ORANG TUA DADAKAN?

ORANG TUA DADAKAN?
BAB 20


__ADS_3

didalam mobil hanya ada keheningan, keduanya sibuk dengan pikiran masing-masing. sedang beby Avin sudah tertidur setelah meminum susu.


"mau makan malam di luar saja?" tanya jasvin memecahkan keheningan.


"terserah kau saja" jawab Yasmin.


jasvin melajukan mobilnya untuk melajukan mobilnya dengan sedang, ia mengedarkan pandangannya mencari tempat makan. sebelum itu jasvin berhenti di sebuah toko perlengkapan bayi. Yasmin yang melihat jasvin mengerutkan dahinya.


"kenapa ke sini?" tanya Yasmin penasaran.


"mau beli sesuatu" jasvin keluar dari mobil, ia masuk kedalam toko tersebut. Yasmin yang melihat tidak peduli apa yang di beli pria itu, ia kembali menyandarkan kepalanya di jok mobil dan Kembali tertidur.


*


*


perlahan Yasmin membuka matanya, ternyata hari sudah mulai gelap. Yasmin mengedarkan pandangannya kesamping ia tidak melihat ternyata jasvin tidak ada duduk di belakang kemudi.dengan perlahan Yasmin menurunkan kaca mobil dan melihat keluar ternyata mereka sudah berada di depan sebuah restoran.


"ayo turun" ujar jasvin tiba-tiba muncul dari samping.


"baiklah"

__ADS_1


Yasmin keluar dari mobil, saat jasvin sudah membukanya pintu mobil.


"letakan Avin di sini" ujar jasvin, yang sedang mendorong wonfuss stroller baby dengan hati Yasmin membaringkan baby Avin dengan pelan.


jasvin mendorong wonfuss stroller itu masuk kedalam restoran, Yasmin hanya mengikuti jasvin, kalau di lihat-lihat keduanya sangat serasi yang satunya tampan dan yang satunya lagi cantik.


jasvin segera memanggil pelayang saat mereka sudah duduk, ia segera memesan makan. baby Avin masih tertidur pulas.


*


*


akhirnya mereka tiba di depan apartemen, Yasmin segera menekan sandi karna jasvin sedang menentenh dua kanton plastik. saat mereka masuk ternyata apartemen terlihat gelap. Yasmin segera menekan saklar lampu.


seketika jasvin langsung membulatkan matanya saat melihat siapa yang sedang duduk di kursi tamu dan menatap kearah mereka.


"mom, dad. apa yang kalian lakukan disini?" tanya jasvin dengan gugup.


"kemarinlah" panggil mommy, wanita paru baya itu segera berdiri dan berjalan kearah jasvin dan Yasmin.


Yasmin dan jasvin hanya saling menatap satu sama lain keduanya hanya diam, tidak ada yang berani bersuara.

__ADS_1


mom Diana mendekati kereta Beby, ia kemudian menggendong Beby Alvin dan berjalan kearah sofa lalu duduk di sebelah suaminya.


"apa kalian berdua akan tetap berdiri disana" uajr papi David langsung membuat keduanya mati kutu.


jasvin dan Yasmin berjalan perlahan keduanya langsung duduk di sofa yang berhadapan langsung dengan sofa yang diduduki pasangan paru baya.


keduanya sngat gugup sepertinya mereka seperti mengahadapi ujian lisan bahasa asing.


papi David terusa menatap dua remaja yang sedang menuduk itu, berbeda dengan istrinya Diana wanita paru baya itu asik bermain dengan Beby Alvin.


"apa ada yang mau menjelaskan apa sebenarnya terjadi?" tanya papi David.


"anu itu pa.."


"itu apa?" papi David mulai mengintimidasi putranya.


"kau sudah bangun sayang" ujar mommy, saat melihat baby Alvin membuka matanya. papi David, jasvin dan Yasmin melihat kearah mommy Diana.


"apa kalian berdua mau menjelaskan sekarang" seketika jasvin dan Yasmin melihat kearah papi David.


jasvin mengembang nafas kasarnya. "sebenarnya Pi kami, berdua menemukan bayi itu di taman belakang sekolah" uajr jasvin.

__ADS_1


"ko bisa ada bayi disana?" sebenarnya papi sudah menyelidiki semuanya saat melihat jasvin tadi bersama dengan seorang gadis dengan menggendong anak bayi.


"dua Minggu yang lalu, aku sama Yasmin di hukum untuk membersikan taman sekola. saat itu kami sedang istirahat di bawah pohon dan tiba-tiba jasvin dengar suara bayi nangis" jasvin mulai menceritakan asal mula mereka menemukan baby Alvin.


__ADS_2