Pedang Suci

Pedang Suci
Perayaan Kelulusan Mayumi


__ADS_3

Aku pun akhirnya sampai dirumah untuk meberikan alat-alat dekorasi serta lilin yang sudah kubeli tadi di supermarket kepada ayahku.


"Ini ayah, barang-barang yang sudah ku beli dari supermarket?" Ucap Kazuta, Sembari memberikan lilin dan alat-alat dekorasi pada ayah.


"Baiklah! Kau bisa hiasi dinding itu dengan hiasan lampu warna-warni, kau bisa kan Kazuta?" Ujar ayah Kazuta, meberikan tugas kepada Kazuta.


"Siap ayah, aku bisa." Jawab Kazuta, sambil mengambil hiasan lampu yang ada di tas belanjaan.


Aku dan ayahku pun melanjutkan kembali pekerjaannya menghiasi ruangan yang akan dijadikan tempat perayanan adikku.


"Sip...! Tinggal sedikit lagi, sebentar lagi akan beres semua hiasan ruangannya." ucap kazuta, sambil menghela nafas karena kelelahan.


"Cih..., aku tidak sabar melihat gaun yang akan di pakai mayumi nanti pada saat perayaan nanti." Ucap Kazuta, (dengan sifat siscon nya ia ingin segera melihat acara perayaan adiknya).


"Perayaan masih akan diadakan jam 7 malam, tetapi semangatmu sudah tinggi begitu kazuta." Terherang-heran dengan semangat Kazuta yang sangat tinggi.


"Bukankah ini momen paling membahagiakan ayah, bukan untuk mayumi saja tapi untuk kita juga."


"Ya...! Apa yang kau katakan ada benarnya juga, sudah lama kita tidak mengadakan acara perayaan seperti ini di rumah." Ujar ayah Kazuta( mengingat kembali terakhir kali kelurga mereka melakukan perayaan di rumah sendiri).


"Itu sudah lama sekali ayah, mungkin sekitar 10 tahun yang lalu saat mayumi masih bayi." ucap Kazuta mengingatkan kembali kepada ayahnya.


"Banar dan sekarang dia sudah tumbuh lebih dewasa." Ucap ayah Kazuta(sambil membersihkan sisa lilin yang berjatuhan di lantai).


"Benar......" Ucap Kazuta(Sambil membetukan hiasan lampu yang agak miring)


"Sip.....akhirnya finally, semunya sudah beres." Ucap Kazuta(Membereskan semua barang-barang hiasan yang tersisa).


"Sekarang, tinggal penataan makanan dan minuman untuk para tamu yang datang." Ucap ayah Kazuta(Berjalan menghampiri kazuta).


"Ya, tapi bukankah ibu dan mayumi masih belum selasai menyelesaikan masakan mereka?" Tanya Kazuta kepada ayahnya.


"Kita sebaiknya istirahat terlebih dahulu, sampai mereka menyelesaikan masakan mereka." Ucap ayah Kazuta(Menyarankan).


"Iya, ayah benarn." Jawab Kazuta(mengangguk).


Aku dan ayahku pun pergi ke halaman rumah untuk duduk sambil makan makanan ringan bersama.


Tak terasa waktu pun telah berlalu, saat ini sudah pukul 5 sore dan waktunya aku dan ayahku bersiap-siap untuk menyiapkan makanan serta minuman untuk para tamu yang sudah di undang.


"Ibu, apa makanannya sudah siap?" Tanya Kazuta(sambil melihat kompor yang sedang dinyalakan).


"Ini, sebentar lagi sudah akan selesai, tinggal dikit lagi nih." Jawab mayumi(menunjukkan pada Kazuta bahwa ia juga bisa memasak).


"Oh...! Kalau begitu aku akan mengambil minuman untuk ditaruh di tempat acara." Ujar Kazuta(Mengambil minuman yang telah disiapkan).


"Kakak, tunggu sampai aku selesai mebuat minuman yang terakhir." Ujar mayumi(Sambil memegang minuman yang di tangannya)


"Jadi ini masih kurang, ya." Tanya Kazuta(Menunjukkan ekspresi keheranan).

__ADS_1


"Iya, aku akan membuatnya lebih, agar nanti semua tamu undangan bisa sepuasnya minum." Ucap masyumi(sambil menuangkan juss anggur kedalam gelas).


"Haa...!"


"Jadi aku harus menunggu lagi." Kazuta, dengan suasana hati yang lemas.


"Ya begitulah, lagipula masih ada waktu 3 jam sebelum acara perayaanya dimulai." Ujar Mayumi mengingatkan jam pada saat ini.


"Ini, bukan kah sudah jam 5, jadi waktunya tinggal 2 jam sebelum acaranya dimulai." Keheranan karena jam yang ia lihat tadi tidak sesuai dengan yang mayumi katakan.


"Hmm benarkah, tapi dari yang kulihat di handponeku ini masih jam 4, kak?" Tanya mayumi(sambil memperlihatkan handpone nya).


"Ha....! Itu benar, tapi mungkin saja handpone mu masih belum kau atur waktunya." Ujar Kazuta.


"Ku pikir, aku sudah mengatur waktunya." Ucap mayumi(melihat menu pengaturan waktu pada handphonenya).


"Coba kau atur lagi waktunya, mungkin akan berubah." Ucap Kazuta.


"Hmm, ahh......!" Ucap mayumi(kaget).


"Haa....! Bukankah sudah kubilang, kau harus terus memastikan apakah waktunya sudah diatur atau belum." Ucap Kazuta (Menasehati).


Mayumi pun mencoba menjelaskan pada kakaknya kazuta lalu berkata, "Tidak, bukannya aku belum bilang apa pun dari tadi."


"Hee....! Apa maksudmu?" Tanya kazuta.


"Aku sudah mengatur waktunya berkali-kali tetapi waktunya tetap tidak berubah, masih tetap jam 4 kak." Ucap mayumi(sambil mengutak-atik handphone nya).


Aku pun mencoba mengatur waktunya secara otomatis namun waktunya sama sekali tidak berubah, lalu aku pun memakai cara manual agar dapat menambah kan lokasi tempat tinggalku tapi hasilnya tetap tidak berubah.


"Kenapa waktunya sama sekali tidak berubah ya?" Kazuta yang tampak keheranan sambil menggaruk-garuk kepalanya.


"Lalu jika waktu di handphone ini ternyata memang benar, lalu yang ia lihat di jam dinding waktu itu apa." Ujar Kazuta (Merasa bingung dengan waktu sebenarnya yang mana).


"Memangnya, kakak waktu itu lihat dimana?" Tanya mayumi(menanyakan dimana Kazuta tahu).


Dengan nada suara yang cukup cepat Kazuta mengatakan, "Dari dinding, yang ada di tempat perayaan berlansung."


"Hmm....! Pantas saja kakak salah menentukan waktunya."


"Bukan kah sudah kubilang tadi pagi, saat kakak ingin pergi ke supermarket belikan baterai untuk jam yang ada disana.lalu dimana batrainya sekarang kak?" Tanya mayumi(Mengingatkan kembali pada saat Kazuta hendak pergi ke supermarket).


"Sial....! Aku baru ingat sekarang,bukan kah mayumi tadi pagi sudah bilang ke aku untuk mengelola baterai juga." Ucap Kazuta(berbicara di dalam pikirannya).


"Kakak.....,kau mendengarku tidak, kak?" ucap masyumi(Memastikan kakaknya mendengarkan perkataannya atau tidak).


"I-iya aku mendengarnya kok mayumi." Ucap Kazuta (Dengan pikiran yang kacau).


"Lalu, mana baterainya sekarang kak, apakah sudah kakak pasang?" Ucap mayumi(menanyakan batrainya).

__ADS_1


"Ahh....itu, sebanarnya." (Dengan penuh kebingungan harus berkata apa Kazuta kepada adiknya).


"Haa....." Ucap mayumi(Dengan perasaan kaget)


"Sebenarnya, baterainnya lupa aku beli tadi." Ucap Kazuta(Akhirnya kazuta pasrah saja dan berkata yang sebenarnya).


"Apa, lalu bagaimana kak dengan acaranya." Tanya mayumi yang merasa khawatir dengan akan gagalnya hari perayaannya.


"Sudah-sudah kalian tenang, ibu punya solusi. Kazuta bukan kan sekarang masih ada waktu, kau bisa pergi ke supermarket lagi dan membeli baterainya sekarang." Ucap ibu Kazuta(memeberikan solusinya).


"Baik...., bu." Ucap Kazuta (Dengan ekspresi lemas).


"Aku harus kembali lagi, niih." ucap Kazuta(Berbicara dengan suara kecil).


Aku pun akhirnya terpaksa harus kembali lagi pergi ke supermarket untuk membeli baterai. Aku pun sampai di supermarket lagi dan sesegera mungkin untuk kembali kerumahku lagi, karena waktu perayaannya sudah hampir dimulai.


"Ha-ha......!" (sambil menghela nafas dalam-dalam karena kelelahan)


"akhirnya, aku kembali lagi ketika dengan cepat".ucap Kazuta (sambil menaruh sepedanya ke garasi)


aku pun mengambil jamnya dan memasang baterainya kedalam jam tersebut. Aku pun juga tak lupa utuk mengatur waktunya dengan mencocokkannya dengan waktu pada handphone ku.


"Siip....! Akhirnya selesai juga." Kazuta merasa lega karena telah selesai memasang baterainya pada jam yang ada dinding.


"Ahh, sudah tinggal 2 jam lagi." Ucap kazuta dengan ekspresi kaget(Melihat jam yang telah dia aturnya).


"Kalau sekarang, ini benar-benar tinggal 2 jam lagi." Ucap Kazuta(Berjalan ke arah dapur untuk menemui ibu dan adiknya).


"Hei....mayumi, apa minumannya sudah selesai?" Tanya Kazuta (melihat minuman-minuman yang ada diatas meja dapur).


"Ya, minumannya sudah semua, sekarang kakak bisa membawanya." Jawab mayumi sembari meberikannya


pada Kazuta.


"Baiklah, aku akan membawanya." Kazuta mengangguk, lalu mengambil beberapa gelas dan minuman untuk dibawa ke tempat acara.


Aku menaruh satu per satu gelas yang berisikan juss anggur untuk ditaruh diatas meja yang telah disiapkan tadi.setelah selesai menaruh semua juss nya, aku pun lalu melihat jam lagi yang ternyata waktunya sudah tinggal sekitar 1 jam lagi dan aku juga segera harus menyiapkan makanannya untuk para tamu.akhirnya aku pun juga sudah menyiapkan makanan utuk para tamu.


Sekarang tinggal satu tugas lagi yang harus ku selesaikan yaitu mendata semua nama tamu yang telah hadir, pada saat acara dimulai. Oleh karena itu aku pun berjaga-jaga di bagian depan pada saat acara telah dimulai.


Akhirnya waktu yang ditunggu-tunggu pun telah tiba, tamu pun sudah mulai banyak yang berdatangan. Aku pun mulai mendata nama-nama mereka untuk memastikannya saja.


Aku pun menanti-nanti kedatangan sarah,apakah ia benar-benar datang atau tidak.


"Hmm....! Dimana sarah ya." Ujar Kazuta, dengan raut wajah kebingungan (Sambil melihat-lihat tamu yang berdatangan).


"Padahal acaranya sudah mau dimulai?" Ucap Kazuta khawatir acaranya akan dimulai tanpa adanya sarah.


"Apakah dia benar-benar akan datang?" Ucap Kazuta(Berbicara dalam pikirannya).

__ADS_1


Lalu tiba-tiba pada saat acara mau dimulai, seseorang datang untuk meminta namanya di data olehku, setelah aku melihat orang tersebut ternyata ia sarah dengan wajah yang nampak kelelahan, dia nampaknya datang kemari dengan tergesa-gesa.


__ADS_2