Para Penunggu

Para Penunggu
Eps 58 Tanaman Obat


__ADS_3

Pembekalan sudah Siap Semuanya Sudah beres sanip,nirwan,dan Opik Berpamitan pada guru toni dan yang lainya. Perjalanan Ketiganya Di mulai Dari Pinggiran kota Garut, Mereka mencoba Mencari Tumbuhan hanoman pakis Di sana. akan tetapi setelah beberapa Toko bunga dan tumbuhan di hampiri Mereka Memberi jawaban yang sama yaitu Sedang langka. Ketika Mereka Masuk Lebih dalam Ke Bagian tengah kota, akhirnya mereka mendapatkan Apa yang mereka cari.


" mang, Punten apakah di sini ada Pohon hanoman pakis? " tanya opik...


" Hanoman pakis? Memangnya Untuk apa kalian mencari Tumbuhan itu? " tanya penjual tanaman


" Kami Teh butuh buat Bikin Jamu atau ramuan obat mang " jawab Nirwan


" Oh begitu yah, tanaman ada Saya punya yang seperti ini kan " ucap penjual tanaman Sambil Memperlihatkan Tumbuhan pakis hanoman


kemudian Mereka bertiga melihat gambar yang guru toni berikan


" Tidak salah lagi pik, Emang itu Tumbuhanya " ucap sanip...


" nah bener banget nip, coba kita tanya berapa harganya " ucap opik


" nah iya mang, kami memang sedang mencari Tumbuhan pakis itu. Berapa harganya Mang? " tanya opik


" Harganya Tidak Ternilai "


" hah, bagaimana magsudnya mang? " tanya nirwan


" Tumbuhan ini gak akan saya jual jang, Ini sangat langka Beberapa puluh tahun terakhir ini amang juga dapet Tumbuhan ini Di kasih waktu masih Seumuran kalian dulu samang kakek amang " ucap penjual tanaman


" Yah gimana dong mang, kita butuh banget nih buat sembuhin Orang sakit " ucap Opik


" Orang sakit? emmm emang Parah pisan sakitnya jang? sakit apa memang? " tanya penjual tanaman


" emm itu pokonya sakitlah mang, kita kita cuman di suruh cari Tumbuhan pakis itu aja buat di jadiin jamu " ucap nirwan


" Emm Emang kalian Berani bayar berapa ? " tanya penjual tanaman


" haduh berapa nih? Ges berapa nih? " tanya opic


" santai pik, Kita lihat dulu ada berapa uang yang di kasih Guru Buat Perjalanan misi kita ini " ucap nirwan


"nah bener tuh,,, Mang Tungguanya Bentar mau diskusikan dulu " Ucap nirwan


lalu mereka bertiga mendiskusikan harga..


" Sebentar aku lihat dulu isi duitnya berapa " ucap opik sambil Membuka tasnya dan melihat isi dompet


" Ada berapa pik? " tanya sanip


" Oii jang, jadi gimana? berani berapanih? kalau di atas Dua puluh lima Sama Amang bakal di lepas " teriak penjual tanaman ...

__ADS_1


" Di atas dua lima kalo begitu aku bayar lima puluh saja " ucap sanip dalam hatinya


" Iyaa sebentar mang, aduh Ternyata masing masing dari kita hanya di bekali Satujuta, kita nego lagi saja " ucap nirwan


tiba tiba sanip menghampiri si amang penjual tanaman itu sambil memberikanya uang Lima puluh ribu rupiah.


" Emmm ini mang uangnya, Soal kembalinya amang ambil saja yah. amang ini gimana sih coba aja dari tadi bilang Dua puluh lima Harganya kami kan gak akan nunggu lama lama di sini " ucap sanip lalu langsung mengambil Tumbuhan pakis yang sedang di gendong oleh Si amang


amang penjual tanaman langsung ternganga mulutnya melihatnya dan terdiam Sejenak.


" Kurang ajar Maneh jang, magsudnya bukan dua puluh lima ribu tapi dua puluh lima juta " ucap si amang penjual tanaman


" hahhh apa?? " teriak Tiga sejoli


" Dua puluh lima juta? yang bener aja dong mang Masa Tumbuhan Kecil begitu harganya bisa Semahal itu sih " ucap opik


" eh nih jang yah amang kasih tau, pohon pakis ini Meskipun kecil Punya banyak Manfaat makanya guru kalian mengutus kalian untuk mencari Tumbuhan ini. di sisilain Tumbuhan ini juga sulit di kembang biakan Kalau pun ada Biasanya Suka ada di lereng lereng gunung atau Di Tepe tepi jurang jadi wajar harganya mahal. " ucap si amang penjual tanaman sambil mengambil kembali Tumbuhan pakisnya


" Euhh begini saja mang, kan Itu Tumbuhan susah di budi dayakanya kan mang? " tanya nirwan


" iya betul kan tadi amang bilang begitu "


" nah jadi gini aja mang, kita ada uang tiga juta nah gimana kalo kita ambil tanamanya Amang ambil Uangnya gimana?"


" tiga juta, emm egak jang, harganya masih jauh tekor dua puluh dua juta dong amang " ...


" Huhh Sebenarnya jang, Amang pengen bantu kalian " ucap amang penjual tanaman


" Assik Kemakan juga nih si amang sama Omongan ku, " ucap nirwan dalam hatinya


" ******, Dia Emang Jago dalam Memanipulasi Dan Mebujuk orang, semoga aja hati si amang lunak Abis di ceramahin si nirwan " ucap opik dalam hatinya


" Emang Tumbuhan sama pahala Ada Hubungannya yah? " tanya sanip dalam hatinya


kemudian Negosiasi harga berlanjut


" nah bagus mang, ini uangnya sekarang Amang ambil tanaman pakis hanomanya saya ambil yah " ucap nirwan sambil menyosorkan uang


" tapi Sebentar jang amang tidak bisa " ucap amang penjual tanaman


Seketika semua terkejut....


" loh ko gak bisa mang? " tanya opik


" kan tadi amang sudah bilang harganya Jauh "

__ADS_1


" Jadi mang amang masih mikirin soal uang? amang gak memikirkan soal pahala yang akan amang dapet saat nolong orang sakit? " ucap nirwan


" Ahh kamu ini, amang juga ini mau bantu tapi dengan cara yang berbeda " ucap si amang


" Cara yang berbeda gimana caranya mang? " tanya sanip


" amang bakalan kasih tau Kalian di mana dapetin Tumbuhan pakis hanoman, tapi kalo ngasih Pakis hanoman yang amang punya sekarang ini maaf amang gak bisa, karna amang juga butuh uwang "


" ternyata masih keras kepala juga si amang ini " ucap nirwan dalam hatinya


" Oke mang kalau begitu di mana kita bisa dapetinya? " tanya opik


" Tumbuhan ini biasanya bisa Tumbuhan di atas ketinggian tiga ribu meter di atas laut " ucap si amang


" tiga ribu meter di atas laut?" ucap sanip sambil kebingungan


" magsudnya dataran tigi sanip " jawab opik


" iya betul sekali, Tumbuhan ini hanya bisa Tumbuhan di Ketinggian di atas tiga ribu meter, dan seperti yang Amang bilang tadi Tumbuhan ini sulit di temukan, biasanya tumbuh di dalam hutan gunung atau di pinggir Jurang. dan kalo kalian Mencari di daerah garut kalian gak akan pernah nemuin Tumbuhan ini. soalnya Di sini sudah tidak mendukung karna Udah terlalu panas kayanya " ucap amang penjual tanaman


" Kalau begitu di mana kita bisa Menemukan Tumbuhanya mang? " tanya nirwan


" nah ini makanya tadi amang bilang Mau bantu kalian " ucap si amang


" Amang gimana sih, kenapa gak bilang dari tadi kenapa harus berbelit belit gini mang " ucap Sanip


" kamu ini Bisanya cuman mengkritik, kalian harus pergi ke ujung kulon di sana mungkin tumbuhan subur dan tanaman pakis ini juga masih bisa di petik dari alam selagi tidak berlebihan kalian gak akan Di tangkap polisi hutan " ucap amang penjual tanaman


" Polisi hutan? Emang di sana polisi ngapain? kan gak akan ada banyak orang " tanya sanip


" hadehhh iya tentu saja menjaga hutan sanip, oke mang jadi intinya kita harus ke ujung kulon banten gitu? " ucap nirwan


" iya bener sekali " ucap si amang penjual tanaman


..." mungkin ini alasanya kenapa Di tas kita ada tenda sleping bad dan peralatan camping lainya " ucap opik...


" kalo begitu Terimakasih untuk Informasinya mang kami akan berangkat sekarang " ucap nirwan


" kalo polisi hutan di sana emang ngejaga hutan dari siapa pik " tanya sanip


" Sudah jangan di fikirkan, ayo kita pergi nip nanti di jalan aku beri tahu. mang malasih yah aku kita pamit yah " ucap opik


" iya jang hati hati yah, amang sudah memberi map hutanya sama teman kamu semoga berhasil " ucap si amang penjual tanaman


kemudian Mereka melanjutkan perjalanan ke ujung kulon banten. bagaimana kelanjutannya tetap ikuti petualangan indra dan kawan kawan di Para penunggu

__ADS_1


Bersambung…


__ADS_2