PASANGAN MILENIAL

PASANGAN MILENIAL
Bagian 4


__ADS_3

"Mas ini yang 2.5 meter kan ya?” tanya raia ke petugas toko


raia ingin memastikan agar tidak kecewa saat nanti sudah di beli


“Iya” jawab petugas toko


“Saya pesen ini 1 yaa… saya mau nyari lemari dulu” ujar rian


“Iya mas” jawab petugas toko


Mas penjaga toko mencatat kasur pesanan raia dan rian lalu Raia dan rian bergegas menuju tempat kasur. disana ada banyak kasur yang menarik dengan furniture kecil di sekitarnya.


“Kayanya kita butuh kasur lagi deh untuk kamar belakang. Siapa tau ada sodara atau temen kita yang mau menginap" ujar raia pada dirinya sendiri


raia berfikir bila ada tamu yang akan menginap seperti saudara. orang tua atau bahkan partner kantor. karena raia masih terikat dalam kantor pasti nanti akan ada kerja sama. kemungkinan rumah nya akan menjadi target tempat kumpul para partner kerja rian ataupun raia.


Raia memanggil mas penjaga area tempat tidur.


“Mas mas… sama kasur yang 2 meter nya yaa 1” ujar raia ke petugas toko


“Iya mba” jawab petugas toko


Rian dan raia cepat memilih kasur karena kasur yang mereka mau sudah ada di depan mata.


Lalu Raia dan rian bergegas mencari lemari pakaian di tempat lemari pakaian.


“Yan lemarinya ini aja ya?.. aku suka warna coklatnya kalem gitu” tanya raia ke rian berpendapat


“Iya.. diantara yang lain paling bagus yang ini sih menurut ku juga” jawab rian


“Oke” ujar raia


“Mas mas … punya saya sekalian lemari yang ini ya” ujar rian kepada petugas yang betugas menjaga di bagian lemari


"baik mas.. " jawab petugas sambil berlalu menyiapkan pembayaran


“Kita butuh kulkas yan” ujar raia


“Oh iya kulkas” seru rian


Rian memanggil petugas yang berjaga di area kulkas


“Mas kulkas merk ****** dimana ya?” tanya rian ke petugas


“Di sebelah sana mas” ujar petugas sambil menunjuk ke arah kulkas


Raia dan rian menuju ke arah deretan pendingin ruangan yang berada di ujung toko.


“Nah ini kulkas yang ini yang ku cari. Aku nabung banyak loh buat ini” ujar raia “mas kulkas ini yaa” ujar raia sambil menunjuk kulkas 2 pintu

__ADS_1


“Baik mba” jawab petugas toko


Mas penjaga toko segera ke kasir dan menghitung barang barang yang dibeli


“kita butuh apa lagi yaa.. sofa depan udaah, kassur udah, lemari pakaian udah, kulkass udah. Hmmm apa lagi ya?” tanya raia


“udah cukup kalo menurutku” ujar rian


“iya yaa…, semoga budget keuangan kita cukup yaa untuk membeli semua barang ini” ujar raia


“iya bismillah” jawab rian


“aayo ke kasir” ajak raia bersemangat


Rian dan raia bergegas ke kasir dan membayar semua keperluan.


“total nya 4 juta 5 ratus rupiah” ujar sang kasir


“bayar lewat atm bisa ga ya?” tanya raia


“Oh iya bisa…. Ini silakan pinnya” jawab raia


*pip pip pip pip pip pip* suara raia mengetik


*ngiikk …….ngiikk……..* suara struk belanjaan


“Barang barangnya bisa diantar sekarang ya?” tanya raia ke petugas


“Oke” jawab raia


Barang barang yang sudah dibeli mulai di kemas rian dan raia memandu truk pengangkut barang menuju rumah mereka. Butuh waktu sekitar 40 menit sampai akhirnya sampai ke rumah.


Sesampainya di depan rumah.


Di teras. Setelah memarkirkan mobil rian turun dan memandu para petugas untuk masuk ke rumahnya dan menempatkan barang barang.


“Pelan pelan paa.. kasurnya di kamar depan di atas.” ujar raia Sambil memandu ke kamar atas


Lalu rian dan petugas turun dan mengambil lemarri pakaian untuk kamar depan. 


“Ini di miringin aja kali ya? Gaa muat kayanya kalo lurus” ujar rian


“iya mas” jawab petugas


Sambil menuju ke kamar depan


“pelan pelan… ati ati tangga pa…nahh sampe kamar… ya disamping kasur aja” ujar rian memandu


Selesai kamar depan lalu untuk kamar ke 2. Petugas menurunkan kasur lalu bergegas ke kamar ke 2 .

__ADS_1


“Ini terakhir pa ayo semangat pa” …. ���hati hati tangga… … naahh ini nih kamarnya… iya disini aja pa… oke bagus…” ujar rian sambil mengarahkan petugas membawa barang


Sementara di bawah raia memandu 2 petugas lainnya mengangkut sofa dan kulkas


“Kita ngangkut kulkas dulu aja ya.. biar gampang nanti masukin sofanya” ujar raia


“Oke mba” ujar petugas


“Pelan pelan aja pa” ujar raia


“Iya” jawab petugas


Para petugas mulai masuk dan menaruh kulkasnya di samping kompor. 


“Iya disini aja pa” ujar raia


Selanjutnya para petugas mengangkut sofa


“Nah sofanya di sini aja pa” “terima kasih ya pa.. ini ada tambahan” ujar raia sambil memberi komisi tambahan untuk para petugas.


Raia menberi sedikit tambahan untuk para petugas, dan petugas yang diatas menaruh kasurr juga sudah selesai. Dan para petugas lainnya juga sudah selesai menempatkan barangnya.


Di teras rumah


“Terima kasih banyak ya paa atas bantuannya” ujar raia


“Iya mas sama sama … kami duluan ya” jawab petugas


“Iya hati hati pa” ujar raia


Para petugas kembali ke truk pengangkut dan kembali ke toko.


“Ay tadi kamu kasih tambahan komisi kan?” tanya rian


“Iya” jawab raia


“Kamu kasih berapa?” tanya rian


“600rb” jawab raia


“Cukup sih untuk 4 orang petugas kan” ujar rian


“Iya” jawab raia


“Yaudah yuk kita masuk” ujar rian


“Ayuk!” jawab raia


Rian dan raia menyelesaikan tugasnya kembali di rumahnya. Hari itu rian dan raia dapat menikmati barang barang baru dirumahnya.

__ADS_1


raia merasa puas sehabis membeli barang yang benar benar hasil kerja nya juga barang barang yang raia suka. raia tidak berhenti henti nya memotett rumah baru yang baru saja di design semenarik mungkin.


__ADS_2