Para Penunggu

Para Penunggu
Eps 61 Jenis sihir


__ADS_3

Sihir adalah suatu ilmu hitam yang menggunakan media tertentu untuk melakukanya, bukan hanya itu sihir juga sering kali di gunakan untuk menyakiti atau merugikan orang yang telah di tandai oleh pengguna sihir tersebut.


akan tetapi terdapat banyak resiko dari penggunaan ilmu sihir resiko itu tergolong dari tingkat rendah hingga yang berbahaya.


banyak sekali jenis sihir yang ada di tanah pasundan dan seluruh tanah nusantara seperti santet,buhul,guna-guna, dan lainya. dengan jenis sihir yang berbeda tentu saja semua syarat dari penggunaan sihir juga berbeda beda.


Malam itu opik dan teman temanya mencoba memberi bukti sekaligus ingin menolong seorang bos yang mereka duga terkena sihir jenis buhul.


opik menyadari akan hal itu karna dia adalah seorang murid pendekar dari padepokan, dia berusaha meyakinkan pemilik rumah makan bahwa usahanya itu ada orang yang berbuat tidak baik padanya.


setelah opik dan teman teman memiliki izin dari bos untuk menginap di tempatnya, opik berusaha memcari jalan terbaik untuk menyelesaikan masalah ini dengan bermeditasi di dalam restoran sendirian saat malam tiba.


malampun tiba....


opik meminta di sediakan karpet kecil untuk dia duduk kelapa muda, tembakau, dan kopi pait. semua itu adalah bagian dari syarat untuk membersihkan ganguan sihir yang ada di rumah makan kembang.


setelah semuanya sudah di siapkan kemudian opik duduk sila di tengah tengah rumah makan kembang, semua lampu di matikan opik hanya menyalakan satu lilin.


opik duduk sila dan merasakan energi yang ada di sekelilingya tiba tiba ada suara,suara bermunculan mengangunya.


perlahan lahan suara itu terasa semakin dekat dan semakin dekat, itu adalah suara rintihan orang yang sedang kesakitan di sertai bau bau bangkai.


opik tetap tenang dia mempraktekan semua yang telah dia pelajari di padepokan, dia pun mencoba membuka dimensi murni, opik mencoba masuk ke dalam dunia jin dengan cara bermeditasi.


dimensi murni adalah suatu jembatan yang menghubungkan dunia manusia dan jin, akan tetapi manusia hanya bisa masuk dengan sebagaian jiwa atau sebagian kesadaranya saja, sementara itu tubuhnya tetap berada di tempat semula.


opik masih berkonsentrasi untuk memasuki dimensi murni, meski bau bangkai yang semakin menyengat dan suara benda berjatuhan menganggu dirinya dia tetap kuat bertahan.


setelah beberapa saat api lilin yang opik nyalakan mati dengan sendirinya, seketika itu jiwanya dan kesadaranya berada di tempat yang berbeda meskipun tubuh atau raganya masih ada di tempat yang sama.


saat opik membuka matanya dia berada tepat di depan rumah makan kembang, saat itu dia bisa melihat sendiri tubuhnya yang sedang bermeditasi.


dia mengabaikan akan hal itu lalu mencoba mencari keanehan yang ada di rumah makan kembang. opik mengelilingi halaman depan dan belakang rumah makan kembang. dia tidak menemukan apapun .


tapi dia tidak menyerah, opik kemudian mencoba masuk kedalam rumah makan kembang, tanpa harus membuka pintu dia bisa menembus ke arah mana saja yang dia inginkan. karna jiwa dan kesaranya masih berada di dalam dimensi murni.


tiba tiba dari dapur terdengar suara rintihan seseorang yang sangat berisik, opik mencoba mendekati sumber suara itu.

__ADS_1


saat sampai di dapur dia terkejut, ternyata dugaanya selama ini benar ada tiga sosok jin pocong yang sedang meludahi panci atau wadah makanan yang sudah di masak.


" hmm sudah aku duga ini adalah penyebabnya " ucap opik dalam hatinya


magsud dari tujuan jin pocong itu meludahi adalah membuat makanan itu terasa tidak enak pleh oleh seseorang yang memakanya. tetapi untuk beberapa orang tertentu jenis sihir itu tidak akan mempan pada mereka yang membaca doa saat makan.


karna itu merupakan perbuatan yang tidak baik, opik akan berusaha mengusir ketiga jin pocong itu untuk kembali ke majikanya. tetapi dia harus bisa mengalahkanya terlebih dahulu.


kemudian opik mendekati ketiga jin pocong itu dan berkata…


" heii tidak sopan mengotori makanan orang lain seperti itu apa lagi itu untuk jualan di makan orang banyak. siapa tuan kalian cepat katakan "


" ehkkkk manusia, siapa kamu jangan mengacaukan pekerjaan kami " ujar jin pocong dengan suara yang agak keras


" yang kalian lakukan itu menjijikan dan itu adalah perbuatan sesat "


" erahkkk apa peduliku kami hanya menjalankan perintah "


" siapa yang memerintah kalian? " tanya opik


" aku hanya seorang musafir yang kebetulan lewat, baiklah kalau kalian tidak ingin memberitahukanya aku sendiri yang akan memaksa kalian " ucap opik


opik menempelkan kedua telapak tanganya sambil mengeluarkan mantra untuk mengalahkan tiga jin pocong yang ada di hadapanya.


" kademangan parang angin " ucap opik yang mengeluarkan kekuatanya


buufff…


kemudian muncul asap putih dari asap itu keluar senjata parang yang sedikit mirip dengan pedang, hanya saja parang itu bagian atasnya agak melengkung sedikit.


" kalian harus mengatakanya atau tidak kalian akan lenyap" ucap opik


" kurang ajar, dia bukan anak biasa ayo kita tunjukan keluatan kita " ujar pocong itu


kemudian ketiga pocong itu melompat dengan sangat tinggi, bahkan sampai menembus atap kemudian turun lagi dan membentuk formasi segitiga.


opik bersiap untuk menghadapi serangan dari ketiga pocong itu.

__ADS_1


" yang aku pelajari dari guru toni, meski kaki dan tangan jin pocong terikat mereka sanggup mengeluarkan kekuatan yang tak terduga meski aku belum pernah menghadapinya tapi aku harus tetap tenang " ucap opik dalam hatinya


srttt serrtt sertttt…


ketiga jin pocong itu menghubungkan kain kain mereka yang muncul dari bawah kaki mereka hingga membentuk pola segitiga yang besar, dua di bawah satu di atas mereka semua melayang.


setelah pola segitiga itu tercipta kemudia dari tengah tengah pola segitiga mucul cahaya putih yang bersinar…


siutzzzz buzzzzz…


kemudian datang angin yang sangat besar dari pola segitiga itu mengarah tepat ke arah opik.


" sial ini tidak bagus " ucap opik


dia mencoba berlari ke arah samping untuk menghindari serangan itu, tetapi ukuran dari pola segitinya cukup besar sehingga membuat opik tidak sanggup untuk menghindarinya.


opik terkena serangan itu, lalu terhempas lumayan jauh dari rumah makan kembang dia seperti kertas yang tertiup angin karna tubuhnya di dalam dimensi murni dapat menembus tembok.


opik mencoba bertahan sekuat tenaga agar bisa lepas dari serangan pola angin segitiga yang menghempaskanya.


" celaka, jika terus seperti ini jiwa ku akan terancam. energinya sama seperti aku, kuda kuda pertama, angin tornado "


siuzzzz siuzzzz


opik mengeluarkan kuda kuda pertamanya, energi yang sama seperti ketiga jin pocong itu membuat opik tidak terhaempas oleh angin lagi dan bisa menghindar untuk sementara waktu.


meski begitu sebenarnya opik tidak banyak memiliki waktu untuk bertarung, dia harus berhasil sebelum matahari terbit jika tidak jiwanya akan terjebak dan sulit untuk kembali.


" ini tidak akan mudah, jika hanya ada satu pocong saja mungkin aku bisa menyelesaikanya dalam beberapa menit saja tapi mereka ada tiga.


aku harus melepaskan tali pocongnya agar mereka tidak bisa mengeluarkan kekuatanya, itu adalah sumber ilmu yang aku pelajari dari senior yuda " ucap opik dalam hatinya


Opik bisa menahan serangan pola segitiga yang di keluarkan oleh ketiga jin pocong, tetapi apakah opik bisa mengalahkan ketiganya dan mengusir serta mencari tahu siapa yang telah mengutus ketiga jin pocong itu untuk memberi buhul buhul sihir pada rumah makan kembang?


tetap ikuti Petualangan indra dan kawan kawan di Para penunggu


Bersambung …

__ADS_1


__ADS_2