PASANGAN MILENIAL

PASANGAN MILENIAL
Bagian 21


__ADS_3

Hari ini adalah hari senin, senin pagi yang begitu sibuk. hari senin adalah hari dimana semua sudah teratur dan diatur. dan di hari ini juga raia harus melakukan banyak pekerjaannya di kantor.


Terjadwal dengan rapih di buku catatan juga di notes handphone milik raia. alarm selalu membangunkan tepat waktu. hal itu yang selalu raia andalakan. alarm selalu membenarkan segalannya. dia adalah penyelamat waktu dari segala penyelamat penyelamat yang ada.


Pagi hari di hari senin selalu menunjukan hari yang paling panjang diantara hari hari lainnya. rian dan raia kembali bekerja. seperti biasa rian berangkat bekerja ke kantor berita yang berlokasi di jakarta selatan. dan mengantar raia sebelum pergi ke kantornya.


Sedangkan raia bekerja di kantor sebagai editor komik anak anak yang sekarang sedang akan naik pangkat menjadi editor komik dewasa.


Hari ini Riaan dan raaia berangkat kerja pagi pagi sekali sekitar pukul 05.00 pagi. Karena rian memiliki tugas dari bosnya. Bos raia tipikal yang sangat suka tepat waktu. dan hasil yang memuaskan. hasil menjadi prioritas utama dalam pemeriksaan bos raia.


saat ini rian sedang berada di ruang tamu sedangkan rian berada di kamar.


“Ayy udah siap? Aku udah di wahatsapp bos nih disuruh berangkat pagi pagi” tanya rian yang sudah berpakaian rapih menuju kantor


“Sebentar yan… aku nyari file ku dulu… duh mana yaa… kemarin disini…" ujar raia sambil keliling mencari file


raia sibuk mencari filenya yang akan dia bawa ke kantor. raia tau bahwa ia mungkin sudah telat masuk kantor tetapi file yang ia pinta harus ada. karena bila filenya tidak ada tidak akan ada gunanya raia ke kantor.


" oh ininih udah ketemu…. " ujar raia yang akhirnya menemukan filenya di tumpukan laporan pekeejaannya di meja riasnya yang sedari tadi ia cari hingga ke kolong lemari dan kolong kasur


"Ayo berangkat” ujar raia dengan terburu buru menuju ke teras rumah


Rian memanaskan mobil diluar sedangkan raia membereskan barang barangnya ke dalam tas.


hari ini rian memakai pakaian yang resmi. berkerah juga kaku di bagian bahunya. tetapi bukan jas loh ya... bukan kaos juga.. apa ya namanya.. mungkin lebih ke pakaian resmi kantor dengan dasi panjang yang masih sedikit berantakan.


Sedangkan raia memakai pakaian stylis hijab dengan kerudung yang di style mengikuti bentuk wajahnya. raia memang selalu bisa menstyle pakaiannya menjadi sangat simple. oh ya baju yang raia pakai adalah daster elegan dengan warna hijau muda dengan sedikit motif bunga dan kerudung berwarna hijau tosca.


“Ini udah semua nih… alhamdulillah tinggal berangkat” ujar raia ke rian di teras rumah

__ADS_1


“ayo ay… “ ujar rian menyuruh raia untuk masuk ke dalam mobil


rian memanaskan mobil dan raia pun masuk ke dalam mobil.


Rian menyalakan AC dan memundurkan mobilnya. Raia mencium bau AC yang aneh. baunya seperti... apa ya


*nnngggggg* suara messin AC


"yann... bau AC mobilnya aneh deh... kaya bau besi karatan yang udah mau lapuk. kamu nyium ga?" tanya raia pada rian yang duduk menyetir di sebelahnya


*nnngggggg* suara messin AC lagi dengan sedikit lebih menekan


"tuh kan... kamu denger ga?" tanya raia lagi memastikan


"iyaa... itu emang gitu ay kalo mesin yang belum di panasin di nyalain jaid kaya gitu.." ujar rian pada raia menenangkan


"kamu yakin itu kaya gitu?" ujar raia penasaran


Rian sebenarnya juga merasa bau yang tidak sedap. tapi karena ia hari ini sedang terburu buru membuat dirinya memutuskan untuk berbicara yang menenangkan raia.


raia yang mendengar suara mesin AC itu merasa sangat terganggu. suaranya seperti mesin yang rusak dan sedang dipaksa untuk bekerja.


“Suara mesin AC nya kok gini ya yan? Kaya berat. Kamu udah cek belum?” tanya raia mulai khawatir dengan suara mobil yang ia dengar


Karena raia terus menerus membahas tentang AC mobil akhirnya rian menjawab menjelaskan dengan ketenangan


“Iya kayanya udah harus di service ACnya. Soalnya kita sering nyalain ACnya full kan jadinya butuh di service” ujar rian sambil menjalankan mobilnya.


Raia mendengar itu cukup kesal karena rian tidak menyiapkannya dengan baik. raia hanya diam saja tidak mengubris pembicaraan terakhir rian. semakin lama raia semakin mencium bau aneh AC mobilnya.

__ADS_1


"yan.. kamu bener yaa... harus service mobil karena ini kan mobilitas kita." ujar raia menjelaskan.


"ini kan mobil masih belum setahun. kamu seharusnya bisa ngerawat mobil kamu dengan baik dong. aku ga suka deh kalo kamu ga bisa ngerawat barang yang kita udah perjuangin bersama" ujar raia dengan sedikit kesal


Diperjalanan raia selaalu mengingatkan rian untuk menjaga barang barang yang ia punya. menceramahinya tentang barang barang yang harus di rawat juga di jaganya. raia memang sangat hati hati dalam memilih menjaga sebuah barang .


“Yan… mobil harus selallu di cek. Kan ini mobilitas kita buat pergi kemana mana. Malam ini mobil di service yaa jangan sampai lupa” ujar raia lagi pada rian diantara keheningan di jalan sebelumnya.


rian menjawab dengan tenang.


“Iyaa ayy… nanti pulang aku service” jawab rian mencoba menenangkan bawelan raia. rian sudah sangat terburu buru jadi ia tidak terlalu memperdulikan raia yang sedari tadi terus mengingatkan nya untuk menservice mobilnya.


Perjalanan dari rumah menuju kantor raia sekitar 40 menit. di perjalanan raia selalu berbicara tentang merawat barang yang sudah dimiliki. rian tetap fokus ke jalan. rian menyalakan radio di sepanjang jalan agar bisa menenangkan diri.


pada akhirnya mereka sampai di depan kantor raia. Raia menyalimi rian untuk doa paginya agar diberi kemudahan menjalankan tugas. sebagai seorang istri tetap harus hormat terhadap suami karena itu tuntunan alquran dalam agama islam.


“Yan aku masuk ke kantor ya…" ujar raia pada rian


" assalamualaikum” salam raia kepada rian.


“Iya.. waalaikumsalam nanti pulang telfon ya” ujar rian


“Iya…” jawab raia singkat


Raia bergegas masuk ke dalam kantor dan rian bergeggas otw ke kantor dengan kecepatan yang cukup cepat. rian membesarkan suhu AC nya


*nggggggggg* suara mesin AC mobil.


rian yang mendengar suara mesin AC itu merasa ungkapan raia memang benar. suara itu sangat mengganggu dan bau yang dikeluarkan seperti bau besi yang berkarat.

__ADS_1


“Iya ya… suara mesin ACnya aneh... baunya juga enek lama lama di mobil… nanti langsung service aja deh” ujar rian kepada dirinya sendiri


__ADS_2