
Maria Tertusuk Tanpa sengaja Oleh Jefri. Meskipun jefri tidak bermaksud untuk melakukan itu akan tetapi Semua sudah terjadi, Pisau itu Menusuk jantung dari maria.
" je je jefrii, maa maafkan ak aku" kata kata terakhir maria pada jefri
" aaaa Aaa Mariaaa" jefri berteriak Sambil menangis
di saat itu hujan turun Mengiringi kematian maria, Suguh hal yang tak terduga sebelumnya bagi jefri.
Menangis menyesal dan kecewa hanya itu yang Di rasakan jefri saat ini
" Kenapa kenapa Semua ini bisa terjadi" ucap jefri sambil menangis histeris
Di malam itu dengan suasana yang sangat menyedihkan Hujan turun Membasahi Kota Bandung hujan yang sangat deras Seolah membersihkan Darah dan air mata maria…
" Aku harus bagaimana, ya tuhan Maafkanlah Semua dosaku dan dosanya, aaaa" Ucap jefri sambil menangis histeris
Jefri kebingungan Menghadapi masalah yang sekarang di alaminya. Dia tidak mungkin Menghubungi Ayah atau ibunya maria, Dia Merasa ketakutan karna dia yang menusuk maria meski di sisilain Semua itu kecelakaan yang tak di sengaja oleh jefri.
Dengan berat hati dan perasaan yang sangat hancur, Jefri memutuskan untuk Menguburkan Maria Di Bawah pohon sirsak itu Tanpa Persiapan apapun. Jefri Meletakan mayat Maria di sebelah pohon sirsak kemudian meninggalkannya sebentar dan mengambil Alat alat untuk menguburkan mayat maria.
jefri hanya membungkus Maria dengan kain putih Biasa, Lalu Jefri menggali Lubang Untuk pemakaman maria.
Dengan Hujan Yang Deras jefri Terus menggali lubang, karna Di bawahnya pohon sirsak, jadi Air Hujan tidak terlalu mengganggu pekerjaan Jefri dalam menggali lubang.
Lubang Sudah Selesai hujan pun sudah Agak reda dan rintik rintik, Pelan pelan Jefri Memasukan jasad Maria kedalam liang lahat, Sambil menangis jefri melihat wajah maria untuk yang terakhir kalinya.
" Maria maafkan aku maria" Ucap jefri sambil menangis
Sampai akhirnya Selesai, Jefri Menghapus Semua jejak Dari maria, Semua barang Yang menempel di maria Jefri kuburkan bersama Jasad maria.
__ADS_1
" Semoga kamu tenang di alam sana maria, Aku sangat mencintaimu" ucap jefri
Setelah semua Selesai Jefri kembali ke posnya mengganti seragam dan membersihkan badanya.
Sementara itu Ibu maria Di rumah Masih menanti kepulangan maria meski Sekarang sudah Jam Dua Pagi.
" Aduh Maria kemana yah? bikin cemas aja Telfonnya juga tidak aktif maria kamu kemana sih" tanya ibu maria Sambari Cemas
Malam Yang Gelap pun berganti pagi hari yang Cerah, karna sudah pagi Jefri bersiap untuk pulang dan Temannya jefri Agus Menggantikan pekerjaannya.
" Asslamu'alaikum halo jef Sekarang giliran ku jaga, kamu boleh pulang" ucap agus
" iyh Gus Terimakasih Aku Harus pulang dan mandi dulu" ucap jefri Dengan Wajah yang pucat.
" tu tu tunggu jefri, kamu kenapa? apa Malam tadi terjadi sesuatu padamu? ada apa ini? Seragam mu juga kenapa tidak di pakai?" ucap Agus
" jadi pas malem aku patroli sambil hujan hujanan gus, aku memastikan saja kalo komplek Aman Situasinya" ucap Jefri
" halallah Sudah ah aku mau pulang Cape dan udah lemes banget aku, Aku pulang ya Agus Asslamu'alaikum" ucap Jefri
" Waalaikumsalam hati hati jef"
" itu orang kesambet apa yah marah marah gak jelas, padahal cuman nanya " ucap agus dalam hatinya
lalu jefri pulang, di dalam kamar dia merasakan Kehampaan dan kebingungan yang Merasuki jiwa jefri saat ini hanya itu yang di rasakanya saat ini.
Flasback Dari Dimensi ingatan Maria Sudah Selesai, Yuda Dan indra Meneteskan air mata setelah mengetahui Masalah yang terjadi sebelumnya..
" jadi seperti itu, Sekarang aku mengerti Kenapa Aku Tidak boleh main Di dekat pohon sirsak itu karna Ada Manusia yang terkubur secara tidak layak di situ, aku tidak menyangka kalo Pak satpam jahat sekali" ucap indra
__ADS_1
" tidak Indra Aku kira Jika Di bilang jahat sebenarnya Tidak bisa di sebut begitu juga. Keadaannya sulit sekali, di saat orang ingin berbuat baik akan tetapi Malah perbuatan jahat yang dia dapatkan. tapi inilah kehidupan. terkadang Realita tak seindah kenyataan " ucap yuda
" Iyh seperti itu, Sekarang aku hanya ingin Maria manusia yang bersama ku merasakan ketenangan di alam Sana. karna bagaimana pun ibu dan ayah beserta keluarganya Menanti kepulangan maria. jadi Kalian tolonglah Aku, Meski aku hanya jin Qorin yang menempel pada maria, aku bisa merasakan Semua yang maria rasakan. kesenangan kesedihan aku rasakan itu" ucap jin kuntilanak
" jin Qorin" ucap indra
" jin Qorin itu adalah jin yang mengikuti manusia sejak lahir hingga mengalami ajalnya. bukan hanya mengikuti, Jin seperti ini Menirukan semua Yang kita miliki dalam tubuh kita, Bisa di bilang jin Qorin ini adalah merupakan sisi gelap dari manusia, karna dia di tugaskan Oleh sang pencipta untuk menggoda Dan menjerumuskan manusia ke hal hal yang berbau maksiat. Tapi Jin itu juga Bisa memiliki rasa empati yang tinggi pada Manusia yang bersamanya." ucap Yuda
" Sekarang aku jadi lebih mengerti ka" ucap indra
" baiklah kalo begitu kita akhir semua ini, aku akan membantu kamu untuk Menemukan makam maria dan Melaporkan Semua kejadian ini pada polisi, Aku juga akan paksa Si jefri menceritakan semua kejadianya dan Mencari Begal begal jahat itu" ucap yuda
" terimakasih manusia, sekarang aku akan pulang ke Alam ku dan menjadi lebih baik lagi dari sebelumnya" ucap jin kuntilanak
" Kuda kuda Ke Sembilan, Tongkat api Batu Lava hiyaa" ucap yuda
yuda mengeluarkan kuda kudanya untuk menghancurkan portal penghubung antara Yuda dan indra dengan alam Jin Normal, Tongkat yuda mengeluarkan Api lalu Memukulkanya ke tanah Kemudian Tanah itu retak dan mengeluarkan lava, lava itu yang Membakar dinding portal Alam jin normal…
kemudia Yuda dan indra kembali Ke Alam mereka, yuda dan indra berada Di Belakang Rumah indra.
" loh ko kenapa kita ada di sini? bukanya barusan ada di daerah Pinggir sungai" ucap Indra
" yah memang terkadang suka seperti ini, tapi tenang saja indra Kita sudah kembali pulang, Sekarang ayo kita Cari Barang bukti terlebih dahulu, setelah itu kita Cari si satpam Pengecut itu" ucap yuda
" Aku tahu ka kalo Pohonya di sebelah mana, hanya saja kalo Rumah satpam jefri aku kurang tahu" ucap indra
" oke kalo begitu kita Cari dulu Kuburanya dan mencari barang bukti sebisa yang kita dapat, lalu nanti kakak bakal sered satpam itu, biarkan soal begal begal Jahat kita serahkan pada kepolisian kota bandung" ucap yuda
" baiklah ka kalo gitu kita Berangkat" ucap indra
__ADS_1
kemudian yuda dan indra Berjalan menuju Pohon sirsak dan Mereka menduga kalo ternyata mereka menemukan letak posiisinya karna sudah yakin berada di situ. yuda dan indra Menunggu waktu yang pas untuk beraksi.
Bersambung…