
Pagi ini di SMA GARUDA PANCASILA di hebohkan dengan kedatangan Jasvin dan Yasmin. bagaimana tidak, Bad boy sang idola sekolah dan gadis pintar berangkat bersama dalam satu mobil.
padahal di hari-hari sebelumnya jasvin Yasmin,dan keduanya selalu bertengkar layaknya tom and Jerry. bahkan hal ini sudah menjadi hal umum.
"ah..gue benci jadi pusat perhatian" Yasmin menunduk, ia terus menatap ke bawah tidak berani mengangkat kepalanya.
jasvin yang paham akan maksud dari gadis itu,langsung menarik tangan Yasmin. dengan sigap ia membawanya Yasmin dari tatapan penasaran SMA GARUDA PANCASILA yang saat ini sedang berkerumunan di depan kelas masing-masing. lebih tepatnya tatapan siswa yang ingin menerkamnya, Yasmin seperti mangsanya.
awalnya Yasmin sempat terkejut dengan aksi jasvin, tetapi ia tidak bisa berbuat banyak selain mengikuti pria itu. ia sungguh tidak suka jika di hadapkan dengan situasi seperti ini, ia belum siap untuk terkenal.
"terimakasih, tapi lain kali Lo ngga perlu pegang tangan gue" ujar yasmin, saat mereka sudah sampai di depan kelas. yasmin tersenyum kecil kepada jasvin.
"tidak usah ge-er, gue hanya menjalankan tugas gue sebegai cowok ganteng dan terhormat" ujar jasvin dengan bangganya.
Yasmin memutar bola matas malasnya. tidak mau berlama-lama dengan jasvin yang pedenya tingkat dewa. Yasmin berbalik dan masuk keruang kelasnya meninggalkan lelaki itu yang masih berdiri layaknya orang bodoh di depan kelasnya.
saat masuk di dalam kelas, baru saja Yasmin mau duduk, tiba-tiba saja sara datang dan mengganggunya.
__ADS_1
"Hem..hem..ada yang kesekolah bersama nih" sara mulai menggoda Yasmin.
"katanya musuhan ko malah berangkat bersama sih? kayanya ada bau-bau cinta gitu"
"Lo bisa diam tidak" sentak yasmin dengan tatapan menusuk.
sara yang melihat itu langsung kaget, dengan cepat ia menutup mulutnya, dan mengangguk-angguk seperti anak kecil yang takut di marahi ibunya.
Yasmin mengeluarkan buku paketnya, baru saja ia ingin membuka halaman bukunya, sara mala bertanya hal yang tidak penting.
"tidak sengaja ketemu di jalan" jawab yasmi berbohong, ia tidak mengalihkan pandangannya dari buku agar sara tidak curiga.
"tapikan kalian berdua kan musuhan--"
"Lo tuh berisik banget sih!kerjakan ni tugas MTK. tidak usah banyak nanya" ujar Yasmin seraya menyerahkan buku catatannya.
"oh ada pr ya? Lo emang teman yang terbaik Smit" sara langsung menyalin jawaban yasmin ke bukunya.
__ADS_1
"makanya belajar jangan ngegosip mulu"sindir yasmin.
sara yang mendengar itu hanya cengengesan tidak jelas,"hee maaf..."
yasmin hanya menggeleng pelan kepalanya.ia heran dengan dirinya sendiri. bagaimana bisa ia tahan bersahabat dengan Winda apalagi di tamba dengan Anna sahabat Masa kecilnya di dekat rumah.
bersahabat dengan sara ada untungnya juga Yasmin bisa tenang karena bisa terhindar dari buaya-buaya di SMA GARUDA yang selalu ingin mendekati dirinya.
'yang mau dekatin yasmin lewati aku dulu'
selalu dan selalu kalimat itu yang sara gunakan untuk mengancam para buaya yang berniat menggoda Yasmin ketika ia sedang berjalan sendiri. sara pasti akan menyusul yasmin di belakangnya.
entah itu modus apa? banyak ajakan yang di terima yasmin mulai dari mengajak menonton, main bilyard, kerja tuga bersama dan bahkan ada yang drama pura-pura pingsan.
Yasmin sendiri tidak terusik sama sekali, hanya sara saja yang terlalu khawatir. Yasmin bisa menolak secara halus toh? kalau tidak mau ia bisa membungkamnya menggunakan bahasa planet.
"tumben si pintar berangkat bareng dengan bed boy sekolah" ujar seorang gadis masuk kedalam kelas Yasmin denga mengibas-ibas kan rambutnya.
__ADS_1