PASANGAN MILENIAL

PASANGAN MILENIAL
Bagian 11


__ADS_3

Suaatu pagi di hari kamis yaang cerah di ruang tamu raia dan rian berfikir untuk mengadakan acara syukuran rumah baru mereka dengan mengadakan pengajiaan di rumah mereka. untuk memenuhi rasa syukurnya telah diberikan kesempatan untuk memiliki tempat untuk tinggal dari hasil kerja raia dan rian sslama kurang lebih 4 tahun di kumpulin.


Raia memberikan ide pertamanya ke rian. raia dan rian saat ini sedang rebahan di kamar.


“Yan…. Gimana kalo kita adain acara syukuran pengajian di rumah? Biar makin berkah” pendapat raia


Rian melihat raia cukup antusias untuk melaksanakan ide nya. raia terlihat begitu antusias dengan acara ini membuat rian juga ingin membuat keinginan raia menjadi kenyataan.


“Boleh juga ide kamu" ujar rian setuju


"kebetulan nih yan.. temen kantorku ada yaang punya kenalan pemilik pesantren.. jadi aku bisa kontak dia buat adain doa bersama anak yatim” seru raia


Mendengar itu rian melangsungkan raia untuk langsung menelfon temannya agar tetap bisa berkoneksi dan bisa cepat di atur jadwalnya.


“Kalo gitu Kamu telfon aja langssung… biar kita atur nantinya” perintah rian


“Oke” ujar raia


Pendapat raiadi terima baik oleh suaminya rian. lalu raia menelfon temannya untuk memastikan kedatangan anak anak pesantren untuk mengisi acara doa bersama. teman raia bermama dian, dian adalah teman sekanotr raia dan partner terkedat raia. dian yang memiliki kenalan pesantren bernama pesantren al berkah.


“Assalamualaikum diann.." salam raia di telfon


"ini gue raia......... ini nih mau nanya…......... lo ada contact sama pesantren al berkah kan ya?" tanya raia pada temannya dian di telfon


"guee mau adain acara pengajian dirumah nih... iya..... kaan gue baru pindahan. Baru sebulan disini….. gue pengen rumah gue di doain banyak orang biar bisa tenang mejalani kehidupan di rumah baru... lu bisaa atur ga ?" tanya raia lagi di telfon


"Nanti lu chat gua aja kalo udah fix berapa berapa anaknya yang bakal dateng....okee tengkyu yaa .." ujar raia berterima kasih pada temannya dian melalui telfon


"waalaikumsalam” salam raia sambil menutup telfonnya


Dian merupakan teman dekat raia. atau bisa dibilang partner paling asik bagi raia. dian sangat ambisius dengan tujuannya. hal itu yang membuat dian selalu berhasil mendapatkan apa yang dia inginkan. Setelah menelfon temannya, rian daan raia langsung menyusun rundown acara pengajian di rumahnya.


“yan yang aku pikir gini…" ujar raia memulai percakapan menyampaika idenya


"kita adain pengajiannya sekitar sore biar ga panas." ujar raia mulai menjelaskan

__ADS_1


"sore ke malam itukan waktu yang lagi bagus bagusnya buat berdoa. Nanti kita sekalian makan malem bersama.” Raia menyelesaikan pendapatnya


Rian mendengarkan dengan seksama apa yang dimaksud raia. raia tampak sangat serius saat menjelaskan. raia memang tipikal orang yang serius dalam mengerjakan tugas. bila diberikan tugas. raia pasti merasa sangat antusias. begitu juga bila raia sedang memiliki acara. dia akan sangat ambisius sampai acaranya bisa berhasil. sifat itu lah yang di sukai oleh rian. dan membuat rian jatuh cinta. selain cantik, raia juga memiliki sifat tanggung jawab.


“Boleh juga... aku percaya sama jadwal kamu yan ” ujar rian menyetujui maksud raia


Rian akan selalu setuju dengan pendapat raia. karena raia memang selalu berhasil mendapat apa yang dia inginkan. rian akan selalu percaya dengan maksud yang raia inginkan.


“Kamu ada budget berapa? Biar aku itung keperluan yang harus dibeli” ujar raia sambil membuka notes di handphone nya


Rian mengecek budget nya di handpone. karena semua uang rian ada di ATM.


“Aku ada budget sekitar 400 rb” ujar raia memberi tau


“Oke kalo aku ada sekitar 500 rb” jawab rian


“Tapi aku masih ada tabungan sih.. kalo kepepet bisa dipake dulu gapapa” ujar raia memberi solusi


lagii... raia merelakan tabungannya yang disimpan untuk membeli beberapa keperluannya untuk melancarkan acara yang ia nanti nantikan. raia memang salah satu orang yang merelakan apa saja untuk mencapai ambisinya.


“aku baru contact sama temen ku dian... katanya nanti di chat lagi ke aku kalo udah fix berapa berapa orang nya” ujar raia menjelaskan


“ohh gitu oke kita tunggu dulu aja. Kita pikirin aja dulu mau beli apa aja” ujar rian


“Iya.. kalo menurut aku kita butuh kue sama buah itu buat pas acaranya, untuk makan malamnya kita pesen nasi box aja” ujar raia


Mendengar pendapat raia lagi rian langsung menyetujuinya karena ia tau raia pasti tau yang terbaik untuknya.


“Boleh juga” jawab rian


Lalu beberapa menit kemudian diam temannya raia meengirim pesaan ke raia


‘Ai gua udah chat pemilik pesantrennya. namanya pa yazid. Katanya ada 35 anaak yang bakal fix dateng. 15 laki laki 20 perempuan. Sama pendamping anak anak ada 2. yang ssntriawati 1 dan santriawan 1. sama supir busnya 1’ isi pesan dari dian teman raia


Setelah mendapat isi pesan itu raia menginfokan ke rian.

__ADS_1


"Yan tadi kata temenku sekitar 35 orang. 20 orang perempuan. 15 orang laki laki. Ustadnya ada 2 laki laki 1 perempuan 1. Oh iya sama supir busnya 1.” ujar raia ke rian


“Oke total berarti 38 ya?" tanya rian


"iya..." jawab raia


"kita beli kue di toko yaang kue yang lengkap yang di perempatan drket toko furniture utu loh yan..


kalo ga salah harganya 55 ribu untuk kue ubi dengan atasan nya keju. Kita beli 3 yaa.


Jadi 275 ribu Bebas varian rasa


terus kita beli buaah jeruk 1 kg sekitar 25 ribu. Terus semangka 2 sekitar 30 ribu.


Melon 2 sekitar 35 ribu.


nanti buah buahnya di potong di servenya pake piring.


Untuk makan utamanya kita beli nasi box aja pesen nasi ayam atau ikaan.


Temen ku ada yangg punya cathering 1 boxnya 20 ribu. 20 box dikali 38 orang jadi 720 ribu. “ jelas raia sambil mengetik catatan di notes handphonenya.


Rian yang mendengarkan hanya bisa menjawab iya. karena raia orang yang sangat gesit dalam menghitung.


“Totalnya jadi sekitar 1.085.000 ribu " ujar raia selesai menghitung


"Wah ini sih lebih jadi budget kita” ujar raia menyelesaikan hitungannya di kalkulator handphone


“Ohh gapapaa…" jawab raia


" kalo gitu aku pake uang tabungan ku dulu aja.. yang penting kita bisa adain pengajian…” jelas raia pada dirinya sendiri


Rian yang sedari tadi memerhatikan membuka percakapan memastikan.


“Besok kita beli belanjaannya yaa” ujar rian

__ADS_1


“Iya” jawab raia


__ADS_2