PASANGAN MILENIAL

PASANGAN MILENIAL
Bagian 27


__ADS_3

Beberapa minggu berlalu raia yang selalu disibukkan dengan tugas tugasnya. mulai dari memeriksa beberapa naskah komikus, memeriksa jalan cerita komikus, memeriksa panel komik yang masih berantakan juga memeriksa beberapa komponen lainnya. sebagai editor raia sangat teliti mengerjakan tugasnya. hari ini raia kembali berangkat ke kantor untuk menerbitkan komik komik yang telah ia revisi. ada sekitar 5 komikus yang sudah mengirimkan yang akan terbit dengan berbagai macam genre. raia bersiap siap menuju kantornya. hari ini rian sedang ada pekerjaan di luar daerah. jadi raia mengendarai mobilnya sendiri.


"berkas... udah, hand phone ... ada.. charger... ada.... terus power bank... ada..." ujar raia sambil memeriksa satu per satu barang barang yang harus ia bawa ke kantor.


"apalagi ya yang kurang..." raia berfikir sejenak.


"OHH.. iya buku catatan...."


Raia yang tadinya sudah berada di teras kembali masuk ke dalam dan mengambil buku catatannya yang berada di dalam kamar.


"nah.. ini barang yang paling penting nih... jangan sampe ketinggalan deh.. repot nanti" ujar raia pada dirinya sendiri sambil mengambil buku catatannya dan menaruhnya di tas.


"oke.. bekel udah... buku catatan udah... handphone udah.. charger udah... udah semua nih kayanya." ujar raia pada dirinya sendiri


raia bergegas mengambil kunci mobil dan mengunci pintu rumah. lalu memanaskan mobil. di dalam mobil raia mulai menyalakan AC mobilnya.


*nnnnnnnn*suara mesin AC mobil


"mesin udah di benerin nih kayanya sama ian. " ujar raia senang


raia mengeluarkan mobil dan berangkat menuju kantornya. diperjalanan raia menyetir sambil memakan bekalnya. hari itu raia membawa bekal roti gandum dengan selai kacang. juga membawa air putih hangat untuk menetralkan perut di pagi hari yang dingin.


AC mobil raia hari ini sudah kembali normal. raia bisa merasakan AC yang dingin kembali.


"rian benerin AC kena berapa ya? ini AC jadi lebih bagus dari yang normal sih menurutku" ujar raia pada dirinya sendiri


Suasana pagi itu di jalan tidak terlalu ramai seperti di hari senin. setiap hari senin selalu padat kendaraan yang akan berangkat menuju kantor atau pun sekolah. hampir semua kendaraan keluar di pagi hari hari senin.


hari ini adalah hari jumat di hari ini jalan tidak terlalu padat. raia juga tidak terlalu pagi berangkat ke kantor. raia berangkat sekitar pukul 08.00 WIB. karena hari ini adalah hari penerbitan. raia tidak harus berangkat pagi untuk menuju kantornya seperti biasanya.


perjalanan hanya membutuhkan waktu 15 menit. atau lebih cepat dua kali lipat dari hari hari biasanya yang selalu padat di jalan.

__ADS_1


sesampainya di kantor raia memarikirkan mobil dan bergegas menuju ruangannya yang berada di lantai 2.


Saat raia menaiki anak tangga raia melihat teman teman se kantor raia seperti mendapat tugas baru dan mendapat deadline yang dekat mereka terlihat sangat sibuk. banyak dari mereka bahkan tidak menoleh ke samping sama sekali karena harus fokus dengan apa yang ia lakukan.


"wahh ada apa nih pada serius semua.. " ujar raia pada dirinya sendiri


"oohh.. mungkin karena komik udah waktunya terbit kali ya" ujar raia pada dirinya sendiru


di bagian penerbitan komik semua pekerja terlihat sedang serius mengerjakan tugasnya.


beberapa komik juga terlihat sudah mulai terbit.


saat raia sampai di ruangannya dia melihat tidak ada pekerjaan yang harus di lakukan. raia mengerjakan tugasnya dengan sangat baik beberapa minggu kemarin.


sekarang raia hanya tinggal menunggu hasil komik yang telah ia periksa tercetak dan menjadi sbeuah buku. diruanggan nya raia memainkan handphonennya sembari menunggu buku komik tercetak. raia mengirim pesan ke rian untuk menjaga dirinya baik baik disana.


'yann... jaga diri yaa disana.. jaga kesehatan.. jangan lupa sholat. kalo waktu lagi longgar jangan lupa chat aku yaa.. i love u'


ujar raia pada rian dalam pesan


"ceklis satu nih. ini pasti rian lagi sibuk sama kerjaannya" ujar raia pada dirinya sendiri.


raia menuju meja kerja eky teman sekantornya. eky adalah bagian penerbitan komik komik yang telah di buat. eky sedang melakukan tugasnya dengan menggunakan mesin pencetakan yang ada di ruangannya.


"Ky.." panggil raia menghampiri eky


"yoo.." jawab eky


"komik punyanya dewi udah di cetak?"


"udah nih... dewi yang komiknya genre romantis kan?" tanya eky memastikan

__ADS_1


"iya..." jawab raia


Eky memberikan komik yang raia pinta. komik itu sudah di cetak dan akan dilihat oleh raia.


"bagus juga nih covernya." ujar raia pada eky


"iya.. itu hasil rapat kemaren. doni yang buat." ujar eky pada raia


Raia merevisi seluruh komik yang telah jadi. raia membawa semua komik yang telah dicetak dan membawanya ke meja kerjanya. raia memulai melanjutkan pekerjaannya untuk yang terakhir yaitu merevisi akhir komik sebelum di terbitkan dan di perbanyak komik komiknya.


Raia mengamati satu persatu. menurut raia, hampir semua komik yang telah tercetak sudah sangat baik mulai dari kualitas gambar, pemilihan bahan kertas buku, kerapihan panel komik, penyusunan halaman, juga jalan cerita di masing masing genre. butuh waktu sekitar satu jam setengah untuk raia mengoreksi semua komik yang telah terbit. raia kembali ke ruang eky dan meminta eky untuk mencetak 30 buku di setiap komikus dan menerbitkannya.


"Ky.. ini udah gua revisi semua. ini semua udah sesuai standar yang ada. jadi ini semua udah bisa di perbanyak dan di terbitin ke berbagai toko" ujar raia pada eky.


Eky menanggapinya dengan baik. lalu bergegas memperbanyak komik yang akan segera di terbitkan.


hari iru tugas raia hanya menerbitkan buku saja. lalu raia bisa pulang lebih cepat untuk membereskan rumahnya.


keesokan harinya.. raia dapat pesan dari perusahaan


'Selamat pagi raia.


kami dari perusahaan ingin memberi tau bahwa kami akan memberikan bonus dari hasil kerja anda seminggu ini. karena minggu ini anda berhasil memenuhi target untuk bekerja sebagai editor komik dan mampu menerbitkannya sesuai dengan jadwal. atas kerja keras anda selama minggu minggu menuju penerbitan. kami dari perusahaan memberikan bonus tambahan gaji sebesar 3 juta rupiah...


bonus sudah di transfer memalui rekening bank anda.


terima kasih atas kerja keras anda. kami sangat berharap akan hasil yang maksimal yang anda berikan kepada perusahaan kami.


selamat menikmati bonus anda!'


isi pesan itu membuat hati raia sangat lega. beberapa minggu ini raia sangat gelisah karena deadline yang diberikan perusahaan sangat dekat. bahkan raia sampai ribut dengan rian saat itu. juga raia sempat tidak tidur beberapa hari karena terus memikirkan pekerjaannya. mungkin ini hasil kerja raia selama ini.

__ADS_1


"wahhh alhamdulillah.. akhirnya ada hasilnya juga.. hari ini bisa makan enak deh..." ujar raia pada dirinya sendiri


"sayang sih.. ga ada rian.. kalo ada kita berdua kan bisa makan berdua diluar" ujar raia sedikit sedih


__ADS_2