PASANGAN MILENIAL

PASANGAN MILENIAL
Bagian 23


__ADS_3

Di hari jumat yang cerah dan panas yang menyengat raia dan rian ingin membeli keperluan rumah yang belum terpenuhi. raia melihat masih banyak barang barang penting yang belum dibeli. melihat itu raia berinisiatif untuk mengajak rian membeli barang berang yang diperlukan untuk memenuhi keperluan rumah tangga.


"Yan, kayanya kita butuh karpet, sama keset dehh.. soalnya kalo abis ke kamar mandi kan suka becek. terus kain bekas juga lama kelamaan bakalan abis. sedangkan kita setiap hari pasti butuh ke kamar mandi. " ujar raia


"kalo pake keset kan bisa di jemur terus di pake lagi. buat diruang tamu depan juga kalo orang abis main kan butuh pake keset.


karena bahannya emang khusus untuk meresap air. terus juga karpet buat di ruang tamu kalo ada acara kaya kemaren acara pengajian kita bisa punya karpet sendiri. kemaren kan aku pinjem sama temen ku dian. kita udah harus punya sendiri yan. " jelas raia sehabis ruang tamu dan kamarr mandi tidak ada keset


"Iya yaa.. " ujar rian mengingat ngingat dan memperhatikan beberapa tempat yang membutuhkan keset.


"yaudah kamu list aja yang perlu perlu nanti kita beli" jawab rian memastikan


"Okee" ujar raia


Raia mengambil kertas dan pulpen lalu menulisnya atau melist semua barang yang kurang sambil menghitung jumlah barang yang perlu dibeli, sementara rian mengangkut barang baraang berat yang ingin di pindahkan. rian memindahkan beberapa barang besar untuk dipindahkan ke tempat yang lebih pas untuk dilihat. hari ini raia dan rian subik kembali melihat keperluan dan memindahkan beberapa barang yang masih kurang pas posisinya.


"ini lemari kayanya harusnya di sini deh ya..." ujar rian sambil menggeser lemari pakaian yang berada di kamar


"disini juga bagus nih... " ujar rian lagi pada dirinya sendiri.


rian ingin mengubah sedikit design kamar yang ada. kamar rian dan raia awalnya memang sudah rapih. tetapi rian ingin sedikit mengubahnya untuk suasana baru


"meja make up raia kayanya harusnya disini deh" ujar rian memindahkan meja rias raia.

__ADS_1


posisi kamar raia dan rian tadinya kotak persegi dengan luas 5 × 5 meter. pada saat masuk kamar posisi kasur di sebelah kanan. kssur dengan memiliki tandahan sekitar 30 cm. lalu sebelah kiri ada meja rias raia. di samping kasur ada kamar mandi. di depan kasur ada lemari pakaian raia dan rian.


Rian mengubah lemari pakaian dari depan kasur ke samping meja rias agar saat membuka lemari tidak mengganggu orang yang ingin pergi ke kamar mandi. sedangkan meja rias di geser sedikit ke kiri tepat di sebelah kiri dari pintu masuk.


Raia masih melist semua keperluan yang ia butuhkan. keperluan seperti keset, karpet, ssrung galon, sarung tv, dan beberapa seprai.


"kita butuh banyak nih ternyata.. kita butuh kesst untuk dua kamar mandi dan di depan pintu masuk. berarti butuh 3 keset. lalu kita butuh karpet untuk diruang tamu atau untuk kalo ada acaranya yang mengundang banyak orang kaya acara pengajian kemarin. terus butuh sarung untuk nutupin galon biar keliatan lucu oh ya sarungnya harus punya kantongnya di sampingnya. terus selanjutnya beberapa seprai buat persediaan biar bisa ganti ganti" ujar raia sambil mencatat di buku catatannya.


Rian masih sibuk memindahkan beberapa barang barang besar yang sedang di pindahkan. Posisi raia duduk di atas kasur.


"ini totalnya berapa yaa kalo di hitung hitung..." ujar raia pada dirinya sendiri.


"coba kita liat di brosur toko nya" ujar raia


raia mencari brosur toko furniture yang saat itu di berikan kepadanya. raia mencari di sekitar meja rias yang masih ada rian memindahkan beberapa barang.


"udah.. emangnya kamu mau ngapain?" tanya rian memastikan


"aku mau cari brosur yang pernah dikasih sama toko furniture waktu itu loh ay" ujar raia pada rian


"ohhh okee..." jawab rian


raia mencari brosurnya di sekeliling meja rias. raia mencari mulai dari atas meja, di laci meja. dan akhirnya ketemu di salah satu loker meja rias raia.

__ADS_1


"nahh.. ini nih udah ketemu" ujar raia senang akhirnya sapat menemukan barang yang ia cari.


raia melihat beberapa barang dengan harga yang sudah tertera. raia mulai menulis harga di samping barang yang ia perlukan.


"oke... keset harganya 35 ribu dikali 3 jadi 105 ribu. terus karpet harganya 150 ribu. kita butuh 1 aja tapi yang gede. terus sarung galon kita butuh yang ini bagus nih.. harganya 25ribu. " raia mencatat semua harganya


"oh iya... sama ini yang terakhir yaitu sarung televisi kembaran sama sarung galon deh.. biar lucu disini harganyaa... 35ribu. oke aku beli satu." ujar raia lagi


raia menghitung total harga


"totalnya 105 ribu ditambah 150 ribu di tambah 25 ribu dan 35 ribu jadi 315 ribu yang harus di bayar" ujar raia menghitung total


Hari itu rian cukup sibuk menata. barang. Saat rian sedang sibuk membereskan barang. Melihat rian begitu sibuk menata barang membuat raia ingin merekam kegiatan rian dan merekam keadaan rumah baru mereka. Menggunakan kamera handphone milik raia.


"Haloo riannn... lagi sibuk banget yaa beres beres barang"ujar raia sambil merekamnya dengan kamera hpnya.


Rian yangt tadinya sedang sibuk mengurusi barang barang yang sedang dipindahkan. menoleh ke panggilan raia yang berada disampingnya.


"Kamu buat vidio?" Tanya rian sambil tetap direkam oleh raia.


"Iyaa..." kata raia sambil tertawa dan tetap mengarahkan kameranya ke wajah rian yang terlihat sangat lelah


“Iya nih aku lagi beresin barang aku dinmeja kamu yang belum seleesai aku beresin. Mumpung lagi mau…” ujar rian di kamera wajah nya disorot sangat dekat oleh raia.

__ADS_1


“Oohh gituu…. Oh ya btw hari ini hari jumat loh guysss… " ujar raia lagi di kamera. sambil mengerahkan kameranya ke segala arah kamar.


"hari rian lagi memindahkan beberapa barang milik kita berdua. rian pengen suasana baru yaa." ujar raia di kamera dan mengarahkannya ke segala arah


__ADS_2