
Makan malam selesai yuda dan jefri Memasuki kamar untuk beristirahat dan tidur.
" Heii yuda kamu bisa tidur di mana saja yang kau mau " ucap jefri
" iya terimakasih untuk semuanya, hidangan dan Tempat beristirahat ini" jawab yuda
" santai saja, Lagi pula Aku tidak ingin menghabiskan waktu kebebasan terakhir ku seorang diri, heii apa kau suka merokok? " tanya jefri
" aku bukan pecandu, tapi kalau beberapa batang tidak masalah " ucap yuda
" Suatu hal yang bagus, kalo begitu ini ambil " ucap jefri
jefri dan yuda merokok.…
sementara itu dari Garut Guru Toni menelfon yuda untuk menanyakan misi yang di berikan padepokan padanya, keadaan terbarunya seperti apa.
"Teloolett teleeelolet" suara hp yuda berdering
" emm sebentar ya jef, aku ngangkat telepon dulu " ucap yuda
" oke silahkan " ucap jefri
" haloo, guru ada sesuatu " ucap yuda dalam teleponya
" begini yuda, Soal misi mu bagaimana? " tanya guru toni dalam telepon
" Banyak hal yang terjadi di luar rencana guru, Selebihnya Nanti akan aku ceritakan setelah aku pulang ke pondok padepokan, soal indra Sepertinya dukun penyihir Sudah bergerak, Mereka mengincar kami. Sekarang aku sedang tidak bersama indra karna sudah malam, tidak mungkin juga aku terus mengikutinya guru, hanya itu yang aku bisa sampaikan. " ucap yuda
" hmm begitu yah, Aku merasakan akan ada hal buruk yang akan terjadi dalam waktu dekat, selalu waspada mungkin pihak padepokan akan mengirim beberapa petarung untuk membantu mu yuda. untuk sekarang kamu lihat Rumah indra dan pasang pelindung pendeteksi di sekitar rumahnya " ucap guru toni
" baik guru, aku akan segera ke rumahnya indra, Asslamu'alaikum " ucap yuda
" Waalaikumsalam " ucap guru toni
Setelah Menelfon yuda kembali masuk Ke kamar jefri…
" hei apa sudah selesai? Ada Masalah yuda " tanya jefri
" tidak ada masalah, hanya saja aku harus keluar sebentar, apa kamu tidak keberatan? " tanya yuda
" sebenernya aku tidak keberatan, tapi kalo kamu mau keluar ini bawa kunci rumah ku, tenang saja ini kunci cadangan " ucap jefri
__ADS_1
" baiklah terimakasih aku tidak akan lama, Aku akan segera kembali " ucap yuda
kemudian yuda Keluar menuju Rumah indra untuk memasang Pelindung pendeteksi. Setelah beberapa saat yuda sampai di rumah indra dia berkeliling di sekitar Rumah indra Menanam pelindung di empat titik.
" di sini dan di sini, huhhh akhirnya selesai dan sekarang ( Panghalang pendeteksi biru Rapet) " ucap yuda sambil mengeluarkan kekuatanya
Setelah menanam penghalang itu jika di lihat Oleh mata batin Rumah indra seolah di lindungi atau di halangi Pelindung biru yang sangat besar menutupi seluruh Rumahnya.
setelah Selesai memasang Pelindung, yuda kembali ke rumah jefri untuk tidur menemani malam kebebasan terakhir jefri.
sementara itu di tempat lain, penyihir Dukun sudah melakukan ritual ritual untuk Mencari Indra dan yuda dengan cara mengendalikan jin. wagul dia Mengendalikan Jin yang berwujud banaspati.
banas pati adalah sebutan bagi jin jahat dengan ilmu hitam tingkat tinggi yang memiliki wujud seperti bola api atau tengkorak api dan berelemen utama api. jin ini biasanya terbang rendah dari satu tempat ke yang tempat lain. Banaspati Memiliki Energi Panas yang sangat kuat jadi tidak mudah Mengendalikanya.
" Suasti Recamm Seuneu Nimura Kawassas, Banas pati sing Hadirr " Dukun Penyihir yang komat kami membaca mantra
setelah beberapa saat, Dalam Guci Besar Yang Ditutupi kain hitam Terbakar dan Mengeluarkan Api Berwarna merah menyala..
" Buzzzz "
ketika api itu Berkobar, dari dalam guci Besar Keluar Cahaya Berwarna Merah yang menyerupai Tengkorak Manusia. dan ya itu adalah wujud dari banas pati itu sendiri.
" Tentu saja ada Tuan, Aku Memanggil mu untuk menangkap target Buruan kami " ujar Wagul si dukun
" Aku menolak "
" tapi Untuk saat ini Aku Memerintahkan Sebagian Kecil dari bagian mu saja Untuk Mencari Target kami tuan banaspati kan bisa membelah diri. sebagai gantinya akan Aku Berikan Kambing Hitam "
" baiklah kalau begitu, jika Hanya itu akan aku berikan Sedikit kekuatan ku " ujar jin banas pasti
" biwzz "
kemudian jin banas pati menghilang, dan tersisa bagian kecil apinya saja Sebesar Bola kasti.
sementara itu di Sisi lain jefri sedang Berfikir dan merenungi sesuatu.
" hmm sebenernya si yuda itu siapa yah? dia sepertinya memang bukan orang biasa. dan aku masih tidak percaya kalau ini adalah malam terkhir ku di kamar ini kamar yang bersama ku dari kecil.
aku juga tidak menyangka akan ada yang tahu masalah ku dengan maria tapi bagaimana pun situasinya aku tidak ingin lari lagi, Maria aku akan bertanggung jawab dan menjadi seorang yang lebih baik dari sebelumnya " ucap jefri dalam hatinya
jefri merenungi kesalahanya tanpa sadar dia pun akhirnya tertidur...
__ADS_1
Malam berganti pagi yang cerah tapi tidak secerah suasana hati jefri, paginya penuh duka dan kesidihan karna di hari ini jefri akan menyerahkan dirinya pada polisi.
" emm huaaah Sudah pagi, sial waktu berlalu begitu cepat, yuda loh kamu pulang kapan pas malem?" tanya jefri
" Waktu akan Terasa Begitu cepat kalau kita Menikmatinya, dan akan Terasa sangat lama kalau kita Menantinya iya kan" tanya yuda
" iya kamu benar, aku sangat menikmati malam terakhir ku di kamar, Kamu pulang jam Berapa pas malem" tanya jefri
" aku pulang sekitar jam tiga pagi, maaf tapi pas aku pulang kamu sudah terlelap tidur, jadi aku langsung Ikut tidur saja" ucap yuda
" memangnya pas malem kamu pergi kemana? dan ada urusan apa? " tahya jefri
" emm itu aku sebenarnya " ucap yuda sembari melamun mengingat kejadian waktu malam saat yuda memasang Pelindung di rumah indra
pada saat itu yuda sudah berada di samping rumah indra sesuai yang di perintahkan oleh guru toni yuda langsung menggunakan kekuatan perlindunganya untuk melindungi Rumah indra. karena dia tahu pasti dukun penyihir akan mengincar Indra terlebih dahulu karna indra Belum bisa menguasai kemampuanya.
yuda memasang empat paseuk di setiap sudut rumah indra paseuk ini sejenis paku berukuran besar, yang di tanam oleh yuda di tiap sudut rumah indra, hingga sudut itu menjadi bentuk kotak.
Setelah Selesai memasang Penghalang di Rumah indra, tiba tiba yuda melihat jin jin para penunggu di rumah indra ternyata Cukup banyak Penunggunya.
" Itu hmm Jumlah mereka banyak juga yah, tapi aku tidak merasakan Hawa panas atau jahat dari mereka, Sebagian dari mereka netral dan sebagian lainya Baik, Semoga saja mereka respek Sama keselamatan indra " ucap yuda dalam hatinya.
" hey yuda kenapa kamu melamun? aku tahu pasti kamu lapar yah, kalau begitu ayo kita sarapan dulu" ucap jefri
" ini sarapan paginya makan apa yang ada yah, yuda juga ikut makan Hari ini kamu akan berangkat kan yuda? tanya ibu jefri
" iya ibu terimakasih untuk semuanya ibu baik sekali pada saya semoga tuhan yang maha esa membalas semua kebaikan ibu " ucap yuda
" amin nak yuda, oh iyah sekarang yuda mau pergi kemana? atau masih betah tinggal di sini? " tanya ibunya jefri
" hari ini saya akan berjumpa guru saya bu, di dekat balai kota" ucap yuda
" kalau begitu kamu bisa minta tolong jefri buat nganterin kamu sampe ke balai kota bisa kan jef? apa kamu masih libur hari ini? " tanya ibu jefri
" iya bu hari ini jefri masih libur " ucap jefri
setelah mereka selesai sarapan yuda dan jefri berpamitan untuk pergi. sayangnya ibu tidak di beri tahu dulu soal masalah jefri ini, jefri meminta pada yuda agar memberi tahu ibunya di saat jefri sudah berada dalam bui penjara.
bagaimana kelanjutannya? saksikan kelanjutannya di para penunggu…
Bersambung…
__ADS_1