
"Berita terkini. Tadi malam, seorang gadis misterius kembali terlihat menyelamatkan sebuah restoran dari serangan perampok berjumlah 15 orang sendirian. Seperti sebelumnya, gadis itu selalu mengenakan sebuah topeng. Beberapa orang mengaku pernah melihat gadis itu mengangkat mobil, meninju menembus dinding beton dan beberapa bahkan melihat gadis itu terbang. Orang-orang memberinya julukan "Guardian of the Night".
Selanjutnya, seorang gadis berusia 10 tahun ditemukan tewas oleh serangan serigala raksasa. Dikatakan dari ukuran gig-
klik
Kumatikan radio di sampingku lalu kembali duduk bersandar di sofa dan mendesah. "Sialan. Hanya itu saja yang diberitakan. Aku butuh berita yang lebih besar! "
Hi. Perkenalkan namaku Gracia. IQ 140. Ya, aku tahu. Aku memiliki IQ tinggi. Itulah sebabnya aku selalu diceramahi oleh kakakku satu-satunya yang menyuruhku untuk mendapatkan pekerjaan profesional sehingga aku tidak terus membuang-buang kecerdasanku. Hanya karena dia seorang
ahli bedah profesional, bukan berarti aku harus mendengarkan semua ocehannya, kan? Maksudku, ini kehidupanku dan sebenarnya aku sudah punya pekerjaan. Yah meski itu tidak resmi. Aku mendapatkan informasi yang dibutuhkan lalu menukarnya dengan uang. Percayalah, kalian tidak tahu seberapa hebatnya aku dalam pengumpulan data dan pengumpulan informasi.
Kenapa aku jadi begitu tertarik dengan dunia Supernatural? Nah, semua berawal pada suatu malam. Awalnya aku tidak percaya dengan yang namanya makhluk gaib. Bagiku itu semua hanya fiksi, hanya ada di film ataupun manga yang sering aku baca. Hingga kakakku itu memperkenalkan kekasihnya yang ternyata seorang zombie. Sejak itulah aku percaya keberadaan mereka kita. yang diam-diam hidup di antara
Jangan bertanya tentang hubungan kak Virza dengan kekasih zombie nya itu ya! Aku tidak tahu. Aku tidak mencampuri urusan kakakku. Ditambah kami tidak tinggal serumah. Nah, mungkin kalian bertanya-tanya kenapa kami bersodara tetapi tidak tinggal bersama? Jawabannya karena keluarga kami yang rumit. Kami lahir dikeluarga dengan kejeniusan tinggi,
tetapi dengan ego yang tinggi pula.
Beberapa tahun lalu kedua orang tua kami bercerai. Kak Virza yang paling menentang itu akhirnya memilih untuk pergi dan tinggal sendiri. Ayah kami pun pergi dan menikah lagi. Beberapa bulan kemudian ibu kami meninggal dalam sebuah kecelakaan pesawat. Tragisnya ayah kami dan keluarga barunya berada dipesawat yang sama. Yah, kini kami jadi yatim piatu. Meski begitu kami tetap tidak tinggal bersama.
Sepertinya cukup dengan cerita kelam keluargaku, sebaiknya kita kembali ke topik awal. Jadi disuatu malam, sepulangnya aku dari bertemu klien, saat itu aku bertemu dengan salah satu dari makhluk itu. Salah satu yang di kenal dengan "Guardian of the Night". Pada malam itu dia menyelamatkan hidupku dari sekelompok preman yang menggangguku. Aku jatuh cinta padanya pada pandangan pertama meskipun aku belum pernah melihat wajahnya sekalipun. Aneh? Ya memang. Aku terpesona oleh mata hitamnya yang indah. Aku tidak sempat mengucapkan terima kasih langsung padanya. Sejak hari itu, aku sudah mengumpulkan data setiap hari tentang dia untuk melacak keberadaannya. Aku mengumpulkan data-data dari berita supernatural di radio yang mengudara setiap malam, namun itu semua tidak cukup.
Namun begitu, sekarang akhirnya aku telah mengumpulkan cukup data. aku telah menemukan pola dari keberadaannya. Jadi, aku bisa menyimpulkan kapan dan di mana dia akan kembali muncul. Menurut perhitunganku, ia akan berada di dermaga timur kota malam ini pukul 20:00. Jadi malam ini, aku akan menunggunya di sana.
***
"Aku akan pergi sekarang! Aku akan kembali beberapa jam lagi! " Aku keluar dari rumah, mengikat tali topeng diwajahku, lalu terbang meninggalkan rumah.
Hi. Namaku William. Aku berasal dari garis keturunan panjang vampir kerajaan. Keturunan ke-18 dari Count Dracula. Apa yang harus aku lakukan selama hidupku? Saat siang hari, aku bekerja di sebuah bank darah. Kenapa? Ayolah! Ini pekerjaan terbaik yang dimiliki seorang vampir. Aku dibayar Rp. 1.000.000 per bulan. Aku tahu. Itu tidak banyak. Tapi di mana lagi aku bisa mendapatkan begitu banyak makanan gratis? Karena bosku juga seorang vampir
yang menyamar, dia membayarku 5 bungkus darah setiap hari! Keren, bukan?! Oh, aku hampir lupa. Kami vampir telah beradaptasi agar tahan terhadap sinar matahari selama berabad-abad. Jadi, berjalan di siang hari yang cerah? Tidak masalah.
Lalu saat malam hari aku memiliki pekerjaan lain yaitu melawan kejahatan. Sedikit membantu polisi. Seperti yang kalian tahu, kota besar cenderung banyak terjadi kejahatan. Karena itulah, bermodalkan sebuah topeng untuk menyembunyikan identitasku, setiap malam aku akan bergiliran pergi ke tempat-tempat yang rawan kejahatan. Asal kalian tahu saja, tidak semua kriminal yang ku hadapi adalah manusia.
***
"Sial! Aku tidak pernah berpikir akan menghadapi situasi seperti ini." Aku panik karena ada 3 serigala besar mendekatiku dan membuatku tersudut.
"Wah, wah. Tebak apa yang kita miliki
__ADS_1
untuk makan malam." kata salah satu serigala. Kemudian salah satu nya melompat ke arahku. Pada saat yang sama, sesuatu terbang turun dari langit dengan kecepatan yang luar biasa dan langsung menyungkurkan serigala itu ke tanah, membuat lubang besar serta kepulan debu di sekitarnya. Ku lihat serigala itu sudah kalah hanya dengan satu pukulan. Begitu kepulan debu menghilang, terlihat lah sosok yang sedang ku tunggu. Dia lah The Guardian of the Night. Berdiri menatap dua serigala lainnya yang menggeram marah padanya.
"Kalian tahu, seharusnya kalian tidak mengeroyok seorang gadis lugu seperti itu." Ucapnya dengan suara lembut.
Kedua serigala marah lalu melompat tiba-tiba, ia melompat dengan anggun ke belakang mereka dan membuat mereka kehilangan target.
"Gerakan yang buruk. "Ucapnya sambil memegang ekor kedua serigala dan melompat 30 kaki ke udara dan menarik mereka bersamaan. Dia kemudian memutar dirinya dan melemparkan mereka jauh ke laut.
Saat dia kembali ke bawah, dia berjalan ke arahku dan mulai bicara. "Sekarang dirimu, tuan putri. Apa yang seorang gadis muda dan cantik seperti mu lakukan di tempat yang berbahaya di tengah malam, hmm? "
"T-tuan putri? Eh ... A-aku.. Maksudku, aku ingin bertemu denganmu. Ya. Aku ingin mengucapkan terima kasih karena telah menyelamatkan ku sebelumnya. Dan juga untuk saat ini."
"Kau datang ke sini hanya untuk itu?" Gracia mengangguk "Bagaimana kau tahu aku akan datang ke sini? Bagaimana jika aku tidak datang ke sini? Kamu pasti sudah mati sekarang."
"Aku mengumpulkan data tentangmu. Aku melihat ada pola tentang keberadaanmu."
"Wow, kau benar-benar hebat. Ya, senang bisa membantu. Nah, Sekarang jika kamu tidak keberatan, aku harus pergi dulu. Semoga harimu menyenangkan." Dia sudah hendak terbang lagi, lalu akupun berteriak.
"Tunggu! Kau vampire, bukan?" Dia segera berbalik dan menatap ku.
"Bagaimana kamu bisa tahu?" Dia tampaknya jadi sedikit tertarik dengan pengetahuanku.
"Aku mengerti. Kau menganalisa semua kemungkinan sampai sejauh ini. Kau benar tentangku. Aku vampir. Tapi seperti nya kau tidak takut pada vampir, aku benar?"
"Tentu saja tidak! Aku pikir kalian keren. Terutama dirimu. Kau adalah Guardian of the Night!"
"Apa?" Dia mengernyit dengan pernyataanku.
"Penjaga Malam." ulangku.
"Pfft.. Jadi aku semacam superhero sekarang?" Dia kemudian tertawa terbahak-bahak.
"Yah, aku rasa begitu .." Aku mengangkat bahuku.
Dia tiba-tiba berhenti tertawa. "Kau tahu, sebelum datang ke sini aku sedang tidak dalam suasana hati yang baik. Tapi berkatmu, aku akhirnya bisa kembali tertawa. Aku sungguh berterima kasih, tuan putri."
Dia memanggilku 'tuan putri' lagi.
"Kamu cukup menarik. Entah kenapa aku merasa senang bicara denganmu. Apa kau mau hangout dengan ku kapan-kapan?" Tanyanya dengan nada paling halus.
__ADS_1
Wajahku langsung berubah merah. "E-Eh ???? T-Tapi aku bahkan tidak tahu namamu. A - aku bahkan tidak pernah melihat wajahmu sebelumnya."
"Ah.. Itu simple. Kita akan memulai dengan perkenalan diri. " Dia berkata sambil melepas topeng nya, mengungkapkan wajahnya. Dia sangat tampan. Rambutnya hitam gelap tidak terlalu panjang di atas bahunya. Dia memiliki mata hitam bulat yang indah. Dan bibir manisnya tampak begitu menggoda .... Seolah-olah aku terhipnotis untuk mendekap dan menciumnya, lagi .. dan lagi.
"STOP !!!" Aku menampar diriku sendiri untuk menghilangkan pikiran-pikiran kotor dalam kepalaku.
"Kenapa kau menampar dirimu tiba-tiba? Oh ya, namaku William Ethrama. Kau bisa memanggilku William atau Willi. "
"O-Oh.. Aku-err-Halo nama-ku, kau-err .." Nah, ini memalukan. Entah kenapa otakku tiba-tiba jadi begitu bodoh. Ini sungguh tidak sesuai dengan karakter IQ 140 sama sekali.
Dia tampak tertawa melihat kegugupanku.
"Emm.. Jadi siapa namamu?" Dia bertanya tidak ingin menunggu lebih lama lagi.
"N-Namaku Gracia. K-kau bisa
memanggilku Gracia."
"ya. Aku suka, terdengar lucu."
"K-Kau pikir itu lucu?" Wajahku menjadi merah lagi. "Dan kenapa sejak tadi kau memanggilku tuan putri?" Tanyaku
"Karena kau sangat cantik seperti seorang putri" yap lagi lagi wajah ku dibuat memerah.
"Menurutku kau juga tampan" ucapku pelan. Dia hanya tersenyum mendengarnya. Astaga ini jadi semakin canggung.
...***...
Kami mulai bergaul dan mengenal satu sama lain dengan baik. Perasaan ku padanya telah tumbuh lebih dalam dan lebih dalam lagi. Tapi aku merasakan ada yang anehnya dari nya. Aku merasa bahwa William memiliki sesuatu yang dia rahasiakan dari ku. Tapi biarkan saja untuk saat ini, biarkan dia sendiri yang mengungkapkannya nanti.
"Emm, William?"
"Ada apa, Gre?"
"Jumat ini aku ada janji bertemu teman lama ku. Aku ingin tahu, jika kamu tidak sibuk atau apa- " Aku belum selesai dia sudah memotongnya.
"Tentu saja aku akan senang bisa bertemu dengan temanmu itu. Aku suka mendapatkan teman baru. Kecuali temanmu itu adalah werewolf. Kau tahu, vampir dan manusia serigala tidak bisa bergaul. " Kata William bercanda.
"Tentu saja tidak, bodoh. Temanku itu manusia. Aku yakinkan pada mu, semua akan baik-baik saja? " Aku tersenyum meyakinkannya.
__ADS_1
Tentu saja kita tidak mungkin bertemu dengan manusia serigala, bukan?