
“Ohh gapapaa…" jawab raia
" kalo gitu aku pake uang tabungan ku dulu aja.. yang penting kita bisa adain pengajian…” jelas raia pada dirinya sendiriRian yang sedari tadi memerhatikan membuka percakapan memastikan.
“Besok kita beli belanjaannya yaa” ujar rian
“Iya” jawab raia
Hari ini raia dan rian sudah membuat daftar list belanja dan juga sudah menghitung budget yang akan di keluarkan pada saat nanti berbelanja.
Besoknya adalah hari jumat rian dan raia pergi ke toko kue. menurut rian hafi jumat adalah hari terbaik untuk membuat kebaikan.
"yann... ayoo ke toko kue" ujar raia bersemangat
"iya ayo" jawab rian
Sesampainya di toko kue rian dan raia memilih kue gandum dengan rasa yang varian.
“yan kita beli yaang rasa apa aja ya?” tanya raia
pada rian yang sudah berada di dalam toko dan berada di depan toko.
“Kalo menurut aku sih rasa selai kacang, strawbery sama selai nanas” ujar rian memberi saran
“aaku serahin ke kamu aja deh yan soal rasa. Aku bingung” jawab raia pasrah
“Oke kuambil itu aja ya” ujar rian memutuskan
“Ya” jawab raia
Setelah membayar mereka peegi ke toko buah.
Di mobil
“ay kamu udah hubungin temen kamu buat pesen nasi box?” tanya rian memastikan
“Oh iya… ini aku lagi ngirim pesaan ke temenku” jawab raia
Beberpaa menit kemudian mobil mereka melewati toko buah
“yan. Itutu ada toko buah” seru raia sambil menunjuk toko buah
“Oh iya”
rIan memarkirkan mobilnya di samping toko. Lalu turun dari mobil. buah di toko buah yang raia dan rian kunjungi sangat lengkap. setelah turun dari mobil membuat raia merasa ingin membeli semuanya. raia sangat suka buah. segala macam buah ia tidak pernah tolak bahkan buah yang berbau menyengat ia suka.
“Pa. Semangka yang setengah matang yaang mana ya?” rian bertanya
“Yang ini mas.” Unjuk penjual semangka
“ini semangka sampe besok masih seger?” tanya rian memastikan
__ADS_1
“yang ini enak dimaakan besok sore. Mateng sekitaran sore” jelas penjual semangka
“Ohhh kebetulan oke saya mau yang kaya gini 1 lagi ya pa” ujar raia memutuskan semangka yang akan di beli nya
“oke saya cari dulu” jawab petugas kepada raia
Selesai mencari semangka, rian dan raia beralih ke melon.
“Pa mau carii melon yang matengnya besok sore, kaya semangka tadi ” seru raia
“Oke mba” ujar petugas semangka sambil mencari semangka yang di sebut oleh raia tadi
"ini mba.." ujar petugas semangka pada raia.
"oke pa aku ambil ini ya... diitung sama melon yang tadi" ujar raia ke petugas semangka.
Selesai mencari melon dan semangka. Raia dan rian bergegas pulang
Sesampainya dirumah . Di meja makan
“ya kamu udah bilang temen kamu pesen nasi box?” tanya rian
“Udah… tadi pas di mobil” ujar raia pada rian
“Kamu pesen berapa?” tanya rian ke raia memastikan
“Aku pesen 40 aja sisanya buat kita” jawab raia
“oke” jawab raia
Dii hari sabtu besoknya acara pengajian pun dimulai…
"bismillahirahmanirahim.. semoga acara hari ini berlangsung dengan baik ya allah... semua bertujuan untuk kebaikan... aminn yra" ujar raia pada dirinya sendiri.
"ay.. kita alfatihah dulu yu berdua untuk memperlancar acara." ujar rian pada raia.
"ayoo..." jawab raia
"bismillahirahmanirahim....alfatihan " ujar rian memulai berdoa
Rian dan raia berdoa alfatihah dalam hati untuk meminta kemudahan dalam menjalankan acara syukuran hari ini.
"Amiinn..." ujar rian menyelesaikan doa bersama
Raia dan rian mulai bersiap siap kedatangan pa ra santri, para santri mulai berdatangan
Di pintu ruang tamu.
“Assalamualaikumm….” Salam para santri
“Waalaikum salaammmm ayo masuk sini duduk ..” jawab rian dan raia
__ADS_1
Para santri rian dan raia duduk di ruang tengah
“Wahh cantik cantik yaa santri santrinya” seru raia “kaalian rata rata umurnya berapa?”
“aku 5 tahun” “aku 7 tahun" sambil menunjukan angka tujuh di tangannya “aku 8 tahun. ” jAwab beberapa santri
“Yang paling kecil 4 tahun. Yang paling besar aku 8 tahun” jawab salah satu satri
“yang 4 tahun sudah sekolah belum?” tanya raia penasaran
“belum kaa” jawab santri kecil
Sementara di santri cowo
“assalamualaikum WR.Wb” ujar Rian memimpin salam dalam acara
“Waalaikum salam Wr. Wb” jawab seluruh peserta santri
“nama kaka Rian. Mau minta doanya kepada adek adek semua untuk rumah kaka yang baru ditempati ini. Semoga bisa jaid rumah yang penuh kebahagiaan” ujar rian menjelaskan
“amiinn ya rabb” jawab serentak
“Kita mulai saja ya doanya” seru peembina santriawan
Saat waktu berdoa. Rian dan raia sangat serrius berdoa daan menghayati di setiap kata per kata surat yang diucapkan sang ustad. Pengajian berlangsung sekitar 1 jam setengah. 1 jaam membaca surat yassin. Dan setengaah jamnya lagi pembagian cemilan makanan. Setelah selesai pengajian waktunya membagikan kue daan buah.
“Nih ada buah sama kue. Ayo dioper ke depamn” ujar raia pada santri santri yang sedang duduk
Beberapa piring di oper ke depan para santri laki laki.
“Semuanya udah ya??ayo dimakan” ujar raia ke anak anak santri
“Terima kaish kaa” jawab serentak santri
“Bismillahirahmanirahim” ujar serentak
Semua menikmati buah dan kue yang di hidangkan. Anak anak santri yang masih kecil sangat bersemangat satat makan. Setelah makan kue para santri bergegas pulang.
Di teras rumah
“Terima kasih ya adek adek sudah mendoakan rumah kaka. Kapan kapan kita ketemu lagi yaa” seru raia
“Ini ada nasi box buat nanti makan malam yaaa” seru rian sambil membagikan makanaannya ke para santriawaan dan santriawati
“Iya ka. Pulang dulu yaa assalamualaikum.”
Jawab pembina santriawati sambil menuju bu
“Waalaikum salam” jawab rian dan raia
__ADS_1
Hari itu raia dan rian sangat senang karena bisa berbagi dengan sesama dan bisa mendkakan rumahnya agar menjadj tenang dan menjadi tempat yang nyaman untuk rian dan raia tinggal sampai mereka bisa memiliki keturunan.