Pedang Suci

Pedang Suci
Volume 4 - Korban Bully


__ADS_3

bunyi ketukan pintu terdengar sangat jelas dari kamar Kazuta, dan sepertinya itu dilakukan ibu Kazuta yang hendak memanggil Kazuta untuk mengajaknya makan malam bersama.


"Kazuta, buka pintunya ayo kita makan bersama."


Kazuta pun yang pada saat itu tertidur langsung terbangun, mendengar suara ibunya yang sedang memanggilnya. kazuta sadar bahwa selama ini ia bertemu roh itu hanya di alam bawah sadarnya saja.


"ia bu,aku akan kesana sebentar." jawab Kazuta.


Kazuta pun akhirnya membereskan buku-buku yang berserakan setelah ia belajar tadi,tanpa Kazuta sadari ada sesuatu yang aneh ditanganya, setelah ia melihat ternyata ada sebuah jam tangan hitam terikat dipergelangn tangan kanannya.


"hmm....apa ini?."


"apa ini sebuah, jam tangan.tapi aku rasa aku tidak pernah memakai jam tangan ini sebelumnya." ucap Kazuta.


Kazuta pun merasa aneh dengan jam tangan yang ia kenakan, karena ia tahu bahwa ia tidak pernah memakai jam tangan ini sebelumnya.keanehan pun bertambah dengan hilangnya pedang yang ia bawa setelah ia menerimanya dari gadis misterius yang berada didepan gunanya tadi.setelah ia mencari kesana kemari pedang itu dan tetap tidak ditemukan.ia pun teringat kata dari gadis misterius itu bahwa pedang tersebut tidak hanya bisa berubah dalam bentuk pedang saja melainkan bisa berubah bentuk menjadi benda apa saja.asalkan ia membayangkan bentuk benda tersebut kedalam senjata sihir itu.


lalu Kazuta pun mencocokkan perkataan gadis itu dengan hilangnya pedang yang sedang ia cari maupun kemunculan jam tangan yang tiba-tiba muncul di pergelangan tangan kanannya. Dan sepertinya perkataan wanita itu benar, senjata sihir itu yang awalnya berubah menjadi sebuah pedang maka mungkin saja pedang itu berubah menjalin dan menjadi jam yang ada di tangannya.setelah ia menjalin kontrak dengan si gadis roh yang ada di mimpinya itu.dan ia ingat sebelum ia tertidur ia sempat membayangkan sebuah jam agar ia selalu ingat jam saat ia mau mulai belajar."


Kazuta pun pergi ruang makan untuk menemui ibu dan keluarganya yang sedang menunggunya untuk makan malam.


"Kazuta, perguruan tinggi apa yang akan kau pilih setelah lulus nanti." tanya ayah Kazuta.


"aku akan memilih perguruan tinggi Aogiri." jawab Kazuta.


"haa.....apakah pilihanmu itu, tidak terlalu tinggi buatmu?."


"ya, bukankah kau kerjanya hanya bermain-main terus dan mendapatkan nilai jelek terus di sekolah?."


"jika, kau menginginkan peguruan tinggi yang sangat bagus seperti perguruan tinggi aogiri.seharusnya kau harus lebih banyak lagi belajar." ucap ibu Kazuta.


"hmm....bukankah ayah yang bertanya pilihanku, ya aku memilih pilihan yang menurut aku sukai." ucap kazuta


"baiklah,kalau itu pilihanmu.ibu hanya akan mengawasimu, apa kau benar bersungguh-sungguh dengan pilihanmu atau tidak."ucap Kazuta.


"tenang saja bu,aku pasti berhasil masuk perguruan tinggi bagus itu." ucap Kazuta(dengan semangat).


"baiklah,jangan banyak bicara terus, kita mulai makan malamnya." ucap ayah.


"selamat makan." ucap semuanya yang sedang makan malam.

__ADS_1


setelah itu kazuta pun memulai makan malamnya bersama dengan keluarganya.


setelah menyelesaikan makan malamnya Kazuta pun pergi ke kamarnya untuk tidur.agar besok ia bisa berangkat pagi ke sekolah.


Jam menunjukkan pukul 6 pagi dan Kazuta masih baru bangun dar tidurnya.


"waduh...gawat sudah jam 6 pagi."


"aku bisa terlambat,nih."


Kazuta pun dengan tergesa-gesa pergi ke sekolah.lalu pergi menggunakan sepedanya.


"semoga saja tidak telat, seperti biasanya?."


"padahal aku sudah tidak lagi tidur terlalu malam?."


"tapi kenapa,selalu saja aku bangun ke siangan?."


Kazuta pun sampai di depan pagar sekolah, untung saja pagar sekolah masih belum ditutup,Kazuta pun bergegas masuk ke sekolah.ia pun disapa oleh satpam yang ada disana.


"ehem......"


"tidak seperti biasa, hari ini kau tidak terlambat.sampai harus membuatku membuka gerbang untuk kedua kalinya?." ucap pak satpam.


"hmm......!apa kau terkejut."


"tidak, aku lebih suka kau yang saat ini, jadi aku tidak perlu repot-repot lagi."


"jadi menurut bapak, selama ini aku merepotkan."


"ya, sepertinya kau mulai sadar."


Kazuta pun lalu pergi menuju kelasnya, untuk sekalian menunggu jam pelajaran pertama dimulai.sesampainya di depan pintu kelas hal tak terduga terjadi, ternyata iqbal dan kawan-kawannya sudah menunggunya disana.Kazuta pun khawatir akan terjadi hal tidak di inginkan menimpanya.Kazuta pun memilih mundur dan membatalkan niatnya untuk masuk kedalam kelas.namun sebelum kazuta melangkah keluar kelas, tangan Kazuta di pegang lalu ia diseret oleh iqbal dan kawan-kawannya menuju kearah gudang tua.Kazuta pun mencoba melawan namun usahanya sia-sia karena jumlah mereka yang terlalu banyak.


lalu sesampainya di dalam area gudang tua iqbal dan kawan-kawannya menghajar Kazuta secara bergiliran, membuatnya tidak berdaya bahkan sampai mengeluarkan darah di wajahnya.


"haa.....!inilah balasan karena sudah mempernaikanku kemarin."


"sebenarnya aku masih belum puas dengan hanya menghajarmu."

__ADS_1


"dasar cupu, berani sekali kau mempermalukanku didepan wanita yang kusukai."


"menghajarmu,menurutku bukan hal yang setimpal."


"lagi pula mengapa kenapa kau lebih tau tentangnya daripada aku."


iqbal merasa,mengapa aiko meberi tahu namanya kepada Kazuta sedangkan lepasnya tidak.membuatnya harus menanyai satu-persatu teman dekat aiko sendiri.


"aku harus mempermalukanmu juga didepan aiko,wanita yang kucintai."


menurutnya, Kazuta harus mendapatkan balasan yang setimpal atas sakit hatinya selama ini.lalu setelah berbicara begitu iqbal pun menarik kembali bahu Kazuta yang hampir kehilangan kesadarannya.namun sebelum ia melangkah keluar gudang, ia menemukan seisi ruangan gelap dan menemukan bahwa pintu gudang tidak dapat dibuka walaupun ia sendiri yang memegang kuncinya.tak lama kemudian bayangan hitam pun muncul yang tak lain ada roh pelayan dari senjata sihir Kazuta yaitu ken.ken mencoba melindungi Kazuta dengan cara memberi mereka pelajaran.agar mereka tidak mengganggu Kazuta lagi.


"ada apa ini,mengapa pintunya terkunci.padahal aku sudah mencoba membuka nya menggunakan kunci yang cocok." ucap iqbal(dengan perasaan khawatir).


iqbal dan kawan-kawannya pun kebingungan dengan kejadian itu,lalu ken pun menggunakan sihir "Dark emperior" untuk membuat mereka kapok.iqbal dan kawan-kawannyapun terhempas karena serangan sihir itu.lalu setelah merasa bahwa pintunya telah terbuka.mereka pun tanpa banyak berfikir langsung melarikan diri dari gudang tua itu.Dan setelah mereka pergi ken pun berubah kembali menjadi sebuah jam tangan ditangan Kazuta.


lalu setelah beberapa jam pingsan.Kazuta pun kembali sadar dan menemukan ia telah berada di UKS sekolah, setelah ia bertanya kepada petugas UKS.


"kenapa ia bisa berada disini."


"kau sebelumnya telah pingsan di gudang tua yang berada di sekolah dan terluka cukup parah."


"tapi, untungnya kau cepat ditemukan dan dibawa kemari." jawab petugas UKS.


"siapa yang telah membawaku kemari." ucap Kazuta.


"seorang gadis cantik dari sekolah ini, mungkin dia kenalanmu."


"karena ia mengenal namamu dengan sangat baik."


"Bagaimana ciri-ciri wanita itu pak." ucap Kazuta.


"dia memiliki rambut yang panjang terurai,lalu ia memiliki anting telinganya dan ia juga mempunyai kulit yang sangat putih seperti ke banyakan orang eropa."


"bukankah kalau begitu ciri-cirinya sama dengan aiko."


setelah mendengarkan penjelasan dari petugas UKS dan beranggapan bahwa yang menolongnya adalah aiko.Kazuta pun segera pergi untuk menemuinya walupun ia sendiri baru sadar dari pingsannya.setelah sampai di depan kelas aiko.Ia melihat aiko sedang berbicara dengan teman-temannya.Namun saat ia hendak menghampiri aiko.Kazuta pun sadar dan mengingat kata-kata iqbal kepadanya, bahwa jika ia berani sekali lagi mendekati aiko maka ia tidak segan-segan menyakiti aiko juga meskipun ia tahu bahwa ia sendiri sangat menyukakainya.Maka kazutapun mengurungkan niatnya agar aiko selamat.


ia berjanji pada dirinya sendiri akan selalu menjaga agar aiko selamat.Karena menurutnya aino adalah anak yang sangat baik.

__ADS_1


lalu Kazuta pun pergi ke kelasnya untuk melanjutkan lagi pembelajarannya yang telah banyak terbuang.


__ADS_2