yasmin adalah seorang model terkenal dan ayahnya seorang pengusaha pakaian.


Yasmin ditinggalkan karena keluarga ayahnya tidak suka jika ibunya melahirkan anak perempuan, menurut mereka harus ada pewaris harta kekayaan ayahnya itu.

__ADS_1


Yasmin memang sepenuhnya belum ikhlas atas perlakuan kedua orang tuanya . Namun, anak mana yang tidak mana yang tidak bisa memaafkan kedua orang tuanya? Apalagi kakeknya dulu bilang jika ibunya terpaksa menyerahkan dirinya pada Andi kakeknya.


Bohong jika Yasmin tidak iri kepada keluarga teman-temannya yang sangat harmonis, tetapi ia cukup sadar diri. Ibu dan ayahnya tidak menginginkan dirinya, jadi ia tidak perlu bersedih dan mengharap belas kasih dari keduanya.


"Tidak kok nek, apa pun yang nenek masak Yasmin pasti suka"


Yasmin langsung memeluk neneknya, ia sangat bersyukur nenek dan kakenya mau merawat dirinya. Jika neneknya seperti keluarga ayahnya, Yasmin tidak tahu apajah dirinya masih hidup atau tidak.


"Yasudah..kalau begitu kita makan"


Mereka berdua makan dalam diam.Yasmin memandang wajah nek Ranti dengan tatapan sedihnya, rasanya Yasmin ingin menangis melihat wajah tua yang sudah keriput itu. Baginya nek Ranti adalah segalanya , tidak akan tergantikan oleh siapa pun.


"Nek?" Panggil Yasmin.


"Iya sayang kenapa? Mau namba lagian?"

__ADS_1


Yasmin tersenyum kecil lalu menggeleng secara perlahan "aku sayang nenek."


Nek Ranti tersenyum sembari memegangi tangan cucunya. "Nenek juga sayang sama kamu Yasmin"


__ADS_2