Para Penunggu

Para Penunggu
Eps 04 Teman baru yang tak terlihat


__ADS_3

"Huuhh uhkukk hahh indra apa kamu udah di rumah" panggil ka andri yang Terisak isak kecapean


lalu ibu membuka pintu…


"dari mana saja kamu andri? indra adik mu kenapa? dia seperti yang ketakutan apa terjadi sesuatu padakalian nak?" tanya ibu


andri akan menceritakan semua yang terjadi tapi andri meminta agar ibu menunggu kepulangan ayah karena ada beberpa hal penting yang harus di bicarakan.


kemudian ibu mengiyakan keinginan andri


setelah menunggu beberapa sa'at akhirnya ayah pulang.


"Asslamu'alaikum ayah pulang" ucap ayah


"Waalaiklamualaikum Iyh ayah, silahkan masuk" ucap ibu dan ka andri


ibu membuka pintu lalu menyiapkan makanan dan minuman untuk ayah, disaat itu lah andri menceritakan apa yang telah di alami adiknya.


"ibu,ayah andri akan memberitahukan sesuatu, ini soal indra ada yang aneh terjadi hari ini padanya, aku tadi pas pulang sekolah mendengarkan suara jeritan dari dalam rumah, dan pas aku masuk ternyata tidak ada siapa siapa hanya ada indra di rumah. entah itu Hayalan ataupun nyata apa yang di alami andri hari ini benar benar nyata" ucap andri


" he heii memang ada masalah apa ini nak? ayah tidak mengerti" tanya Ayah


..."iyh apa ini magsudnya nak? indra kenapa? kenapa juga dia terlihat seperti ketakutan?" tanya ibu...


" hmmm jadi indra itu hari ini melihat mahluk mahluk halus" jawab ka andri


"apa??" jawab ibu dan ayah sambari kaget


"iyh ibu dia bercerita seperti itu pada andri, aku juga khawatir terjadi sesuatu yang tidak di inginkan pada indra selain itu andri juga merasakan ada keanehan yang terjadi pada indra.


bukan hanya indra yang mengalaminya tadi bapak satpam juga mengalami hal yang sama, kalau ibu mau tau coba tanya saja ke orangnya besok" ucap Andri


"oke oke kalo itu benar terjadi ayah dan ibu besok akan membawa indra sepulang sekolah, kita bawa dia ke pisikolog anak, mungkin mereka bisa bantu" ucap ayah


"oh iyh sekarang indra di mana?" tanya Andri


"untuk sementara ini kamu temani adik mu yah andri, sekarang dia sudah pulas tertidur di kamarmu." jawab ibu


"baik ibu " ucap andri


malam pun berganti pagi hari yang cerah, keluarga pak herman bersiap untuk menjalani aktivitas seperti biasanya, mereka berkumpul dan sarapan bersama.


sambil makan kemudian ibu bertanya pada indra.


"nak nanti kamu pulang sekolah ibu jemput yah, hari ini ibu akan pulang cepat buat jemput kamu, ibu bakal bawa kamu ke temen ibu" ucap ibu


"memangnya ada apa bu? apa lama di rumah temen ibu itu?" tanya indra


"ohh tidak nak tidak akan lama" jawab ibu


..."Apa ayah hari ini akan pulang malam yah?" andri bertanya...


"sore hari ini mungkin ayah sudah di rumah karna katanya akan ada rapat para petinggi di kantor, jadi sebagian karyawan bakal pulang agak cepat hari ini ndri" jawab ayah


"oh iyh ayah kalau nanti ayah pulang cepat nanti bantu andri ya menggerjakan tugas elektro"


"iyah nak ayah bantu kalo semuanya sudah beres"


"baiklah terimakasih ayah"


setelah mereka selesai dengan sarapanya merekapun pergi ketempat beraktivitas mereka masing-masing.


ayah mengantarkan andri terlebih dahulu setelah itu mengantar indra, lalu pergi bareng bersama ibu ke toko.


karena penasaran akan cerita kemarin yang di ucap kan oleh andri tentang bapak satpam, ibu pun mengajak ayah sejenak untuk mampir ke pos satpam dan menanyakan hal tersebut setelah mengantarkan indra ke sekolahnya.

__ADS_1


"Asslamu'alaikum punten pak satpam agus " ucap ayah


"Waalaiklamualaikum iyh pak ada apa yah?" tanya pak satpam agus


"ini pak saya mau tanya emang kemarin itu ada kejadian apa yah yang di alami anak saya indra? kata kakaknya bapak satpam tau sesuatu "ucap ibu


pak satpam pun menceritakan kejadian sebenarnya tentang pohon sirsak itu…


"jadi begini bu kemarin pas saya abis makan siang dari warteg bi Inah kebetulan saya lewat sungai timur yang arah mau ke rumah ibu, nah di situ saya liat anak ibu kaya ngobrol sama seseorang, saya curiga kan bu saya samperin kesitu" Ucap pak satpam agus


"ngobrol sama seseorang gimana ini teh pak?" tanya ibu


"iya jadi anak ibu kaya ngomong sendiri gitu bu saya takut kenapa-napa terus saya samperin tuh anak ibu, tapi pas saya samperin dia malah nakutin saya bu dia bilang ada perempuan di atas pohon.


lah saya jadi takut ada anak bilang begitu mata anak anak kan masih sensitif sama hal berbau mistis begitu, terus saya anterin aja dia pulang ke rumah soalnya khawatir ada apa-apa.


loh kan kemaren saya yang ngaterin, kita kan kemaren juga ketemu masa ibu lupa?" ucap pak satpam agus


"nah itu pak masalahnya yang kemaren itu bukan saya, saya pulang dari toko saya jam sembilan malem nah kemaren kejadinya itu kapan pak?" ucap ibu


"tuu tuu tunggu bu ada yang gak beres nih bu kalo itu bukan ibu, jadi kemaren itu siapa?" tanya pak satpam


"saya gak tau pak makanya saya nanyain hal ini ke bapak kan kemaren bapak yang nganterin anak saya ada kejadian aneh bagaimana " ucap ibu


"kejadian anehnya pas saya ketemu ibu, raut muka sama suara ibu kaya dingin banget bu, mungkin itu Jin yang ngejirim kali ya bu?" ucap pak satpam agus


"jirim? jirim itu apa pak?" tanya ibu


"itu bu jadi jirim itu kaya makhluk halus lelembut yang niru wujud kita bu, saran saya mending ibu pergi ajah ke orang yang biasa nanganin hal yang kaya gini bu, kalo mau saya tau orangnya" ucap satpam"


"tapi saya gak mau pak, saya gak percaya dukun"


ucap ibu


"bukan bu ini bukan dukun dukunan kaya begitu ini guru ustad, di jamin gak yang aneh aneh deh bu, nih yah ini saya kasih alamatnya gak jauh bu cuman di Kecamatan sebelah, nah ini" ucap satpam sambil memberikan alamatnya.


"iyh bapak ibu sama-sama" ucap satpam


"kalo begitu kami pamit yah pak Asslamu'alaikum" ucap ibu dan ayah…


"iyh bapak ibu Waalaikumsalam hati hati di jalanya yah" ucap pak satpam


sementara itu di sekolah indra sedang belajar, kemudian ibu guru memanggil indra ke depan kelas untuk membacakan tugas puisi nya di depan kelas.


"indra silahkan maju ke depan dan bacakan puisi tugas mu itu" ucap ibu guru


lalu indra langsung kedepan membacakan puisinya itu.


"halo teman teman disini saya akan membacakan karya puisi saya" ucap indra


indah nia desa ku


kulihat sawah membentang


warna hijau bagai bentang alam


ku coba telusuri jalan..


di saat indra membaca puisinya di bangku kosong paling ujung tiba tiba dia melihat seorang gadis cantik di kelasnya.


entah siapa dia murid baru atau siapa? indra bertanya tanya di dalam hatinya, akan tetapi indra tetap fokus membaca puisinya, setelah beres lalu ia berkata pada ibu guru.


"bu guru itu ada murid baru yah ko engak di suruh kedepan?" tanya indra


sontak bu guru pun heran dan bingung…

__ADS_1


"murud baru? engak ada murid baru indra, emang di mana ada murid baru?" tanya bu guru


lalu indra menunjuk ke arah bangku kosong di paling ujung..


"itu ibu di ujung" ucap indra


sontak teman teman indra pun menoleh ke arah bangku itu dan mentertawakan indra karna tidak ada siapa siapa di meja itu, tapi indra sadar mungkin yang dia lihat itu adalah kelebihan yang di sebutkan oleh kakek abah leluhurnya.


karna pada malam kemarin dia bermimpi bertemu lagi kakek abah, dan teringat ucapanya.


"sampurasun Nak, cucu ku hari ini kamu mengalami hal yang buruk yah? ini aku leluhurmu, kemarin kita bertemu" ucap kake abah


"iyh kakek abah aku tidak lupa" ucap indra


"cu, kamu sudah sangat baik dalam mengontrol penglihatan spesial mu itu hanya saja kamu masih takut dengan sosok yang berwujud seram, jangan takut cu, sesungguhnya derajat kamu lah yang paling tinggi diantara mereka.


kamu harus lawan jika ada jin yang berbuat jahat pada mu, dan jangan terlalu dekat jika kamu bertemena dengan bangsa jin.


karna bagaimanapun kamu memiliki kelebihan yang spesial, dan kamu akan sering bertemu dengan hal hal seperti itu.


kakek akan menuntun mu sedikit demi sedikit, jika kamu membutuhkan bantuan kakek, aku akan datang di saat kamu terdesak dan kakek akan mengutus harimau putih maung bodas untuk datang padamu ketika kamu terpojok, dia ada dalam tubuh mu, ingat dia akan keluar di saat kamu sangat terpojok cucu ku" ucap kakek abah


..."ingat pesan ini apa yang kamu lihat belum tentu bisa orang lain lihat, nanti kamu akan bisa membedakan nya sendiri, yang mana manusia dan yang mana jin" ucap kakek Abah...


setelah flasback ke ingatan mimpimnya kemaren indra baru faham yang di sudut itu bukan teman seperti teman dia pada umunya.


setelah kejadian itu indra di soraki dan di Olok olok di ejek oleh temanya kalo indra itu jadi aneh sekarang,


..."heii kamu kebanyakan nonton filem horor yah indra" ucap salah satu temanya....


..."huuuuhuu huu huu" sorak sorak dari tema teman nya indra...


..."baiklah indra puisi kamu bagus kamu boleh duduk" ucap bu guru...


pelajaran pun terus berjalan hingga jam istirahat tiba....


"kriiingg keringg Waktu istirahat untuk semua sisawa" suara Dari kantor lewat pengeras suara


di saat semua murid beristirahat indra hanya melihat gadis di sudut itu yang terus tersenyum padanya, lalu indra menghampiri dan menanyakan namanya.


"heii kamu siapa? nama mu siapa?" tanya indra


lalu gadis itu menjawab dengan bahasa yang berbeda


"ano watashi no namae wa aiko san desu" ucap gadis itu


karna indra yang tidak mengerti ucapanya lalu indra bertanya lagi padanya.


"heii kamu dari mana, aku gak ngerti apa yang kamu bicarakan? bisakah kamu pake bahasaku?" ucap indra


"Sumimaseng maaf saya bisa bahasa mu tapi sedikit hanya, maaf, saya nama Aiko saya aiko" ucap gadis itu


"ohhhh nama kamu aiko, kalo nama aku indra. sepertinya kamu bukan dari sini yah?" tanya indra.


"iya aku dari datang jepang" ucap aiko


"magsud nya kamu dari jepang? kenapa bisa nyasar jauh banget sampe kesini" tanya indra


"bukan seperti itu, Ayah bunda ku Datang dari jepang Aku lahir di jepang, aku besar di kota bandung, jadi maaf kalo bahasa indonesia ku jelek masih, sumimaseng" ucap aiko


"iyh aiko tidak apa apa nanti bisa aku ajari sedikit sedikit, Tapi kita bisa berteman kan? aiko?" tanya indra


"haiii anatawa watashi no tomodachi desu" ucap aiko..


"aku tidak mengerti aiko" ucap indra

__ADS_1


"maaf magsudnya iyah kita itu sekarang teman adalah kita, kita teman" ucap aiko…


Bersambung...


__ADS_2