Pedang Suci

Pedang Suci
Volume 7 - Light Sword


__ADS_3

Kata-kata itu langsung terlintas dari pikiranku.setelah melihat iqbal memegang pedang sihir itu. aku masih bingung memikirkan bagaimana iqbal bisa mendapatkan kekuatan sihir dan juga senjata sihir putih itu.aku sempat berpikir bahwa iqbal telah mencurinya dari gadis misterius itu disaat ia dikendalikan. lalu aku pun menanyakan langsung padanya,bagaimana cara ia bisa mendapatkan senjata sihir itu dan juga mendapatkan kekuatan sihir.


"iqbal, bagaimana kau bisa mendapatkan senjata itu dan juga kekuatan sihir."


"haa..apa kau terkejut padaku,setelah aku memperlihatkan kekutanku ini apa kau merasa takut Kazuta."


"menyerahlah sekarang juga Kazuta atau kau akan menyesal nanti."


"jawab dulu pertanyaan ku sebelumnya dari mana kau mendapatkan kekuatan itu."


"ha...., sepertinya kau ketakutan sampai-sampai harus menanyakan hal merepotkan itu padaku."


"baiklah akan aku jelaskan semunya padamu,tapi ada satu syarat." ucap iqbal.


"syarat, syarat apa?." ucap Kazuta.


kau harus mengalahkanku terlebih dahulu, baru aku bisa menjawab semua pertanyaanmu." ucap iqbal.


"sepertinya kau memang orang yang tidak bisa diajak bicara."


"baiklah kalau itu maumu akan kuterima, asalkan kau melepaskan aiko jika aku menang." ucap Kazuta.


"hmm....baiklah, jika itu memang keinginanmu sebelum kau kalah ditanganku." ucap iqbal.


lalu pertarungan pun dimulai, iqbal yang dengan sombongnya menyerang lebih dulu dengan mengunakan senjata sihirnya.aku pun hampir saja terkena serangannya namun aku menggunakan teknik suhu pengindar serangan fisik yang aku kuasai setelah menjalin kontrak dengan ken, seolah-olah ken membantuku dari belakang menggunakan sihirnya.aku sangat terbantu olehnya.


"aku tidak bisa terus-menerus bertahan,dan harus memanfaatkan bantuan dari ken dan menyerang iqbal, di saat ia lengah." ucap Kazuta.


"namun aku tidak bisa melihat celah sedikitpun dari serangan sihir yang ia lancarkan."


aku bahkan sempat berfikir ia adalah seorang ahli sihir profesional, yang tak mampu aku kalahkan dengan teknik sihirku yang aku miliki sekarang,aku terus-menerus bertahan tanpa adanya kesempatan untuk menyerah.


"haa....! ada apa Kazuta, apa kau ingin menyerah sekarang. jika kau ingin menyerah sekarang maka akan aku ampuni kau."


"dan yang terpenting tinggalkan aku berdua dengan aiko."

__ADS_1


sambil menebas tubuhku hingga terpental, untungnya aku menggunakan teknik sihir pertahanan mutlak yang membuatku selamat dari serangan pedang sihirnya. namun sampai kapan aku haru terus bertahan seperti ini, jika aku terus-menerus bertahan maka aku akan mati, tapi aku juga tidak bisa menyerah. jika aku menyerah maka aku tidak bisa menyelamatkan aiko, bagaimana ini.disaat aku tengah frustasi, tiba-tiba ken seperti memberikan ku semangat, untuk tidak boleh menyerah. ia memberiku saran untuk menggunakan kekuatannya yang ia berikan padaku secara sempurna. Ken berkata bahwa selama ini aku hanya menggunakan kekuatan sihirnya untuk meningkatan pertahanaku.ken bilang padaku jangan takut dan lawanlah dia dengan serangan sihir penuh untuk mengalahkannya. Ken juga berkata bahwa aku tak perlu terlalu fokus untuk bertahan karena sebenarnya keungulan pedang sihir hitam terletak pada serangannya dan juga daya tahan terhadap serangan fisik.


aku pun menanyakan kepada ken tentang serangan serta gerakannya yang cepat, membuatku sulit sekali untuk menyerangnya dan mengikuti arah serangan dari iqbal.


"gunakanlah sihir ilusi untuk membuatnya kebingungan." ucap ken.


"apa sihir ilusi, jadi selama ini kau memiliki sihir seperti itu ken."


"kenapa kau tidak memberitahuku dari tadi, jika kau memiliki kemampuan unik seperti itu." ucap Kazuta.


"aku hanya menganalisa keadaaan terlebih dahulu,untuk mengetahui kemampuannya serta apa cara untuk mengatasi kemampuannya." ucap ken.


"ternyata kau mengamatinya ken,kukira kau dari tadi tidur." ucap Kazuta.


"bodoh, lagi pula aku tidak bisa tidur selama kau terus-menerus menyerap mana dalam diriku." ucap ken.


"baiklah,lalu bagaimana caraku mengunakan kemampuannya."


"ku bisa pikir saja sendiri, soal itu."


"apa...,kau bercanda?." ucap Kazuta.


"kemampuan ini termasuk sihir yang memiliki jangkauan sihir yang sangat jauh dan memiliki tingkat kesulitan sangat tinggi untuk menguasainya."


"awalnya aku tidak ingin merekomendasikan sihir ini padamu namun setelah mengamati pergerakan serta tipe sihir apa yang sering ia pakai untuk menyerangmu tadi, aku semakin yakin kalau ini adalah sihir yang cocok untuk mengalahkannya."


"jadi begitu ya,tapi tunggu.selama ini kau memang sengaja tidak memberitahukan karena hal ini."ucap Kazuta.


"hmm...! sepertinya kau mulai paham,yah kurang lebih seperti itu ceritanya." ucap ken.


"tapi, bukankah itu tetap mustahil karena mana mungkin aku bisa menguasai teknik sihir dengan tingkat kesulitan sangat tinggi seperti itu.dalam waktu sesingkat ini." ucap Kazuta.


"aku sudah memprediksi hal itu, jadi aku sudah menyiapkan beberapa hal yang harus kau lakukan."


"memangnya, apa itu." ucap Kazuta.

__ADS_1


"sebenarnya sihir ilusi pun memiliki beberapa tingkatan, dari yang tingkatannya tertinggi sampai yang tingkatannya terlemah."


"kau ingin aku, menggunakan sihir ilusi yang memiliki daya serang yang lemah." ucap Kazuta.


"bisa dikatakan begitu, tapi aku ingin kau menggunakan sihir yang memiliki tingkat 2 level diatasnya."


"apa kau sanggup untuk melakukannya." ucap ken.


"apapun akan ku lakukan, asalkan aiko selamat." ucap Kazuta.


"baiklah, aku akan menberitahumu cara penggunaan teknik sihirnya."


"sekarang kau cuma harus memfokuskan pandanganmu terhadap target yang ingin kau tuju. lalu ayunkan senjata sihirmu kepada target." ucap ken.


aku pun melalukan apa yang diarahkan oleh ken dan melakukan teknik sihir ilusi dengan mengarahkan pedang sihirku yang diselimuti aura hitam kegelapan sambil memfokuskan pikiran dan pandanganku terhadap iqbal.walupun gerakannya sangat cepat tapi aku masih bisa melihat titik aura keberadaannya.lalu aku pun mengarahkan pedangku tepat kearah yanga ku tuju dan benar saja dengan sekali tebasan pedang saja iqbal pun langsung terjatuh dan ia sendiri lalu pingsan.


"inilah yang namanya sihir ilusi, hebat juga ternyata."


"tidak heran kalau sihir ini termasuk sihir kelas atas, efeknya luar biasa hebat."


lalu aku pun pergi kearah teman iqbal yang telah membawa aiko, setelah mengetahui iqbal telah dikalahkan olehku, ia pun lari sambil membawa aiko pergi.aku pun lau mengejarnya.


"hei…! tunggu, jangan lari kau brengsek."


"cepat, lepaskan aiko. kalau tidak kau akan tau sendiri akibatnya." ucap Kazuta(dengan nada mengancam).


mendengar ancaman dariku, ia langsung menyerahkan aiko kepadaku. lalu aku pun membiarkan ia lari dan membawa aiko ke ruang UKS.disana aku bertemu lagi dengan penjaga yang waktu itu merawatku.


"hmm…, bukankah kau anak waktu itu yang aku rawat." penjaga UKS.


"iya mamang benar, ini saya Kazuta troyard."


"ada perlu apa kau datang kemari." ucap penjaga uks.


"aku membawa siswi yang sedang terluka." ucap Kazuta.(memperlihatkan aiko yang sendang tak sadarkan diri)

__ADS_1


"baiklah..., cepat bawa dan baringkan dia di atas kasur." ucap petugas uks


aku pun ikut membantu merawatnya dan menunggunya sampai aiko kembali sadar.


__ADS_2