
Kembali ke posisi markas dukun penyihir elit, Tobi Om tigor dan Dewi masih bertarung melawan anggota Pentagram.
Pertarungan mereka cenderung lebih kalem dan saling mewaspadai satu sama lainya.
Akan tetapi setelah beberapa saat, pocoh yang sudah kesal dengan pola serangan yang itu itu saja meminta Kepada Ketuanya Agar menyerang lebih Agresif lagi.
karna dia yakin kekuatan Pentagram lebih unggul di bandingkan dengan mereka.
" Ketua tolong izinkan aku menggunakan Kekuatan bertarung jarak dekat ku, mungkin ini saatnya Aku Menggunakanya " uja pocoh
" Baiklah Sekarang terserah pada mu, Sepertinya Kita sudah kalah dalam pertempuran akan tetapi aku tidak akan Membiarkan Mereka memenangkan peperangan nanti.
aku tidak ada waktu untuk melayani mereka, aku harus pergi sisanya aku serahkan pada mu pocoh aku yakin kamu pasti bisa mengalahkan mereka. ingat jangan sampai mati itu yang terpenting" ujar sandi
Kemudian Muncul cahaya yang berbentuk bulat mengelilingi posisi Sandi seketika itu dia menghilang. sang ketua dukun penyihir elit menghilang tanpa jejak dan penjelasan, meninggalkan satu anggotanya bertarung sendirian.
Tetapi sebelum menghilang Tobi Sempat melemparkan Cerulitnya pada sandi.
" Hei jangan kabur pengecut, Hiakk " Ucap Tobi sambil Melemparkan Cerulitnya ke Arah sandi
Serangan itu tidak Mengenai sandi karna pocoh menahan dengan Kekuatanya, dia menahan dengan tangan yang Besar Dan berbulu.
Kekuatanya itu Sangat aneh, dia mengeluarkan tangan yang ukuranya besar dan tangan itu berbulu keluar dari Belakang tubuhnya seperti ekor yang sangat besar.
" hahahahhh kalian tidak Akan bisa Menyentuh ketua ku, jika kalian ingin melawanya kalian harus mengalahkan aku terlebih dahulu " ujar pocoh
Kemudian dia menyerang mengeluarkan kekuatanya…
" Buntut Tilu, Kuku Gading Bulu Hiaakk " teriak Pocoh yang mengeluarkan kekuatanya
Kemudian muncul tiga tangan besar dan panjang yang Menyerang tobi om tigor dan dewi.
Tangan besar yang nampak Seperti ekor monyet Raksasa terus Menyerang Tobi dan yang lainya.
Akan tetapi om tigor Dewi dan tobi terus menghindar dari serangan itu.
pocoh telah merubah wujudnya seperti manusia kera, setengah badanya di penuhi bulu dari ujung kaki sampai perut sisanya masih berwujud manusia normal.
sebelah matanya menjadi merah, dari belakang tubuhnya keluar tiga ekor raksasa yang berbulu hitam lebat.
di ujung ekor itu terdapat tangan besar yang berkuku panjang, Seolah tangan itu adalah tangan pocoh yang bisa memanjang.
melihat perubahan wujud itu sontak om tigor dewi dan tobi tercengang
" di dia itu mahluk apa sebenarnya? " tanya tobi
" iiiih geli banget liatnya " ucap dewi
" om tigor, apakah dia pewaris? " tanya tobi
" Sepertinya bukan, dia bersekutu bahkan sudah menyatu dengan jin yang sangat kuat. bisa di bilang dia setengah siluman, ini gawat teman teman " jawab om tigor
" apa boleh buat aku harus Mengeluarkan perubahan siluman ini agar ketua bisa pergi dari sini, mungkin ini tidak akan menumbangkan mereka, tapi setidaknya aku harus menahan mereka.
Tadi ketua bilang kita sudah kalah dalam pertempuran, Mungkinkah rencana kita gagal?
Ataukah mungkin Kodam harimau putih belum bisa di kalahkan?
__ADS_1
Baiklah kalau begitu sebelum aku mundur Aku akan berusaha menghabisi salah satu dari mereka.
Jika aku beruntung bisa mengalahkan Salah satu dari mereka apalagi merampas pusaka dan kodam milik gadis itu atau om payahnya mungkin aku akan di promosikan naik tingkat ke posisi yang lebih atas.
Mungkin bisa lebih atas dari Ketua sandi,tapi aku juga harus berhati hati, jika kondisinya sangat buruk Aku akan mundur secepatnya " ujar pocoh dalam hatinya
Pocoh yang mulai serius dalam bertarung mengeluarkan Kekuatan penuh. Dia Memunculkan kuku dari Tangan panjangnya itu Serta Duri Duri yang keluar dari bulu bulu Tangan Yang Menyerupai ekor itu.
" e eee huaaaaa, Baiklah semuanya aku akan mulai dengan serius, terima ini matilah kalian.
Kuku Gading Hitam " ujar pocoh yang mengeluarkan kekuatanya
tiga ekor bulu itu menyerang mereka, dari dalam ekor yang berbulu muncul duri duri yang tajam serta kuku tangan yang juga tajam, ekor itu seperti tangan karet yang bisa bergerak kesana dan kemari semaunya.
ekor itu semakin mendekat dan
" stengggsszzz " suara benturan
Seketika om tigor tobi dan Dewi Bertahan, Tobi Menahanya dengan Senjata Cerulit miliknya Om tigor menahan dengan pusaka palu marmernya sedangkan Dewi menahan Dengan Es yang di kendalikanya. mereka berhasil menahan serangan itu
" Bertahan hiakkk " ucap tobi
" Strenggzzzz " suara dari Gesekan Sejata mereka
" Reflek serangan yang bagus, tapi apakah kalian masih bisa menahan serangan ini? " ujar pocoh
om tigor dan yang lainya memang bisa menahan serangan dari pocoh, akan tetapi ternyata seranganya belum selesai. dia kembali mengeluarkan kekuatanya berupa duri duri yang tajam melayang seperti anak panah menuju om tigor dan yang lainya.
" Rasakan itu hahahahah " teriak pocoh
" srekkkkkk " suara serangan itu
om tigor dan tobi memejamkan matanya, mereka menyangka akan terkena serangan itu, karna tak akan sempat menghindar. itu terjadi karna tangan mereka sedang menahan kuku yang keluar dari ekor bulu itu.
tapi untungnya pergerakan dewi sangat akurat, dia membentuk dinding es yang mengurung mereka,sehingga mereka masih bisa terselamatkan.
" terimakasih dewi, aku lengah serangan dia sangat cepat dan sulit di tebak. Tidak salah lagi Itu adalah salah satu Kekuatan dari jin Terkuat di nusantara Gunduruwo " ucap Om tigor
" gun gun duruwo om? Mungkinkah Dia Sudah Menyatukan jiwa dan raganya bersama jin itu? " tanya Dewi
" Sepertinya begitu karna jarang sekali ada orang yang Mengendalikan gunduruwo apalagi bersatu denganya.
karna di sisilain gunduruwo yang Kuat jin itu juga sulit di taklukan, heii sebenarnya siapa kamu hah? " tanya om tigor kepada pocoh
" Hmmm, siapa aku? Aku Hanya Seorang Pemuda yang Ingin menikmati kedamaian Dunia ini saja paman. selain itu aku bukan siapa siapa " Ucap pocoh
" Kalau kamu menginginkan Kedamaian kenapa Kamu masuk kedalam Organisasi busuk itu " ucap om tigor
" hah busuk? Justru kalian yang busuk bodoh " ucap pocoh
" Apakah membunuh dan melenyepkan orang orang yang tidak bersalah Merupakan Kedamaian bagi mu hah? " tanya Dewi
" Satu yang harus kalian tau, aku juga sebenarnya ikut sedih dan terluka melihat orang orang yang Aku habisi baik itu secara langsung ataupun tidak.
Hati kecil ku dulu sangat sangat bisa merasakan kesedihan, tapi itu dulu Sebelum aku memahaminya memahami arti pengorbanan. " jawab pocoh
" Pengorbanan? Yang kalian lakukan itu adalah pembantayan Kami sudah mengetahuinya, organisasi kalian mengumpulkan dan menculik Beberapa orang Setiap Beberpa tahun sekali untuk di jadikan tumbal Sebagai syarat Membuat portal dimensi kan?
__ADS_1
itu kejam, seberapa banyak dan sampai kapan kalian akan melakukan semua itu " tanya om tigor
" hmm Sepertinya kalian hebat juga yah bisa mengetahui Rencana kami sampai sedalam itu.
jika kalian ingin tau sampai kapan proses penumbalan itu berakhir, jawbanya ada pada kalian sendiri. " jawab pocoh
" magsud mu apa ? " tanya om tigor
" Selama portal itu belum memenuhi syarat untuk di buka, maka portal itu akan terus memakan korban jiwa sebagai ganti dari syarat tertentu "
" memang syarat itu apa " tanya om tigor
" mengumpulkan sepuluh kodam nusantara, jadi jika kalian ingin menghentikan semua ini kalian harus menyerahkan kodam kodam itu pada kami " jawab pocoh
" sebenarnya yang portal apa yang kalian bicarakan itu, apakah tempat membutuhkan persembahan berupa tumbal? " tanya om tigor
Dewi dan tobi hanya bisa terdiam dan Waspada.
" baiklah akan aku beri tahu kalian sedikit saja karna sudah terlanjur. Jika kalian berpikir kami menghabiskan Tumbal Dengan jumlah yang banyak Untuk syarat membuat portal dimensi itu salah.
Karna portal itu sudah ada sejak jaman kerajaan pajajaran, saat prabu siliwangi berperang dengan kerajaan laut selatan, singkatnya tuan prabu menciptakan portal ini untuk membantu kerajaanya memenangkan peperangan.
karna portal dimensi ini seperti kendaraan perang yang sangat besar, bisa membawa semua pasukan berapapun itu jumlahnya baik manusia maupun bangsa jin.
prabu berencana membawa seluruh bala tentaranya kedekat kerajaan laut selatan yang letaknya cukup jauh dari kerajaan pajajaran.
sebagian orang terdahulu mengatakan kerajaan pajajaran berhasil memenangkan peperangan, dan sebagianya lagi mengatakan tidak ada yang memenangkan peperangan itu karna kedua kerajaan sama kuatnya.
masih menjadi misteri siapa pemenang perang itu, tapi satu yang pasti bahwa cerita itu bukan dongeng karna sekarang kami sudah menemukan dan memiki kendali atas portal dimensi.
kami hanya Menggunakan tumbal Sebagai Bahan bakar saja agar portal itu bisa aman terkendali dan itulah salah satu resiko mempergunakan senjata ini " ujar pocoh yang bercerita
" apa bahan bakar? kau menyamakan manusia Dengan bahan bakar? Sungguh kurang ajar " teriak tobi sambil marah
" Bisa di bilang seperti itu, Tapi Tenang saja kami hanya Menggunakan Tumbal Dalam Lima tahun Sekali itu pun jumlahnya selalu kurang dari dua puluh orang.
berbeda saat kami awal awal ingin membangkitkan Kekuatan portal itu, Pada saat itu aku rasa Seribuan lebih orang yang menjadi tumbal " jawab pocoh
" seseribuan orang lebih? Apa kamu serius? " tanya Dewi
" tentusaja aku serius, tapi itu terserah kalian mau percaya atau tidak, itu bukan urusan ku. " jawab Pocoh
" sampai kapan kalian akan terus melakukan ini " tanya tobi
" Emmm entah lah aku tidak tahu itu tergantung pada kalian aku kan sudah memberi tau tadi dongo " jawab pocoh
" oh iya yah tadi dia udah bilang hehehh " ujar tobi
" hadehhh dasar bego " ucap dewi
" Memangnya seberapa penting bagi kalian Portal itu? sampai sampai harus merenggut nyawa orang orang yang tidak bersalah " tanya om tigor
" Sangat penting untuk kedamaian semua mahluk di dunia yang baru " ucap pocoh
" Omongkosong, bacod " ucap Dewi
Dewi Kemudian Menyerang pocoh dengan pusaka busur panahnya. Pertarungan pun kembali berlanjut..
__ADS_1
apakah pocoh bisa mengalahkan tiga orang sekaligus ataukah pocoh akan ikut mundur seperti ketuanya Sandi? Tetap ikuti Petualangan indra dan kawan kawan di Para penunggu..
Bersambung ……