ORANG TUA DADAKAN?

ORANG TUA DADAKAN?
BAB 22


__ADS_3

satu minggu telah berlalu sejak kesepakatan tentang pernikahan jasvin dan yasmin. hari ini adalah hari dimana keduanya akan mengubah status mereka.


jasvin keluar dari kamarnya dengan melilitkan handuk di perutnya. ia memandangi pantulan dirinya di cermin, air terus menetes dari rambutnya yang basah.


"jasvin?" panggil mom Diana saat ia sudah berada di belakang jasvin.


"mom..." jasvin berbalik dan menatap kearah mommy nya.


"sayang bersiaplah akad nikah mu sebentar


lagi" ujar mommy, ia mengambil handuk dan memberikan pada putra untuk mengeringkan rambut jasvin.


"mom..dimana javin?" tanya jasvin, karena sejak lima hari ia tidak perna bertemu dengan javin dan yasmin.


"javin ada sama pengasuhnya di apartemen mu, nanti selesai akad nanti mom akan minta pengasuhnya untuk membawanya kemari" jelas mom Diana, jasvin hanya mengangguk.


semetara itu di sebuah ruangan yang hanya berukuran sederhana Yasmin perlahan membuka matanya, ternyata sudah ada neneknya yang duduk di sampingnya.


"nenek?" panggil Yasmin dengan suara yang baru bangun tidur.


"bangunlah nak, terus mandi" ujar nenek Ranti lembut.


Yasmin mengangguk dan dengan segera ia bangun dan masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.

__ADS_1


saat Yasmin keluar dari kamar mandi ternya sudah ada dua orang wanita, salah satu dari mereka mengatakan jika mereka yang akan membantu Yasmin untuk bersiap.


Yasmin menghelang nafasnya, ia segera mengikuti apa yang di perintahkan oleh perias tersebut.


*


*


jasvin sudah rapi dengan Stelan jas berwarna putih, semua keluarga juga sudah siap mereka semua sedang berkumpul di depan rumah. jasvin keluar mendekati kedua orang tuanya.


"wah..anak mommy tampan banget udah kaya oppa-oppa Korea" goda mom Diana.


"anak papi juga dong ma, anak papi memang tampan keturuna, benarkan son" David mengedipkan mata kearah jasvin.


"jasvin kau masih ingat dengan janjimu?" tanya papi David.


jasvin menghela nafas kasarnya,"ya Jasvin ingat, setelah menikah jasvin harus ikut papi dan mommy kembali ke mansion" ujar jasvin.


"bagus, ayo kita berangkat sekarang"


kini keluarga jasvin sudah siap berangkat kerumah Yasmin.


di kamar Yasmin telah siap dengan gaun yang sangat megah dan mewah yang dipilihkan langsung oleh mertuanya. rambut yang sudah di sanggul dan make-up yang natural karena permintaan Yasmin sendiri, namun dengan make-up yang natural memperlihatkan wajah cantik seorang di paduka dengan gaun putih yang sangat pas untuknya.

__ADS_1


"sangat cantik" puji sang perias.


"luar biasa" puji yang lainya.


Yasmin yang di puji oleh kedua perias itu hanya tersenyum.


kini keluarga jasvin telah sampai di rumah Yasmin dan disambut hangat oleh Bu Ranti dan beberapa tetangganya yang menyaksikan pernikahan Yasmin dan jasvin.


"silahkan panggil mempelai wanita" ujar sang penghulu kepada Bu Ranti.


nenek Ranti segera masuk ke kamar Yasmin lalu membawanya keluar. semua orang memandang Yasmin dengan make-up yang natural yang sangat pas di wajah cantiknya.


meski yang menghadiri pernikahan mereka hanya keluarga dan beberapa tentangga dekat saja karena pernikahan mereka di rahasiakan.


jasvin yang melihat Yasmin sangat terpesona, tenyata rivalnya itu sangat cantik walaupun hanya mengenakan make-up Natural.


Yasmin berjalan kearah penghulu dan jasvin dengan di bantu oleh nenek Ranti.


kini Yasmin sudah duduk di depan penghulu tempat di sampin jasvin.


Yasmin terkejut saat melihat kepala sekolah dan juga ada sara dan Kevin. tapi bagaimana mungkin sara bisa tahu jika ia akan menikah dengan jasvin? kalau Kevin mungkin jasvin yang memanggilnya karena iakan sahabatnya jasvin.


"bagaimana bisa kita mulai acara ijab kabul nya" ujar penghulu, jasvin hanya mengangguk tanda ia sudah siap.

__ADS_1


__ADS_2