PASANGAN MILENIAL

PASANGAN MILENIAL
Bagian 2


__ADS_3

"lu sama gua disuruh pa bos ketemu klien di perusahaan berita ******..... sekarang" ujar raia


"hah?? sekarang?" tanya dewi terkejut


"iya...." jawab raia singkat "ayo siap siap udah di tunggu pa bos nih" ujar raia pada dewi


dewi mengangguk dan menemui pa ujang yang menjadi supir mobil. hari itu raia, dewi dan pa bos melaju menuju kantor berita untuk bertemu klien membahas tentang berita yang akan dijadikan bahan komik.


setelah sampai di kantor berita, raia dewi dan pa bos langsung bergegas menuju ruangan tempat meeting. Raia sama sekali tidak mengubris orang orang sekitar yang sedang sibuk bekerja dan ada beberapa yang memperhatikannya. Dewi teman raia melihat sekeliling dan merasa dirinya di perhatikan oleh beberapa orang. Dewi menyadari itu.


Rian yang bekerja di kantor tersebut melihat raia sedang meeting bersama bosnya dan membuat rian jatuh hati karena paras raia yang sederhana namun menarik. Saat itu raia melewati ruang kerjanya yang membuat rian jatuh hati. melihat wajahnya yang tampak sangat serius dan ambisius membuatnya ingin berkenalan lebih jauh. teman rian yang bernama edi saat itu memerhatikan rian yang sedari tadi memandang raia dengan sangat mendalam.


"rian! serius banget liatnya" ujar edi pada rian


"eh.. kaget gue.." ujar rian pada edi


Edi dengan iseng terus menggoda rian yang terus senyum senyum sendiri.


"senyum senyum aja nihh... cewe yang mana nih? yang kerudung biru atau kuning?" tanya edi


Raia hari itu memakai kerudung biru sedangkan Dewi memakai kerudung kuning. Rian tidak terlalu memerhatikan edi dan terus melanjutkan pekerjaannya. Karena baru saja mereka sampai di kantor berita Raia, Dewi dan Pa bos sudah ditunggu di ruang meeting bersama klien yang sudah menunggu sejak tadi


Sedangkan raia saat itu tidak terlalu memerhatikan rian karena tuganya sedang menumpuk dan raia memiliki banyak tugas yang diberikan oleh bosnya.

__ADS_1


Meeting berlangsung sekitar 2 jam. Hasil keputusannya hati itu adalah kisah seorang anak cantik yang harus bertahan hidup di tengah kota yang keras. Raia mencatat semua hasil rapat di buku catatannya. Selesai rapat raia dan dewi memutuskan untuk makan siang dulu di tempat kantor berita tersebut. pa bos mengizinkan mereka tetapi mereka akan kembali sendiri tanpa mobil kantor.


Saat itu raia berada si kantin kantor berita milik rian. Saat sedang menunggu pesanan makanan Rian dan Edi temannya datang duduk bersamanya. Raia tidak keberatan dengan orang orang baru disekitarnya karena saat kuliah dulu ia diharuskan untuk bisa berkomunikasi dengan banyak tipe orang.


Raia dikenalkan oleh rian melalui temannya rian yang bernama edi. edi adalah teman dekat rian di kantor. Edi orang yang sangat humble, terbuka dan pede bila berkenalan dengan orang baru.


Saat itu rian dan edi hanya duduk untuk makan siang bersama. tidak ada percakapan apa apa. raia dan dewi juga merasa biasa saja. Rian beedegub kencang saat duduk bersama raia.


Karena kantor rian dan raia satu produksi rian sering bertemu dengan raia. edi teman rian tau bagaimana rian sangat menyukai raia. dari setiap sorotan mata rian selalu mengartikan cinta yang begitu mendalam bagi rian.


Edi dengan sangat pede memperkenalkan rian kepada raia. saat itu raia sedang istirahat makan siang di kantor rian. edi dengan mengajak rian duduk untuk makan bersama raia dengan temannya. saat itu edi dengan berani memperkenalkan dirinya di hadapan raia.


"assalamualaikum... kenalin nama gue edi.. ini temen gue namanya rian masih single" ujar edi dengan percaya diri memperkenalkan dirinya dan edi kepada raia sambil menjabat tangan.


raia membalasnya dengan sopan tetapi tidak begitu mengubris maksud dari edi berkenalan.


lalu edi memperkenalkan rian ke raia. rian dengan tangan gemetar dan jantung yang berdegub kencang memperkenalkan dirinya di depan raia.


"Assalamualaikum.... rian." ujar rian singkat menjulurkan tangannya


"waalaikumsalam.....raia" jawab raia singkat dengan membalas juluran tangan rian


raia membalas dengan salamaan hangat dan penuh senyuman.

__ADS_1


hari itu percakapan dimulai oleh edi yang menanyakan pekerjaan raia. lalu perjalanan karier raia. juga beberapa hal tentang percintaan raia. apakah raia sudah memiliki pacar? tanya rian saat itu


"jadi kamu kerjanya sebagai editor komik? wahh sering sering ketemu nih kita kalau gini" ujar edi pada raia memulai kembali percakapan sehabis berkenalan


raia membalas dengan singkat dan tidak terlalu memperdulikan rian yang sedari tadi memperhatikan raia begitu dalam. raia tipe yang tidak terlalu membaca situasi. karena pekerjaannya sebagai editor dimana harus fokus dengan apa yang dibahas oleh sang pembicara. selama edi berbicara raia mendengarkannya dengan baik.


teman raia yaitu dewi menyadarkan sesuatu yang mendalam yang dirasakan oleh rian. dari sorotan matanya menandakan rian sangat menyukai raia. dewi yang bersudut pandang wanita memahami sekali pandangan rian tersebut.


"gue kerjanya sebagai fotogtafer disini. sama rian juga nih. cuman rian lebih pro dari gua. karena dia lebih pengalaman dari masa kuliahnya" ujar edi pada raia


raia hanya mengangguk mendengarkan rian berkenalan. selama edi berbicara edi sangat antusias memperkenalkan rian dan membuka celah agar rian bisa mengobrol dengan raia. tetapi rian tidak bisa menatap mata raia yang sedari tadi menjawab pertanyaan pertanyaan yang di lontarkan edi


"eh iya ini temen gue edi juga suka banget baca komik anak anak" ujar edi pada raia "mungkin kalian bisa saling kolaborasi bareng kan buat nemuin model yang pas?" ujar edi lagi pada raia


rian berdegub kencang sedangkan raia hanya mengangguk iya. sampai pada akhirnya percakapan pun selesai. edi meminta kontak raia agar raia bisa saling membutuhkan bila memang ada kesulitan. raia memberi kontak edi. selesai istirahat mereka kembali dalam kesibukannya masing masing.


"minta kontaknya dong buat ngechat aja nih" ujar edi dengan pede


"oohh boleh boleh... nomornya 08×××××××× " jawab raia


Rian menyimpan kontak raia juga. Di waktu yang longgar rian dengan sangat antusias mencoba untuk memulai percakapan lewat whatsapp dengan raia. raia membalasnya dengan sangat baik. menurut raia saat itu rian sosok yang bisa diandalkan saat bekerja. hal itu yang membuat raia menyukai rian.


sampai pada akhirnya rian melamar raia. saat itu raia diajak untuk pergi liburan ber empat dengan teman temannya. raia dan rian saat itu saling jatuh cinta satu sama lain. di sebuah pantai akhirnya rian meelamar raia. mereka tidak menjalin pacaran. rian dengan berani melamar raia dan raia menerimanya.

__ADS_1


Karena rian tau bahwa raia adalah tipikal yang pasti dan langsung ingin mendapatkan intinya.


sejak saat itu rian dan dan raia menjadi pasangan yang di idam idamkan oleh teman temannya. selain sama sama tampan dan cantik, pasangan ini sangat romantis dan lucu di saat saat tertentu.


__ADS_2