
Suatu malam di malam minggu yang cukup tenang di kamar raia dan rian merasa sangat jenuh dan bosan akan malam itu. Raia sedang rebahan di kasur sedangkan rian bermain handphone sepanjang hari. Rian berinisiatif untuk bermain ludo king. Suatu permainan yang biasa dimainkan oleh anak anak zaman sekarang di aplikasi handphone.
"Ayy kita main ludo king yuk!"ajak rian sambil mempeelihatkan permainannya di aplikasi handphone
"Ludo king tuh apa?" Tanya raia
Raia yang setiap hari hanya melihat lihat pakaian yang lucu lucu di aplikasi jual beli merasa penasaran dengan permaianan yang rian sebutkan
"Ludo king tuh kaya permainan ludo tapi di aaplikasi” jelas rian "kamu tau permaianan ludo kan? yang biasa ada di belakang permainan ular tangga" tanya rian menjelaskan
"Oohh iya tau... boleh boleh ayukk" ujar raia menyetujuinya
Rian memperlihatkan permainannya di aplikasi handphonennya. Rian menjelaskan alur permainannya.
"jadi siapa yang duluan masukin semua pionnya ke kotak tengah ini (sambil menunjuk kotak tengahnya dia yang menang) dan mainnya sesuai dadu" ujar rian menjelaskan ke raia
"Kan ada 4 warna pion kamu pilih 2 warna yaa" jelas rian
Raia sempat bingung memilih warna pionnya yang akhirnya ia memilih...
"Aku mau merah sama biru" ujar raia memilih
"Oke berarti aku ijo sama kuning" jawab rian
Rian dan raia cukup exited melihat permainan ludo king di aplikasi. permainan ludo king di aplikasi adalah permainan yang baru diketahui raia hari itu membuat raia penasaran karena sebuah permainan yang baru diketahui saat bermain kemungkinan akan kalah saat melawan orang yang sudah dari dulu mengetahui permainannya.
“Ini siapa yang cepat sampe kotak dia yang menang kan?” tanya raia
“Iya. Ini sesuai dadu yang kita kocok. Kalo kamu mau keluar dari kotak ini kamu harus bisaa dapetin 6 angka di dadu” jawab rian menjelaskan
“oo gitu okee aku paham sekarang” ujar raia
Raia mengkocok dadunya dengan menekan dadu yang ada di aplikasi. angka dadu pertama yang keluar yaitu angka 6.
“Eh... aku dapet 6 nih.” ujar raia terkejut
“nah kamu pilih mau keluar yang warna merah atau biru?” tanya rian memastikan
“Merah aja deh.” ujar raia memutuskan
Raia mengeluarkan satu ludo yang warna merah. Di awal raia permainan raia memenangkan pertandingan. Semua ludo sudah keluar dari sarangnya. baik yang warna merah ataupun biru. hanya membutuhkan waktu 15 menit saja untuk raia mengeluarkan semua pion. Sedangkan rian masih ada 2 pion ludo yang belum keluar.
“Punyaku udah keluar semua dari sarangnya.” ujar raia senang
__ADS_1
“Iya tapi punya ku udah masuk 2.” ujar rian
Raia masih belum paham bagaimana cara perjalanannya agar ia menjadi pemenang.
“Oh iya Harus masuk ke kotak situ ya.. buat jadi pemenangnya”. Ujar raia memastikan
“Iya” jelas rian
8 menit kemudian raia berhasil memasuk kan 4 pionnya. Raia memang hanya bermain tanpa strategi sedangkan rian bermain dengan strategi
“Kayanya aku yang menang deh. Soalnya aku udah masuk 4 pion.” ujar raia pada rian dengan bangga
“belum tentu. Kita liat aja nanti” ujar rian dengan santai
“aku dari tadi dapet dadunya angka 3 terus deh.” Ujar raia
“Iya yaa.” jawab rian membenarkan kata kata raia
5 menit kemudian rian memasukan 3 pionnya ke kotak yang berada di tengah.
“Nah aku tinggal 3 pion lagi” ujar rian senang
Rian tinggal 3 pion lagi sampai di kotak tengah. sedangkan raia masih 4 pion lagi yang masih berkeliaran di jalan.
“ayo dong aangka 5 pliss” ujar raia sambil
Raia memencet dadu sambil berdoa agar menadapat angka 4
“NAH dapet angka 4 akhirnya.." ujar raia lega
"yes aku masuk 1… aku tinggal 3 lagi juga nih” seru raia
5 menit kemudian rian berhasil memasukan 2. Sedangkan raia 1 pion
“Aku 1 lagi masuk menang nih” ujar rian memberitau
“Kamu dapetnya pas terus sih” kesal raia
“Iya keberuntungan ku “ ujar rian
Rian selalu mendapat angka yang sesuai drngan keinginannya. hingga 2 menit berikutnya raia memsukan 1 pion.
“Yeayy penentuan yang cukup menegangkan aku berhasil masukin 1 poin lagi” ujar raia
__ADS_1
“Semoga dapet 5…bismillah…” ujar rian bersemangat
Rian mengocok dadu. Dan ternyata... keberuntungan ada pada rian lagi rian mendapat angka 3 di dadu
“yess... masuk lagi satu..." ujar rian sambil memasukan pion ke kotak "oh noo! Dua lagi lohh” ujar rian berkeringat sambil melihat dua pionnya yang masih belum masuk ke kotak
Melihat itu membuat raia makin bersemangat dan berdebar untuk melanjutkan siapa yang akan menang
“sekarang giliran aku ya... semoga dapet angka 3 “ Ujar raia sambil berdoa
Raia memencet tombol dadu pada handphonenya dan ternyata raia mendapat angka 3.
“YEAYY! AKU MENANG WUHU!” seru raia dengan cukup kencang dan sanang
Rian hanya tercengang melihat raia bisa memenangka permainan yang baru saja ia mainkan hari ini.
“Woww kamu baru pertama kali main tapi bisa menang” ujar rian kagum
“Hehehe” “ternyata mudah juga ya main ini” ujar raia membanggakan diri
“Iya kalo menurutku sih ini keberuntungan kita gitu” ujar rian
“Iya tergantung hoki kita hari itu ya” ujar raia melanjutkan
Saat sedang senang senangnya raia teringat sesuatu.
“Yann kita sampe lupa sholat!!!" Seru raia
"eh iyaa…. " ujar rian terkejut melihat jam
"Cepet kita wudhu" ujar rian sambik menuju kamar mandi belakang
Raia wudhu di kamar mandi depan sedangkan rian wudhu di kamar mandi belakang
“Kita jamaah yaa" ajak raia yang beegegas ke kamar mandi depan
“Iya” ujar rian
Paginya hari minggu pagi adalah weekend di rumah baru raia dan rian memiliki inissiatif untuk bermain siapa yang paling cepat selesaai beres beres dia yang menang dan harus melayani permintaan sang pemenang di hari itu. karena melihat rumah mereka yang sangat berntakan oleh beberapa barang yang berserakan di berbagai tempat.
“Yan aku ada ide, kita main siapa yang paling cepet beres beres dia yang menang. Nanti tempatnya kita kocok. Dan batas waktunya sampai adzan. Gimana?” ujar raia.
Raia yang sedang melihat rian mengajak rian bermain challenges sedangkan rian yang sedang duduk santai di ruang tamu.
__ADS_1
“Oke boleh juga” jawab rian
“kitaa tulis yaa ruangan mana aja yang mau diberesin. ada kamar depan, kamar belakang, dapur, kamar mandi depan, kamar mandi belakang, dan ruang tamu. Total ada 6” ujar raia sambil menulis di sebuah kertas kecil