
Setelah rapat pertemuan anggota pentagram selesai para anggota Kembali Ke tugasnya masing masing.
semuanya sudah meninggalkan ruang rapat, kecuali sandi,ceko dan poco mereka masih membicarak hal serius.
" jadi bagaimana jasad dari Wagul? apa kamu yakin mayat nya tidak meninggalkan jejak sama sekali? " tanya Ceko
" aku yakin tidak ada yang tersisa dari dia, saat itu dia sudah lenyap oleh kekuatanya sendiri bahkan tidak ada satu helai kain pun yang tersisa " jawab sandi
" itu benar satu satunya yang tersisa dari kematianya adalah jin peliharaanya banaspati, itu pun sudah di musnahkan oleh pendekar morojaba " ucap Pocoh
" Kalau begitu baiklah, Aku hanya ingin memastikan saja jika dia meninggal jejak maka organisasi kita akan terancam " ucap ceko
" Aku rasa kamu merindukanya atau kamu sedih karna dia adalah salah satu rekan dekat mu di sini? " tanya sandi
" Hahh sudahlah jangan di teruskan, sudah aku bilang tadi aku hanya khawatir kematianya meninggalkan jejak, itu bisa membahayakan kita semua. " ucap ceko
" Sebaiknya kamu hilangkan rasa sedih mu itu aku bisa merasakanya, Sisi kemanusiaan mu masih kuat Ceko " ucap pocoh
" Itu benar ingat kamu harus bangga karna dia adalah pahlawan yang sesungguhnya yang sudah mengorbankan semuanya demi tercapai tujuan mulia kita.
Ayo Pocoh kita harus pergi menghadap Petinggi " ucap sandi
" kalian akan pergi? " tanya ceko
" Iya kami akan pergi menghadap petinggi, sampai nanti Ceko " ucap sandi
Kemudian sandi dan pocoh pergi menemui Petinggi Pentagram di tempat yang sangat rahasia.
tempat itu tidak terlalu jauh dari gedung utama hanya beberapa blok saja untuk sampai ke tempat Persembunyian GranMaster.
lokasi rahasia itu hanya bisa di akses oleh anggota pentagram yang mendapatka izin dari GranMaster untuk masuk kedalanya.
tempat berada di gedung besar terbengkalai sama seperti pusat markas, kelihatan luarnya saja yang terbengkalai tetapi di dalam bawah tanah gedung itu terdapat tempat yang sangat mewah.
sandi dan pocoh memasuki ruangan tersebut.
setelah itu mereka sampai dan memberikan salam pada Petinggi Pentagram yang bernama Ruhoya, sandi Dan Pocoh terlihat sangat menghormati pemimpinya itu sampai sampai tidak menatap muka ataupun matanya secara langsung.
Terlihat di sana sang pemimpin organisasi pentagram duduk di sebuah kursi yang besar seperti singgasana Raja.
" Anggota Ku, bagaimana misi yang di berikan pada Kalian?
__ADS_1
...apakah kalian terluka atau wda sesuatu mengejutkan yang belum aku tahu Selain kematian salah satu kelompok kalian? cihh bodoh " ucap Ruhoya Petinggi Pentagram" ...
" Gawat Sudah aku duga tuan Ruhoya pasti akan marah ini gawat, Ketua bagaimana Kau akan menjawab pertanyaan ini? " ucap Pocoh dalam hatinya ...
" betul sekali tuan master aku memiliki Informasi sedikit Soal pewaris kedua aku hanya menduga saja anak pewaris Kodam Kedua berada di lokasi kekacauan pada saat aku menjalankan misi " jawab sandi
" divi kalian memang tidak gagal dalam menjalankan misi, akan tetapi divisi kalian masih gagal Untuk Merebut kodam pusaka.
meski sebenarnya kalian bukan anggota divisi peratama, tapi kalian bisa memberikan perlawanan sengit pada mereka.
sejauh ini lita hanya baru bisa Menangkap satu kodam Saja Yaitu kodam kedua ular air, hanya jin kodamnya saja yang baru kita dapat senjata pusakanya masih tersimpan dalam diri pewarisnya.
Meski begitu setidaknya kita sudah punya kunci untuk mengaktifkan Portal dimensi, tinggal sisanya kita harus bisa menangkap semua kodam nusantara " ucap Ruhoya Petinggi Pentagram
" Maaf saya dan juga divisi saya gagal mendapatkan salah satu dari Kodam itu.
padahal saat pertempuran ada lebih dari satu kodam di sana divisi kami tidak sanggup menahan serangan musuh, bahkan kami kehilangan anggota kami " Ucap sandi ^^^
" Untuk mencapai sebuah tujuan diperlukan pengorbanan Meski harus mengorbankan nyawa.
Kematian anggota kalian tidak akan sia-sia ketika tujuan kita tercapai, mungkin orang orang di luarsana yang tidak mengerti akan memandang kita sebagai kriminal,orang gila dan sebagainya itu juga merupakan suatu Pengorbanan.
wajar saja kalian gagal di sana karna yang kalian hadapi Adalah Petinggi dari musuh kita, dan juga mereka mengeluarkan kekuatan penuh dalam menghadapi kita bahkan Aku Kagum pada kalian yang tersisa masih bisa selamat.
" Soal Pewaris yang saya duga itu ternyata masih berusia muda tuan, sama seperti pewaris pertama " ucap sandi
" Soal itu aku serahkan pada divisi pertama, biar mereka yang menyelesaikan tugasnya.
untuk saat ini kalian harus bersembunyi terlebih dahulu dan berhati hati Saat keluar. terus kembangkan senjata tempur kita " ucap Ruhoya Petinggi Pentagram ...
perintah dan misi baru sudah di berikan oleh petinggi Pentagram sandi dan pocoh harus bersembunyi sementara waktu dan mengembangkan kembali senjata serta mantra mantra yang telah di ciptakan.
Sementara itu intan masih menunggu jawaban dari Indra soal pertanyaannya tentang kakaknya.
tetapi indra masih gemetar dan masih ragu untuk memberi tahukan yang sebenernya pada inta.
" Emmm tapi ceritanya tidak masuk akal intan " ucap indra ...
" Tidak masuk akal yah? Sebenarnya aku juga Punya Sedikit cerita yang tidak masuk akal " ucap intan...
" benarkah? kalau begitu intan dulu saja yang menceritakanya " ucap indra
__ADS_1
" loh ko begitu? bukanya tadi aku yang bertanya,
tenang saja indra aku tidak akan tertawa meski cerita mu itu tidak masuk akal " ucap intan
" Baiklah ini mungkin akan sedikit terdengar seperti cerita filem Atau hayalan fiksi di sebuah novel tapi ini benar terjadi " ucap indra
" oke aku dengerin ko santai ajah ceritanya " ucap inta
" pada saat itu di hari minggu sekitar beberpa tahun lalu Aku kakak dan ketiga teman ku berenang bermain Di Kolam Renang tirta ayu, Aku merasakan adanya hawa keangkeran kolam renang itu terutama Di Bagian perosotanya " ucap indra
" Benarkah? gimana lagi dra?" tanya intan
" Ketika aku masuk dan melihat perosotan naga Ada mahluk yang menyerupai ular yang melilit di perosotan itu.
itu Jin penunggu dan ternyata itu adalah jin kodam " ucap indra
" Serius? Terus Apa yang terjadi sama kakak dan teman teman mu itu indra? " tanya intan
" aku tidak tahu pasti tapi setelah mereka meluncur dari perosotan naga Mereka tidak keluar kembali.
di saat aku mencobanya Aku malah bisa turun ke kolam semuanya berkebalikan, pihak polisi juga angkat tangan soal masalah ini. " ucap indra
" Begitu yah " ucap intan
" Apa kamu percaya sama cerita aku? " tanya indra ...
" Aku percaya indra, sebenarnya Mamah ku bilang dulu ayah meninggalkan karna kecelakaan saat bekerja membangun konstruksi Kolam renang itu. ayah ku dulu seorang kuli konstruksi bangunan " ucap intan
" Lalu bagaimana kecelakaan itu terjadi? " tanya indra
" Aku sedikit kaget saja sama apa yang kamu ceritakan indra soal kakak kamu yang hilang di perosotan Naga itu.
mamah ku bilang ayah meninggal tertimpa konstruksi karna kelalaian pengelola yang tidak menerapkan standar pembangunan " ucap intan
" begitu yah ternya perosotan itu dari awal sudah memakan korban " ucap indra
" Kamu berfikir engak kalo Ini ada kaitanya sama kasus Hilangnya kakak dan teman teman mu itu? " tanya intan
" kaitan magsud kamu gimana tan? " tanya indra pada inta
" Saat ayah ku meninggal, aku merasa ada yang berbeda pada diriku " ucap intan
__ADS_1
Kaitan? apakah Kematian ayah intan di masalalu ada kaitannya dengan kasus kakak dan teman temanya indra? lalu Siapakah Orang Yang di magsud oleh anggota pentagram? Akankah terjadi pertarungan sengit lagi? bagaimana kelanjutannya?
tetap ikuti Petualangan indra dan kawan kawan di Para penunggu