Para Penunggu

Para Penunggu
Eps 49 Mundurnya Pentagram


__ADS_3

Setelah guru toni berhasil menggagalkan serangan buto ijo dia melakukan serangan balik kepada Buto ijo dengan Satu tembakan energi seperti jarum yang melesat pada bola api milik buto ijo.


guru toni hanya mengangkat telunjuknya dan mengarahkan ke arah bola api yang sangat besar itu.


meski serangan dari guru toni hanya seukuran jarum penitik, tetapi daya energi dari kekuatan itu sangat besar bahkan melebihi energi yang di keluarkan oleh buto ijo.


akhirnya serangan dari butu ijo bisa di hentikan, bola api itu hancur seketika.


" spppppp ctttttt zubbbbbb buazzzzz " suara dari hancurnya bola api yang menjadi ilmu andalan dari buto ijo


bola api itu hilang tanpa ledakan bahkan menghilang dengan sangat indah, api yang berubah menjadi cahaya- cahaya kecil seperti kunang kunang.


Dengan tatapan kaget dan melotot buto ijo berkata pada guru toni


" Ku kurang ajar siapa kamu Hah? beraninya kamu melakukan itu kepada ku " ujar buto ijo


" but buto, hati hati insting ku mengatakan orang itu berbahaya sangat berbahaya apa kau tidak merasakanya? " tanya banaspati


" iy iya pangeran, aku juga merasakanya, ilmu pamungkas ku di hilangkan begitu saja oleh dia.


padahal jika bola api itu meledak di tangan ku sebelum aku lepaskan, maka energi dari ilmu bola api itu bisa menghancurkan satu desa pada masa lalu dengan sekejap mata, bahkan bisa melukai penggunanya. " jawab buto ijo


" tapi dia menghilangkanya begitu saja " ujar pangeran api banaspati


" tidak penting siapa aku, sekarang yang harus kamu tau adalah, kamu harus bertarung jawab atas semua kerusakan dan kekacauan ini. tempat kalian bukan disini semua ini sudah menyalahi aturan yang sudah di tetapkan" ucap guru toni


" bagaimana cara kau untuk memaksa aku hah? aku suka di sini, di dunia ini aku yang paling perkasa Huahahahhh " ujar buto ijo


" heii buto jangan angkuh nanti kau bisa menyesal " jawab pangeran api banaspati


Di saat guru toni sedang berhadapan dengan jin buto ijo, Dari sebuah pohon ada seekor burung hantu yang menatap ke arah mereka, burung itu bersembunyi memantau pertempuran di lapangan.


di belakang jubah guru toni tertulis Morojaba, ternya burung hantu itu milik organisasi Pentagram yang di Kendalikan sebagai alat untuk memantau sekaligus memata matai.


setelah melihat situasi dan mendengar sedikit percakapan antara guru toni dan jin buto ijo, Burung hantu itu pergi Menuju pocoh untuk memberikan Informasi yang di dapatnya.


Burung itu pun terbang…


Setelah beberapa Saat


Burung hantu itu sampai di tempat pocoh yang sedang Bertarung melawan om tigor Dewi Dan.tobi.


Pertempuran mereka masih seri dan masih sangat Seimbang, Setelah burung hantu sampai Di bahunya pocoh Burung hantu itu seperti memberikan bisikan pada pocoh


Kemudian pocoh mendengarkanya.


" Heiii pocoh Ini aku Sandi ketua mu sekarang aku berada di posisi yang paling aman misi kita sukses meski tidak sesuai rencana.


aku mendapat perintah dari GranMaster agar menyuruh kamu mundur, GranMaster bilang jangan sampai dari pihak kita jatuh korban lagi.


masih banyak informasi yang akan aku sampaikan padamu sekarang cepat mundur. " ujar sandi lewat telepati burung hantunya.


" Apa, Siapa yang Tewas? Di pihak kita Ketua? " tanya Pocoh


" Kamu fikir siapa? selain aku dan kamu? " jawab sandi pemimpin dukun penyihir elit


" ti tidak mungkin wagull " ujar pocoh sambil termenung

__ADS_1


" Iya benar wagul tewas di tangan ponakannya sendiri. sekarang aku menyuruhmu mundur karena dari pihak musuh sudah mendatangkan Bantuan.


misi kita sudah selesai Pocoh, cepatlah kembali ke markas kalo kamu masih Ingin bermain bersama mereka silakan saja tapi resiko kamu tanggung sendiri.


Maaf aku baru memberitahukan ini, misi kita yang sebenarnya adalah untuk membuka segel portal dimensi melalui media kubah penghalang dan ternyata berhasil membawa jin itu ke dunia manusia.


kita tidak akan bisa menangkap kodam itu untuk sekarang ini ketika nanti telah tiba masanya kita akan merebut semua kodam." ujar sandi pemimpin dukun penyihir elit


Mendengar perintah dan himbauan dari ketua, pocoh Berhenti sejenak menyerang om tigor dan yang lainya.


Dia berhenti mengeluarkan tangan besar yang berbulu lebatnya.


" Gawat, Aku benar benar di tinggalkan di Medan pertempuran sendirian, Ketua sudah mundur Dan Wagul sudah Tewas.


kalau pun aku memaksakan bertarung melawan mereka bertiga Aku yang akan terpojok, setelah itu mungkin aku juga akan di habisi seperti wagul.


sial si wagul ternyata dia lebih lemah dari dugaan ku, Aku bisa saja melawan mereka semua tapi kalau sendirian dengan kondisi yang seperti ini pasti bakalan susah.


baiklah sudah di putuskan " ucap pocoh dalam Hatinya


" heii payah apa yang sedang kau fikirkan? apa kamu sudah menyerah? rasakan ini sabetan bulan Sabet.. hiakk " teriak tobi yang berlari menuju pocoh dan akan menyerang.


"Tobi, tidak Jangan menyerang kita tidak Akan tahu apa yang Dia r encankan" teriak om tigor sambil berlari mencoba menahan tobi


" Kita harus segera menghancurkanya om " ucap tobi


" Strenggzzzz " suara benturan senjata tobi


" Tobi Tidak jangan " teriak Dewi


" Hmmm bodoh " ujarcpocoh


Betapa cerobohnya tobi yang maju begitu saja tanpa memikirkan akibatnya, hasilnya tobi tertusuk oleh kuku tajam dari pocoh akibat dari serangan itu.


ternyata Tangan berbulu dan kuku yang tajam adalah Jelmaan dari jin gunduruwo yang telah bersatu dengan pocoh.


" tobi tidak, Kuda kuda ke dua, bumerang Es " teriak Dewi yang mengeluarkan kekuatanya


Dewi melemparkan baling baling bumerang es pada pocoh dan mematahkan kuku tajam yang menempel pada tubuh tobi.


Setelah mendapat serangan itu seketika pocoh mundur beberapa langkah kemudian menghancurkan tembok banguna dan bergerak keluar. sedangkan tobi yang terluka juga di bawa mundur oleh dewi.


" tidak Tobi, " ucap Dewi sambil menatapnya dan menangis


" tobi lihat lihat aku sini lihat, bernafas pelan pelan atur nafas mu tobi " ucap om tigor


" o om tigor, de dewi, maafkan aku karena aku sudah Cer ceroboh " ucap tobi yang Terluka


" Hmm Situasi Yang bagus meski aku gagal Mendapatkan Salah satu dari kalian, setidaknya aku bisa Melukai salah satu dari kalian.


Jika dia beruntung dia Bisa bertahan Sampai satu bulan, Tapi dia akan terus Keritis, aku menyimpan racun di Setiap kuku kuku itu.


Aku akui kalian Semua pendekar yang kuat dan berani, Samapi berjumpa lagi di pertempuran Akhir pertempuran dan peperangan yang sesungguhnya.


Ketika kami menyatukan dunia ini dan dunia para jin hingga tercipta dunia ketiga, portal dimensi, hahahaha " ucap Pocoh


" Jangan bercanda kau, heuhhhh " Ucap Dewi Yang melemparkan bumerangnya ke Arah Pocoh

__ADS_1


Akan tetapi serangan dari dewi tidak berpengaruh apapun pada Pocoh, karna pocoh menahanya dengan kekuatab ekornya dan kuku tajamnya, Setelah Serangan itu tiba tiba Pocoh mengeluarkan asap tebal dan Seketika itu dia menghilang.


" om tigor jangan biarkan dia lolos " ucap Dewi


" Tidak Dewi biarkan dia, Lihat tobi lebih penting Sekarang " ucap Om tigor


" Om tigor benar, Keselamatan tobi lebih penting dari apapun.


Sekarang ayo kita bawa dia Ke rumah perawatan di pondok, Biar tabib Jafar yang menyembuhkanya " ucap Dewi


" Tunggu sebelum kita pulang, kita harus melihat situasi Yuda dan yang lainya dulu di sana. apa mereka baik baik saja atau bagaimana? " ucap om tigor


" Tapi bagaimana dengan Tobi Om? " tanya Dewi


" Begini saja, kamu hentikan dulu saja pergerakan racunya dan Peredaran darahnya, agar racun itu tidak bergerak dan darahnya berhenti sementara " jawab om tigor


" Tapi aku takut, kalau gagal tobi bisa mati " ucap Dewi


" La lakukan saja apa yang di katakan om tigor dewi, Kamu harus yakin " ucap tobi


" tapi kamu yakin Tob? " tanya Dewi kepada Tobi


" Iya lakukan saja cerewet " ucap Tobi


" baiklah akan aku coba " ucap dewi


dewi menggangkat telunjuknya kemudian menyentuh luka dari tobi. dari sentuhanya itu luka dan darah tobi mulai membeku.


" hiaaa, Sabar yah tobi " ucap Dewi


" Ahkkkk tidakk sakitt " teriak tobi


Setelah dewi membekukan bagian tubuhnya tobi yang bolong dan berdarah darah akibat terrtusuk Oleh Pocoh, Akhirnya tobi pingsan tak sadarkan diri.


" Wah dia sudah tidur " ucap om tigor


" iyah sekarang siapa yang akan membawa dia? di saat pingsan " tanya Dewi


" Aku Lebih senang kalau kamu yang mengendong aku dewi ahkk " ucap tobi sambil pingsan


" Hahhh Apa? Aku? sempat sempatnya dia mengigau di saat seperti ini, diam diam ternyata Kamu Cabul juga yah tobi " ucap Dewi


" hahahahhh, selama ini Kamu baru tahu Dew, Ketinggalan jaman kamu kemana ajah pas latihan " ucap om tigor


" Aku tidak terlalu peduli sama cowo kalo lagi sedang latihan om " ucap Dewi


" yasudah biar om saja yang membawa tobi, biar om yang mengendongnya " ucap om tigor


" hati Hati om, lukanya dia jangan terlalu tergores nanti pecah, itu bahaya om " ucap Dewi


" Cieee peduli, iya iya om bakal lembut ko, tenang aja " ucap om tigor


" iiii apan sih om " ucap Dewi yang agak sinis


Beberapa dari anggota pentagram telah mundur karna kedatangan bantuan dari padepokan moro jaba yaitu Guru toni.


sementara itu Tobi terluka lumayan parah karna pertarunganya dengan anggota dukun penyihir pentagram.

__ADS_1


lalu bagaimana nasib yuda dan indra di sana? apakah semua ini Akan segera berakhir? saksikan kelanjutannya di para penunggu


Bersambung…


__ADS_2