
Di sisi lain Saat jin kuntilanak yang sudah Di kalahkan Oleh indra dan yuda, Dukun penyihir yang mengendalikan Jin Kuntilanak langsung Kembali Ke Markas utamannya karna gagal Mengambil pusaka Kodam milik indra.
Dia Pergi Dari Tempat Persembunyianya Kemudian bergegas menemui Kelompoknya.
" Sial Pasti Aku akan Di omeli Oleh Para petinggi Master karna gagal Dalam Menangkap Pusaka kodam, Tapi tidak apalah Aku sudah berusaha sekuat mungkin" ucap Dukun
lalu Si dukun penyihir itu keluar dari Rumah Persembunyianya, Rumah dia berada Di paling ujung Desa' masih Satu daerah Dengan tempat tinggal indra.
karna Dia Akan keluar rumah kemungkinan akan berinteraksi dengan masyarakat Setempat Jadi Si dukun itu Melepas Seragam Perkumpulan Dukunya dan memakai Baju Seperti Orang Orang pada umumnya, Dia keluar Dan akan berangkat Menuju Markas.
Kemudian ada beberapa tetangganya Menyapa si Dukun itu.…
"selamat sore Pak joko, Berangkat kerja yah pak" ucap tetangga ibu ibu
" iyh ibu ini Saya Mau berangkat Kerja, kebetulan ada panggilan mendadak" ucap joko
" memangnya pak joko ini kerja di mana dan kerja apa yah pak?" tanya ibu ibu itu
" Pekerjaan Saya sih freelans jadi saya bekerja kalo ada panggilan saja, Kalo tidak ada kerjaan Saya Biasa Kerja di rumah" ucap joko
" oh begitu yah pak Tapi anaeh kalo pekerjaan bapak panggilan kenapa bapak Selalu tidak ada Di rumah pak?" tanya ibu ibu
" emm maaf bu saya buru buru harus pergi Mari" ucap joko
" aneh Orang Itu Kenapa sih sebenernya ibu ibu" ucap Ibu ibu yang sedang menggosip
lalu joko Pergi Meninggalkan Kumpulan ibu ibu itu…
" dasar tukang gosip, lebih gak ada kerjaan, akan aku kasih pelajaran Mereka biar kapok. papasatar Sahiji seeul lambung" Ucap Joko Sambil mengucapkan mantra sihir
tiba tiba saat Ibu ibu itu sedang menggosip perut mereka terasa sakit Dan Sebagian lainya menjerit ke sakitan Seolah terkena penyakit magh…
" Rasain tuh Makanya jadi orang Jangan Suka ngomongin orang lain" ucap joko dalam hatinya
Setelah Selesai Dengan ibu ibu tetangganya itu, joko Langsung naik angkot untuk pergi ke tempat Markas Rahasianya…
" Cikuda pateuh cikuda pateuh Kang" ucap sopir angkot
lalu joko menaiki angkot jurusan itu, Menunggu Angkot penuh, Setelah Beberapa lama kemudian akhirnya joko sampai di tempat tujuannya.
__ADS_1
tujuan dia Berada di sebuah Bangunan Tingkat Dua yang sudah terbengkalai. kemudia joko memasuki bangunan itu dan memasuki salah satu ruangan di dalam bangunan.
Di salah satu Ruang itu Joko Membacakan mantra Dan membuat suatu gambar lingkaran dengan Gambar Bintang di tengah nya.
" sumugi Lawang panto Kabuka kusaijina" ucap joko yang sedang Membaca mantra Dengan kedua Tangan Di tempelkan pada tanah
kemudian setelah membacakan Mantra itu Dinding di depan joko terbuka seperti pintu otomatis, padahal itu dinding bukan pintu.
Joko pun masuk kedalam Ruangan Rahasianya kemudian Dia Mendatangi tempat pusat.
joko membuka pintu, Dan Saat sampai di sana joko sudah di sambut Dengan Beberapa orang Dukun penyihir lainya, yaitu ada dari kalangan elit dan dari kalangan master.
setelah sampai lalu joko berlutut ke hadapan GranMaster Satu satunya pemimpin Dari para dukun…
" lapor tuan aku sudah gagal dalam menangkap kodam Pertama, Dan aku kehilangan jin kuntilanak miliku dia sudah di bebaskan Oleh pewaris Kodam maung bodas tuan" ucap joko
" wah hahahahah Aku sudah tau kamu gagal joko, bodoh melawan bocah Saja kamu kalah, Dan kehilangan Jin Pembantu mu Sungguh hal yang memalukan untuk mu setingkat Elit, Seharusnya kamu jadi Dukun Beranak saja' hahahahah" ucap Tuan master
" Maaf tuan aku sudah berusaha padahal tinggal selangkah lagi aku berhasil mendapatkan kodam maung bodas itu, tapi aku di hentikan Oleh Seorang pria muda yang Menghancurkan pemisah Dimensi" ucap joko
" magsudnya kamu di ganggu oleh seseorang?" tanya tuan master
" hmmm menarik sekali Sepertinya lamaran itu benar akan terjadi, Akan ada Sekelompok orang Orang yang akan menghentikan kita" ucap tuan master
" dan sedikit informasi yang saya dapat tuan, Salah satu dari mereka Bilang kalo dia berasal dari padepokan moro jaba" ucap joko
" Moro jaba, apakah itu Silsilah turunan Dari Padepokan jajahirwah di masa koloni dulu?" tanya tuan master
" sepertinya begitu tuan, yuda pemuda yang menggangu saya itu bilang kalau gurunya Bernasab dari sana" ucap joko
" Menarik Sekali, Kalo begitu Aku akan memerintahkan beberpa anggota Dari Dukun penyihir Elit yang lainya Untuk menyusup kesana dan menyerang Mereka " ucap tuan master
Setelah tuan master Memerintahkan Para dukun penyihir elit untuk menyusup, akhirnya terpilihlah tiga orang yaitu sandi, Pocoh, dan Wagul…
"Sandi,pocoh,wagul kalian Akan menjalankan misi penyusuapan ke Padepokan moro jaba,juga jika ada kesempatan kalian Ambil pusaka kodam dari tangan pewaris jika kalian mampu. cari tahu informasi sebanyak mungkin dan Hancurkan tempat itu" ucap tuan master
Anggota yang terpilih melaksanakan tugas itu adalah orang orang Yang memiliki level yang sama dengan joko di tingkat elit.
dalam Perkumpulan Dukun penyihir ini terdapat dua Kelas' elit dan Master sedangkan GranMaster adalah pimpinan dari Perkumpulan itu.
__ADS_1
masing masing Angkot dari mereka hanya berjumlah sedikit yakni lima belas orang, Sepuluh orang Penyihir elit dan Empat Orang Penyihir master, serta Satu orang pemimpin Yaitu GranMaster…
sementara itu Di sisi lain
yuda dan indra Masih mencari keberadaan dari satpam jefri, mereka sudah sampai Di kampung sebelah akan tetapi Mereka belum bisa menemukan Rumah dari pak jefri…
" indra apa benar ini tempat yang di magsud pak agus?" tanya yuda
" tempatnya memang di sini ka, kalo gitu aku mau menanyakan saja sebentar ke Orang Orang" ucap indra
" okelah kalo gitu Coba kamu tanyakan, kakak kan pendatang" ucap yuda
" oke tunggu Sebentar Yah ka yuda" ucap indra
kemudian indra menghampiri Salah seorang warga sekitar untuk menanyakan Rumah pak satpam jefri
" Asslamu'alaikum mang punten Bade tumaros, kalo rumah nya pak jefri satpam di sebelah mana yah pak" tanya indra
" oh si jefri jang, itu Maneh belok ke kiri Abis Itu Ada pos, nah deket situ kalo tidak salah Nomor Rumahnya Tiga belas" ucap Salah seorang warga
" kalo begitu Terimakasih ya mang hatur nuhun" ucap indra
" muhun jang Sami sami" ucap Salah satu warga
" Gimana indra ketemu?" ucap yuda
" belum sih ka, kan indra barusan cuman nanya belum mencari Rumahnya pak jefri" ucap indra
" oh iya yah bener" ucap yuda
" kalo gitu ayo ka kita ke masuk ke gang sebelah itu lalu belok kiri, kata si emang emang Di situ katanya" ucap Indra
" yaudah ayo ke sana" ucap yuda
apakah indra dan yuda bisa menyered Jefri Ke penjara atas semua kelakuanya dan Mengakui semua kesalahan?
saksikan kelanjutannya di Para penunggu
Bersambung…
__ADS_1